Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Etika Administrasi Dalam Pelayanan Publik

Etika Administrasi Dalam Pelayanan Publik

Ratings: (0)|Views: 470 |Likes:
Published by Fajar Amri Alibasya
Etika administrasi adalah
Etika administrasi adalah

More info:

Published by: Fajar Amri Alibasya on Nov 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/12/2014

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUAN
1.1
 
Latar Belakang
Menurut Drs. AW. Widjaja: 1994 dalam buku Etika AdministrasiNegara Etika administrasi di kalangan pegawai negeri tertentu disebut dengankode etik. Misal Pegawai Negeri Sipil (PNS) memiliki kode etik KORPRIyang disebut dengan Sapta Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia danDoktrin Korps Pegawai Negara IndonesiaMenurut Ginandjar Kartasasmita, Menteri Negara PerencanaanPembangunan Nasional/Ketua Bappenas Etika adalah dunianya filsafat, nilai,dan moral. Administrasi adalah dunia keputusan dan tindakan. Etika bersifatabstrak dan berkenaan dengan persoalan
baik 
dan
buruk,
sedangkanadministrasi adalah konkrit dan harus mewujudkan apa yang diinginkan
(get thejob done).
Pembicaraan tentang etika dalam administrasi adalah bagaimanamengaitkan keduanya, bagaimana gagasan-gagasan administrasi
 — 
sepertiketertiban, efisiensi, kemanfaatan, produktivitas
 — 
dapat menjelaskan etikadalam prakteknya, dan bagaimana gagasangagasan dasar etika
 – 
mewujudkanyang baik dan menghindari yang buruk itu
 — 
dapat menjelaskan hakikatadministrasi.Menurut Cooper (dalam Frederickson,1997:160) Etika merupakandimensi yang penting dalam administrasi negara . Etika dalam administrasinegara adalah aplikasi dari prinsip-prinsip moral dalam perilaku pejabat pada
 
2sebuah organisasi publik atau birokrasi. Pejabat negara menjalankan mandatkepentingan publik sehingga dalam bertindak, membuat pernyataan, membuatkeputusan, semuanya harus mencerminkan nilai-nilai kepentingan publik bukan kepentingan pribadi atau golongan.
Etika berasal dari bahasa Yunani yaitu ―Ethes‖ berarti kesediaan jiwa
akan kesusilaan, atau secara bebas dapat diartikan kumpulan dari peraturan-peraturan kesusilaan. Dalam pengertian kumpulan dari peraturan-peraturankesusilaan sebetulnya tercakup juga adanya kesediaan karena kesusilaandalam dirinya minta minta ditaati pula oleh orang lain.Aristoteles juga memberikan istilah Ethica yang meliputi dua pengertian yaituetika meliputi Kesediaan dan Kumpulan peraturan, yang mana dalam bahasaLatin dikenal dengan kata Mores yang berati kesusilaan, tingkat salah saruperbuatan (lahir, tingkah laku), Kemudian perkataan Mores tumbuh danberkembang menjadi Moralitas yang mengandung arti kesediaan jiwa akankesusilaan1. Dengan demikian maka Moralitas mempunyai pengertian yangsama dengan Etika atau sebaliknya, dimana kita berbicara tentang EtikaBirokrasi tidak terlepas dari moralitas aparat Birokrasi penyelenggarapemerintahan itu sendiri.Etika dan moralitas secara teoritis berawal dari pada ilmu pengetahuan(cognitive) bukan pada efektif. Moralitas berkaitan pula dengan jiwa danseamangat kelompok masyarakat. Moral terjadi bila dikaitkan denganmasyarakat, tidak ada moral bila tidak ada masyarakat dan seyogyanya tidak ada masyarakat tanpa moral2, dan berkaitan dengan kesadaran kolektif dalam
 
3masyarakat. Immanuel Kant, teori moralitas tidak hanya mengenai hal yangbaik dan yang buruk, tetapi menyangkut masalah yang ada dalam kontak social dengan masyarakat, ini berarti Etika tidak hanya sebatas moralitasindividu tersebut dalam artian aparat birokrasi tetapi lebih dari itu menyangkutperilaku di tengah-tengah masyarakat dalam melayani masyarakat apakahsudah sesuai dengan aturan main atau tidak, apakah etis atau tidak.Menurut Drs.Haryanto, MA. Bahwa Etika merupakan instrumen dalammasyarakat untuk menuntun tindakan (perilaku) agar mampu menjalankanfungsi dengan baik dan dapat lebih bermoral. Ini berarti Etika merupakannorma dan aturan yang turut mengatur perulaku seseorang dalam bertindak dan memainkan perannya sesuai dengan aturan main yang ada dalammasyarakat agar dapat dikatakan tindakannya bermoral. Dari beberapapendapat yang menegaskan tentang pengertian Etika di atas jelaslah bagi kitabahwa Etika terkait dengan moralitas dan sangat tergantung dari penilaianmasyarakat setempat, jadi dapat dikatakan bahwa moral merupakan landasannormative yang didalamnya mengandung nilai-nilai moralitas itu sendiri danlandasan normative tersebut dapat pula dinyatakan sebagai Etika yang dalamOrganisasi Birokrasi disebut sebagai Etika Birokrasi.Etika adalah perilaku manusia yang mampu membedakan baik danburuk setelah diadopsi dan diadaptasikan dalam kehidupan masyarakat, tatasusila ( kesusilaan), tata sopan santun ( kesopanan ) yang ada dalam keluarga,masyarakat, organisasi, pemerintahan, bangsa dan Negara, serta nilai-nilai,norma-norma, kaidah yg berada dalam masy dan agama. Etika berupa
e
tika

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->