Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
2Activity
P. 1
PTK GURU 2

PTK GURU 2

Ratings: (0)|Views: 329 |Likes:
Published by herni_aristiningsih
Metode Gasing 1
Metode Gasing 1

More info:

Published by: herni_aristiningsih on Nov 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/21/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUANA.
 
Latar Belakang Masalah
Pembelajaran di kelas akan sangat efektif apabila guru melaksanakannyadengan memahami peran, fungsi dan kegunaan mata pelajaran yang diajarnya. Disamping pemahaman akan hal-hal tersebut keefektipan itu juga ditentukan olehkemampuan guru untuk merubah model pengajaran menjadi model pembelajaransesuai yang diharapkan oleh Permen No. 41 tahun 2007 tentang Standar Proses.
 
Peran mata pelajaran Fisika adalah untuk pengembangan intelektual, sosialdan emosional siswa serta berperan sebagai kunci penentu menuju keberhasilandalam mempelajari suatu bidang tertentu. Fungsi mata pelajaran Fisika adalahsebagai suatu bidang kajian untuk mempersiapkan siswa mampu merefleksikanpengalamannya sendiri dan pengalaman orang lain, mengungkapkan gagasan-gagasan dan perasaan serta memahami beragam nuansa makna, sedangkegunaannya adalah untuk membantu siswa mengenal dirinya, budayanya, budayaorang lain, mengemukakan gagasan dan perasaan, berpartisipasi dalammasyarakat, membuat keputusan yang bertanggung jawab pada tingkat pribadi,sosial, menemukan serta menggunakan kemampuan analitik dan imajinatif yangada dalam dirinya. Di samping mengetahui peran, fungsi dan kegunaan Fisika,sebagai seorang guru juga diperlukan untuk mampu menerapkan beberapa metodeajar sehingga paradigma pengajaran dapat dirubah menjadi paradigmapembelajaran sebagai tuntutan peraturan yang disampaikan pemerintah (PermenNo. 41 tahun 2007 tentang Standar Proses, Permen No. 16 tahun 2007 tentangStandar Kualifikasi Guru).
 
 
2Kejadian yang sering terjadi di lapangan yang terjadi selama prosespembelajaran yang dilakukan selama ini yang menyebabkan rendahnya prestasibelajar siswa tidak sepenuhnya disebabkan oleh faktor luar seperti kesibukanguru, keadaan rumah tangga, lingkungan dan lain-lain. Kelemahan-kelemahanyang ada tentu banyak pula dipengaruhi oleh faktor dari dalam guru itu sendiriseperti kemauan menyiapkan bahan yang lebih baik, kemauan guru itu sendiriuntuk menerapkan metode-metode ajar yang telah didapat di bangku kuliah.Selain itu guru juga kurang mampu untuk dapat mengembangkan keterampilanmengajar yang dapat menarik perhatian siswa dan merangsang siswa untuk belajar. Keterampilan yang mesti dikuasai guru dalam melaksanakanpembelajaran ada 7, yaitu: 1) keterampilan bertanya, 2) keterampilan memberipenguatan, 3) keterampilan mengadakan variasi, 4) keterampilan menjelaskan, 5)keterampilan membuka dan menutup pelajaran, 6) keterampilan membimbingdiskusi, 7) keterampilan mengelola kelas. Keterampilan-keterampilan iniberhubung dengan kemampuan guru untuk menguasai dasar-dasar pengetahuanyang berhubungan dengan persiapan dan pelaksanaan proses pembelajaran yangakan memberikan dukungan terhadap cara berpikir siswa yang kreatif danimajinatif. Hal inilah yang menunjukkan profesionalisme guru (I G. A. K.Wardani dan Siti Julaeha, Modul IDIK 4307: 1-30).
 
Model-model pembelajaran juga merupakan hal yang sangat pentingdalam penerapannya di lapangan, seperti model Gasing yang dijadikan objek penelitian sebagai upaya untuk memajukan suatu bidang tertentu. Model sangatberkaitan dengan teori. Model merupakan suatu analog konseptual yangdigunakan untuk menyarankan bagaimana meneruskan penelitian empiris
 
3sebaiknya tentang suatu masalah. Jadi model merupakan suatu struktur konseptualyang telah berhasil dikembangkan dalam suatu bidang dan sekarang diterapkan,terutama untuk membimbing penelitian dan berpikir dalam bidang lain, biasanyadalam bidang yang belum begitu berkembang (Mark 1976 dalam Ratna WilisDahar, 1989: 5).Cuplikan di atas menunjukkan betapa pentingnya model untuk diterapkandalam mencapai suatu keberhasilan, begitu pula terhadap kegunaan model-modelpembelajaran. Sebelum ada model, dikembangkan terlebih dahulu teori yangmendasari model tersebut, sehingga boleh dikatakan bahwa teori lebih luasdaripada model. Model-model, baik model fisika, model-model komputer, model-model matematika, semua mempunyai sifat “jika – maka”, dan model-model initerkait sekali pada teori (Shelbeeker, 1974 dalam Ratna Wilis Dahar, 1989: 5).
 
Semua uraian di atas menunjukkan hal-hal yang perlu dalam upayameningkatkan keseuaian pembelajaran Gasing yang akan dilakukan dan prestasibelajar siswa seperti penguasaan metode-metode ajar; penguasaan model-modelpembelajaran; penguasaan teori-teori belajar; penguasaan teknik-teknik tertentu;penguasaan peran, fungsi serta kegunaan mata pelajaran. Apabila betul-betul gurumenguasai dan mengerti tentang hal-hal tersebut dapat diyakini bahwa prestasibelajar peserta didik pada mata pelajaran Fisika tidak akan rendah. Namunkenyataannya prestasi belajar siswa kelas X di semester 2 tahun ajaran 2011/2012baru mencapai nilai rata-rata 5,25.Melihat kesenjangan antara harapan-harapan yang telah disampaikandengan kenyataan lapangan sangat jauh berbeda, dalam upaya memperbaiki mutupendidikan utamanya pada mata pelajaran Fisika, sangat perlu kiranya dilakukan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->