Untuk mempersiapkan kadur ummat yang terdidik bagi melanjutkan perjuangan gunamenegakkan ajaran-ajaran Islam di tanah air kita, maka dibukanyalah pesantren- pesantren yang merupakan perguruan Islam tempat mendidik serta menggembleng parasiswa sebagai calon mubaligh Islam untuk masa depan. Bertambah banyak orang yangmasuk Islam, bertambah berat pula tugas dan pekerjaannya. tentu saja orang-orang itutidak dibiarkan begitu saja. Mereka harus diberi didikan dan penerangan secukupnyasehingga keimanannya menjadi kuat dan keyakinannya menjadi kokoh.Di dalam usaha yang sedemikian itu, beliau kemudian menerima tawaran dari raja negeriCheermen, raja Cheermen itu sangat berhajat untuk meng-Islam-kan raja Majapahit yangmasih beragama Hindu.Seperti ternyata kemudian, dari hasil didikannya akhirnya tersebar diseluruh penjurutanah air mubaligh-mubaligh islam yang dengan tiada jemu-jemunya menyiarkan ajaran-ajaran agamanya.Dalam riwayat dikatakan, bahwa maulana maghribi itu adalah keturunan dari ZainulAbidin Bin Hassan Bin Ali ra, keterangan ini menurut buku karangan Sir ThomasStamford Raffles.Sebagaimana diketahui, Stamford Raffles (1781-1826) adalah seorang ahli politik Inggris, serta bekas letnan Gubernur Inggris ditanah Jawa dari tahun 1811-1816 M.Adapun bukunya yang terkenal mengenai tanah Jawa adalah : "History of Java" yangditulisnya pada tahun 1817 M.Mengenai filsafat Ketuhannya, diantaranya Syekh Maulana Malik Ibrahim pernahmengatakan apakah yang dinamakannya Allah itu ? ujarnya "Yang dinamakan Allahialah sesungguhnya yang diperlukan adanya,...............?Menurut setengah riwayat mengatakan, bahwa beliau berasal dari Persia. Bahkandikatakan bahwa Maulana Malik Ibrahim beripar dengan raja di negeri Cheermen.Mengenai letak negeri Cheermen itu terletak di Hindustan, sedangkan ahli sejarah yanglain mengatakan bahwa letaknya Cheermen adalah di Indonesia.Adapun mengenai nama kedua orang tuanya, kapan beliau dilahirkan serta dimana, dalamhal ini belum diketahui dengan pasti. ada yang mengatakan bahwa beliau berasal dariKasyan (Persia). Bilamana beliau meninggal dunia ? Kalau ditilik dari batu nisan yangterdapat pada makam Maulana Malik Ibrahim di Gresik, dekat Surabaya terukir sebagaitahun meninggalnya 882 H, atau tahun 1419 M.Di dalam sumber menyebutkan, bahwa beliau itu berasal dari Gujarat India, yang rupanyadisamping berniaga, beliau juga menyiarkan agama IslamMakam Maulana Malik Ibrahim yang terletak dikampung Gapura di Gresik, sekarang jalan yang menuju kemakam tersebut diberi nama jalan Malik Ibrahim. Dalam sejarah beliau dianggap sebagai pejuang seta pelopor dalam menyebarkan agama Islam ditanahJawa, dan besar pula jasa beliau terhadap agama dan masyarakat.
Leave a Comment