Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hasil Diskusi E-Class TPI.docx

Hasil Diskusi E-Class TPI.docx

Ratings: (0)|Views: 12|Likes:

More info:

Published by: Noor Alexandra Mustajab on Nov 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/26/2013

pdf

text

original

 
Hasil Diskusi E-Class Teori Politik InternasionalPemikiran Samuel von Pufendorf (1632-1694)Kelompok Bangkirai
Inisiator :Noor Alexandra Mustajab (09/288848/SP/23786)Anggota :Brian Nova Pratama (10/297207/SP/23948)Dika Yulianawati (10/304894/SP/24330)Farha Kamalia (10/305534/SP/24378)Gebyar Lintang Ndadari (09/288871/SP/23790)Iqbal Zakky Hasbianto (10/297067/SP/23921)Resha Ayu Putri (10/297099/SP/23925)Swastaji Agung Rahmadi (10/297024/SP/23914)Valentino Samuel Fredrick (10/302205/SP/24263)Igha Wihantara (09/282463/SP/23474)
1.
 
Setelah membaca mengenai pemikiran Samuel von Pufendorf, menurut teman-teman apa yang menarik dari pemikiran tersebut? Singkat saja jawabannya.
Brian:
Pufendorf ini sangat kental dengan unsur liberalisme. Kenapa? Bisa kita pahamidari premis state of nature yang ia cetuskan bahwa human, basically itu damai.Pufendorf juga mencoba untuk memasukkan unsur morral dari segi agama sebagaipertimbangan pemikiran, tetapi kemudian, ia menyebutkan bahwa rasinoalitas lah yangpada akhirnya akan menentukan tindakan manusia atau negara. Menurut saya, disinipoin menarik adalah bahwa pufendorf berusaha untuk mengambil jalan tengah daripemikir-pemikir sebelumnya sebagaimana yang telah dijelaskan di dalam presentasiterkait.
Valent:
 
Saya tertarik untuk melihat lebih jauh bagaimana von Pufendorf menggunakanrasionalitas dari pola pikir untuk menentukan tindakan-tindakan moral yang lebih signifikan,seperti contohnya menciptakan
 Natural Law
. Selain itu, pemikiran beliau mengenai
supremesovereginty
di dalam menjelaskan
state
.
 
Resha:
Pemikiran Pufendorf mengenai moral dimana moral itu terbentuk bukan hanyakarena hukum Tuhan namun juga dikarenakan akal manusia sebagai tolak ukur rasionalatau tidak nya yang dilakukan. Selain itu ia juga memandang bahwa manusia padadasar nya ingin bekerjasama maka terbentuklah kondisi dunia yang damai. PemikiranPufendorf lebih kearah kerjasama antara individu menimbulkan perdamaian.
Lintang:
Yang menarik adalah Pufendorf juga mendapat pengaruh dari Hobbesmengenai
natural law
. Pufendorf tidak melarang adanya
self-interest 
seperti yangditekankan Hobbes, namum dia tetap menekankan bahwa
self-interest 
harus diatur agartidak terjadi konflik. Selain itu banyak pula pengaruh dari Grotius seperti dalampengertiannya atas interaksi manusia dan makhluk sosial.
Dika:
Menariknya adalah Pufendorf merupakan ilmuan Jerman di abad pencerahan diJerman, pemikirannya inilah yang mendorong pemikiran dari teori Kant. Pada zamanmonarkhi absolute tsb, Pufendorf sudah mulai berfikir mengenai hukum konstitusi,teori mengenai negara, hukum alam. pemikiran Pufendorf ini sedikit banyak dipengaruhi oleh Montesqiueu. Dia juga dapat dikatakan sebagai seorang teolog karenadia berusaha menyelaraskan pemikiran-pemikiran yang muncul di abad awalpencerahan dengan teologi-teologi kristen.
Swastaji:
Hal yang menarik dari asumsi Pufendorf adalah bahwa hukum Tuhanadalah dasar dari moral manusia, sedangkan manusia-lah yang mengembangkanrasionalitasnya dalam mengatur relasi sosial dengan wujud perdamaian dan kerjasama.Apabila rasionalitas manusia tersebut berfungsi, maka sistem sosial akan terhindar darikonflik.
Farha:
Menurut saya yang menarik dari pemikiran Samuel von Pufendorf adalahmengenai pemikirannya tentang Law of Nature yang mendasarkan bahwa padadasarnya manusia itu bermoral dan dapat diajak bekerjasama sehingga mendorong padaperdamaian. Akan tetapi, Pufendorf juga mempunyai pemikiran bahwa perang tidak dapat dihindarkan dan bahkan diperlukan. Menurut saya ini menarik karena pemikiranPufendorf ini seakan-akan kontradiktif. Pufendorf yang mempunyai pemikiran awalbahwa manusia memiliki nilai-nilai perdamaian sejak awal, lalu mengapa perang tidak dapat dihindarkan? Apa penyebab dari perang itu sendiri? Apa yang membuat iaberpikiran bahwa manusia yang bermoral akan tetap saja tidak dapat mencegah adanyaperang?
 
Iqbal:
Untuk menjawab pertanyaan pertama dari moderator, saya tertarik dengan duahal yang dijelaskan oleh Pufendorf:
State of Nature
di mana sebenarnya manusia itupada dasarnya memiliki lingkungan yang kondusif untuk bekerja sama dan pemikiranmengenai modern states-nya (monarki, aristokrasi, dan demokrasi).
2.
 
Mencoba bertanya apabila diperbolehkan oleh moderator forum, saya masihbingung mengenai konsep dasar logika pemikiran Pufendorf mengenai manusiayang menciptakan Hukum Alam itu sendiri, kiranya ada teman-teman yang bisamembantu menjelaskan? Adakah kiranya contoh dari pada hukum alam yangdicetuskan manusia menurut pufendorf ini, yang pernah kita alami hingga detikini? (Brian Nova Pratama)
Noor:
Jadi Pufendorf itu melihat bahwa tuhan bukan satu-satunya yang menentukanhukum alam. hanya sebagai dasar moral saja. selanjutnya manusia dengan rasionalitasakan menentukan atau berpikir bagaimana hukum alam terbentuk. Selain itu jugaPufendorf percaya bahwa manusia pada dasarnya damai. Kalau contoh itu misalnyadalam masyarakat. secara sosial manusia terdorong untuk berkumpul/berinteraksi.untuk mencegah konflik masyarakat membentuk aturan bersama.
Lintang:
Moral tidak semata-mata diciptakan secara universal oleh Tuhan, namunmerupakan hasil rasionalisasi yang diciptakan oleh manusia. Hukum dari Tuhan sendirimerupakan dasar dari terciptanya moral tersebut. Aku rasa ya yang ingin disampaikanPufendorf itu adalah aturan mengenai perdamaian. Pada dasarnya manusia diciptakanTuhan dengan watak yang baik, namun untuk membentuk perdamaian, perlu dibuatsuatu rasionalitas dan pengaturan agar tidak terjadi chaos pada akhirnya. WalaupunPufendorf sendiri meyakini bahwa terkadang perang adalah hal yg tidak terhindarkan..
Valent:
 
Hukum Alam itu sendiri diciptakan manusia melalui hasil eksploitasirasionalitas akan akal-akal sehatnya yang merupakan anugerah dari Tuhan. Contohkonkritnya mungkin adalah pembuatan perjanjian yang disepakati bersama dan sukarelayang berfungsi untuk minimalisir konflik antar manusia dalam kehidupanbermasyarakat. Selain itu, pemikiran beliau mengenai
state of nature
dari manusia yangprospektif untuk bekerja sama di dalam mencapai perdamaian merupakan contoh lainddari Hukum Alam yang rasional tersebut. Bisa dibilang begitu pakdhe (hukum alam

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->