Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PDA Case by Hannifah Fitriani

PDA Case by Hannifah Fitriani

Ratings: (0)|Views: 45 |Likes:
Published by Hannifah Fitriani
It's about Congenital Heart Disease, PDA happens to child during embryonic stage.
It's about Congenital Heart Disease, PDA happens to child during embryonic stage.

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Hannifah Fitriani on Nov 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2012

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Berdasarkan apa yang telah dipelajari sebelumnya tentang teori-teorikeperawatan dan juga sitem yang sebelumnya, system respirasi, yang kesemuanyamengaharapkan adanya peningkatan kondisi dari seorang klien, sebenarnya masih banyak hal yang mesti dikaji ulang yang bersangkutan dengan asuhan keperawatan,dan juga bagaimana cara mengaplikasikannya dalam praktik.Dengan adanya contoh-contoh kasus dalam system tubuh yang lain,memudahkan para calon perawat dalam menjalankan tugas dan fungsinya dikemudian hari. Dengan mengkaji sedini mungkin tentang contoh-contoh kasus juga para perawat dapat lebih mudah untuk menentukan tujuan serta praktik apa yangharus dilaksanakan demi menunjang perbaikan kondisi klien atau untuk dapatmembantu klien memenuhi kebutuhan dasarnya.Pada kesempatan kali ini kami akan mengkaji sebuah kasus yang berkaitandengan
cardiovascular system
atau sistem kardiovaskular.
B.Tujuan
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang, anatomi dan fisiologi kardiovaskular 
Mahasiswa mampu menjelaskan asuhan keperawatan yang harus dilakukan
Mahasiswa mampu menjelaskan aspek legal dan etik yang tekait
1
 
BAB IIISI
TUTORIAL 1
1.Perkembangan jantung dari embrio
Keseluruhan sistem kardiovaskuler berasal dari lapisan mesoderm. Padaawalnya tabung jantung berpasangan tetapi pada hari ke-22, kedua tabung tersebutmembentuk sebuah tabung jantung tunggal yang agak bengkok, yang terdiri atassuatu tabung endokardium sebelah dalam dan pelapis miokardium di sekelilingnya.Pada minggu ke-4 sampai ke-7, jantung terbagi dalam suatu bangunan khas yang berkamar 4.Pembentukan sekat dalam jantung sebgaian disebabkan oleh perkembangandari jaringan bantalan endokardium dalam kanalis atrioventrikularis dan dalam regiokonotrunkal. Karena lokasi utama dari jaringan abntalan, banyak malformasi jantungyang berhubungan dengan morfogenesis bantalan yang normal.Pembentukan sekat di atrium. Septum primum, suatu krista berbentuk bulansabit yang turun dari atap atrium, mulai membagi atrium menjadi 2, tetapimeninggalkan sebuah lubang ostium primum untuk menghubungkan kedua bagianatrium. Kemudian sekat ostium primum mengalami obliterasi karena bersatunyaseptum primum dengan bantalan endokardium, ostium skundum terbentuk olehkarena sel-sel mati dan membentuk sebuah lubang di septum primum. Akhirnya,terbentuklah septum skundum tetapi lubang antara dua atrium, foramen ovale, tetapada. Baru pada saat lahir, ketika tekanan di atrium meningkat kedua sekat tersebuttertekan sehingg asaling melekat dan hubungan di antara keduanya menutup.Kelainan sekat atrium dapat berkisar dari sama sekali hingga terdapat lubang kecilyang dikenal sebgai foramen ovale paten.Pembentukan sekat dalam kanalis atrioventrikularis. Empat bantalanendokardium mengelilingi kanallis atrioventrikularis. Menyatunya bantalan atas dan bawah yang saling berhadapan, menutup lubang dari atrioventrikularis kiri dan kanan.
2
 
Jaringan bantalan tersebut kemudian menjadi fibrosa dan membentuk katup mitral(bikuspid) di sebelah kiri dan katup trikuspid di sebelah kanan.Pembentukan sekat di ventrikel. Septum interventrikularis terbentuk dari parsmuskularis yang tebal dan pars membranasea yang tipis yang dibentuk dari(a)bantalan atrioventrikularis endokardium inferior, (b)tonjolan konus kanan,(c)tonjolan konus kiri.Pembentukan sekat dalam bulbus. Bulbus terbagimenjadi (a) trunkus (aortadan trunklus pulmonalis), (b)konus (saluran keluar aorta dan trunkus pulmonalis),(c)bagian ventrikel kanan yang betrabekula. Daerah trunkus dibagi oleh septumaortikopulmonalis yang berbentuk spiral menjadi dua arteri pertama. Rigi-rigi konusmembagi saluran keluar dari pembuluh aorta dan pulmonalis serta menutup forameninterventrikularis. Beberapa kelainan pembuluh seperti transposisi pembuluh- pembuluh besar dan atresia valvularis pulmonalis disebabkan oleh pembagian daerahtrunkus dan konus yang abnormal.
2.Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan jantung
Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan janin adalah:a.paparan sinar rongent b.trauma fisis dan psikisc.minum jamu dan KB
d.gangguan pada neural crest embrio
3.Perbedaan Sirkulasi Jantung Saat Janin dan Setelah Lahir
Sirkulasi Jantung Saat JaninDarah dari plasenta(jenuh O
2
)
 jantung melalui Vena umbilikalis, saat hati sebagiandarah
vena kava inferior melalui duktus venosus bercampur dengan darah tanpaO
2
(dari anggota badan bawah)
atrium kanan darah diarahkan
ligamen ovale olehkatup vena kafa inferior 
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->