Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword or section
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Berpikir dan Berjiwa Besar

Berpikir dan Berjiwa Besar

Ratings: (0)|Views: 81 |Likes:
Published by Heri Heryanto
untuk memotifasi diri..
untuk memotifasi diri..

More info:

Published by: Heri Heryanto on Nov 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/30/2014

pdf

text

original

 
|
Berpikir dan Berjiwa Besar
1
Download eBook/Audiobook Indonesia Gratis:http://myebookyourebook.blogspot.com/ 
 
|
Berpikir dan Berjiwa Besar
2
UNTUK DAVID III
 Putra kami yang berusia enam tahun, David, merasa sangat bangga akan dirinyaketika ia lulus dari taman kanak-kanak. Saya bertanya kepadanya ingin jadi apaia nantinya ketika ia sudah dewasa. David memandang ke arah saya denganserius sesaat, dan kemudian menjawab, "Ayah, saya mau jadi Profesor.""Profesor? Profesor apa?" tanya saya. "Saya rasa saya mau jadi ProfesorKebahagiaan," jawabnya. Profesor Kebahagiaan! Itu ambisi yang sangat hebat,bukan? Bagi David, saat itu, seorang anak laki-laki yang manis dengan tujuanyang besar, dan bagi ibunya, buku ini ditujukan.
 
|
Berpikir dan Berjiwa Besar
3
PENDAHULUAN
 
Mengapa buku ini perlu? Mengapa perlu ada diskusi skala penuh tentangMukjizat Berpikir Besar? Puluhan ribu buku akan diterbitkan tahun ini.Mengapa perlu satu lagi? Izinkan saya memberi Anda sekedar latar belakang.Beberapa tahun yang lalu saya menyaksikan sua-tu rapat penjualan yang sangatmengesankan. Direktur yang bertanggung jawab atas penjualan di perusahaantersebut sangat bergairah. Ia ingin menyampaikan suatu hal penting. Disampingnya adalah wiraniaga terkemuka di dalam organisasi tersebut, orangyang sangat sederhana yang, meskipun begitu, sudah menghasilkan sedikitkurang dari £50.000 pada tahun yang baru saja berakhir. Pendapatan parawiraniaga yang lain rata-rata sekitar £10.000 setahun.Sang direktur menantang rapat tersebut. Inilah yang ia katakan. "Saya inginkalian semua memperhatikan Harry baik-baik, dan tanyakan kepada diri kaliansendiri apa yang Harry miliki dan tidak kalian punyai. Harry mendapatkan limakali lebih banyak dari rata-rata, tetapi apakah Harry lima kali lebih cerdik darikalian? Tidak, tidak demikian menurut tes personalia kami. Saya sudahmengeceknya. Hasil tes memperlihatkan bahwa ia hanya berkemampuan rata-rata di departemen itu."Dan apakah Harry bekerja lima kali lebih keras dibandingkan kalian semua?Tidak, tidak demikian menurut laporan yang saya terima. Sesungguhnya, iamempunyai lebih banyak waktu luang dibandingkan sebagian besar dari kalian."Apakah Harry mempunyai wilayah yang lebih baik? Kembali jawabannyatidak. Laporannya rata-rata sama. Apakah Harry berpendidikan lebih tinggi?Kesehatannya lebih baik? Tidak. Harry kira-kira sama dengan rata-rata orangpada umumnya
 – 
kecuali satu hal."Perbedaan di antara Harry dan kalian semua adalah Harry BERPIKIR lima kalilebih BESAR."Direktur tersebut kemudian melanjutkan memperlihatkan keberhasilan yangditentukan bukan oleh besarnya otak seseorang, melainkan oleh besarnya caraberpikir seseorang.Ini adalah gagasan yang membangkitkan minat, dan pikiran ini tertanam dalambenak saya. Semakin banyak orang yang saya ajak berbicara, semakin jelas sayamenyelidiki apa sebenarnya yang ada di balik keberhasilan, semakin jelas jawabannya. Riwayat kasus demi riwayat kasus membuktikan bahwa besarnyarekening bank, besarnya rekening kebahagiaan pribadi seseorang, dan besarnyarekening kepuasan umum seseorang, ditentukan oleh besarnya cara berpikirseseorang. Ada mukjizat dalam berpikir besar."Jika Berpikir Besar menghasilkan begitu banyak mengapa tidak semua orangberpikir seperti itu?" Itu adalah pertanyaan yang sering diajukan kepada saya.Saya percaya inilah jawabannya. Kita semua, lebih dari yang kita sadari, adalahproduk dari cara berpikir di sekeliling kita. Dan kebanyakan dari cara berpikirini adalah kecil, tidak besar. Semua di sekeliling kita adalah lingkungan yang

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Miftah Asrori liked this
kojack79 liked this
Zubir Osman liked this
Sopian Hery's liked this
Heri Heryanto liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->