Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Jurnal Telekomunikasi

Jurnal Telekomunikasi

Ratings: (0)|Views: 212 |Likes:
Published by rotipanggang

More info:

Published by: rotipanggang on Nov 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/26/2013

pdf

text

original

 
Perkembangan Telekomunikasi Selular di Indonesia
1)
Kevin F. G. Runtupalit,
2)
Army Basten M
Program Studi Teknik InformatikaFakultas Teknologi InformasiUniversitas Kristen Satya WacanaJl. Diponegoro 52-60, Salatiga 50711, IndonesiaE-mail :
1)
672012129@student.uksw.edu,
2)
armybasten@gmail.com
 Abstract 
 Development of cellular telecommunication was totally fast and incredible, it make live easier and just make everything about communication simpler, for just few years cellular communication able to reach the usage of classic telephone communication. Cellular telecommunication was come up from just analog signal until now there are many technology such as 3G, LTE, and etc.now with cellular communication make everything can be happen in just second.
Keywords
:
Cellular Telecommunication, 3G, LTE.
Abstrak 
Perkembangan telekomunikasi selular berlangsung sangat cepat dan luar  biasa, membuat kehidupan menjadi dan segala hal yang berhubungan dengankomunikasi menjadi mudah dan gampang, hanya dalam beberapa tahun penggunaan telekomunikasi selular sudah dapat menyaingi penggunaan teleponklasik. Perkembangan telekomunikasi selular mulai dari masih menggunakansignal analog hingga saat ini memiliki teknologi seperti
3G, LTE,
dan sebagainya,sekarang dengan telekomunikasi selular membuat segalanya dapat terjadi dalamhitungan detik.
Kata Kunci
: Komunnikasi Selular,
3G, LTE.
 
1)
Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Jurusan Teknik Informatika, Universitas Kristen SatyaWacana Salatiga.
2)
Staff Pengajar Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.
1. Pendahuluan
Perkembangan telekomunikasi di Indonesia yang kian pesat membuatkomunikasi kiah mudah, dengan kemampuan dukungan layanan telekomunikasiyang bervariasi hingga mampu menjelajahi internet dengan kecepatan tinggi pun1
 
menjadi salah satu nilai tambah dari telekomunikasi di Indonesia. Perkembangantelekomunikasi selular telah terbukti dapat meberikan manfaat yang sangat besar  bagi semua pihak. Bahkan telekomunikasi juga membantu mendongkrak  perekonomian Indonesia[1]. Yang dapat dilihat dari pengguna telepon bergerak didunia dan khususnya Indonesia, mengalahkan pengguna telepon tetap[2]. Denganteknologi selular yang semakin berkembang dan jumlah pengguna layanan selular yang sangat banyak, maka infrastruktur telekomunikasi pun ikut meningkat[3]. Namun, terobosan – terobosan revolusioner dari telekomunikasi seluler yang kian pesat membuat banyak kalangan bhkan tidak mengetahui perkembangantelekomunikasi itu sendiri, bagaimana awalnya, dan perkembangan apa saja yangterjadi selama kurun waktu perkembangan telekomunikasi selular di indonesia.
2. Kajian PustakaPerkembangan
1984: Teknologi seluler diperkenalkan di Indonesia
.
Teknologikomunikasi seluler mulai diperkenakan pertama kali diIndonesia. Pada saat itu,Ketika itu,PT Telkom Indonesiabersama denganPT Rajasa Hazanah Perkasamulai menyelenggarakan layanan komunikasi seluler dengan mengusungteknologi NMT -450 (yang menggunakan frekuensi 450 MHz[4]) melalui pola bagi hasil. Telkom mendapatkan hasil sebanyak 30% sedangkan Rajasamemperoleh 70%[5].
 
1985-1992: Penggunaan teknologi seluler berbasis analog Generasi 1(1G).
 
Pada tahun1985, teknologi
 AMPS (Advanced Mobile Phone System
,mempergunakan frekuensi 800
 MHz 
[6], merupakan cikal bakal
saat ini)dengan sistem analog mulai diperkenalkan, di samping teknologi
 NMT-470
,modifikasi
 NMT-450
(berjalan pada frekuensi 470
 MHz 
, khusus untuIndonesia[7]) dioperasikanPT Rajasa Hazanah Perkasa. Teknologi
 AMPS 
ditangani oleh empat operator:PT Elektrindo Nusantara, PT Centralindo Panca Sakti, danPT Telekomindo Prima Bakti,sertaPT Telkom Indonesiasendiri. Regulasi yang berlaku saat itu mengharuskan para penyelenggara layanan telepondasar bermitra denganPT Telkom Indonesia[8].
 
Pada saat itu, telepon seluler yang beredar di Indonesia masih belum bisa dimasukkan ke dalamsakukarenaukurannya yang besar dan berat, rata-rata 430gramatau hampisetengahkilogram. Harganya pun masih mahal, sekitar Rp10 jutaan.
 
Padatahun1967,PT Indonesian Satellite Corporation Tb(Indosat, sekarang PT. Indosat Tbk) didirikan sebagaiPerusahaan Modal Asing(PMA), dan barumemulai usahanya pada1969dalam bidang layanan telekomunikasi antarnegara.Pada1980,Indosatresmi menjadi Badan Usaha Milik Negara[9]. 1993: Awal pengembangan GSM PadaOktober  1993. PT Telkom indonesia mulaimengembangkan
 pilot-project 
teknologi generasi kedua (
), diIndonesia. Sebelumnya,Indonesiadihadapkan pada dua pilihan: melanjutkan penggunaan teknologi
atau beralih ke
yang menggunakan frekuensi2
 
900
 MHz 
. Akhirnya,Menristek saat itu,BJ Habibie,memutuskan untuk  menggunakan teknologi
pada sistemtelekomunikasi digitalIndonesia. Pada waktu itu dibangun 3 BTS (
), yaitu satu diBatamdandua diBintan. Persis pada31 Desembe 1993, pilot-project tersebut sudah on-air. DaerahBatamdipilih sebagai lokasi dengan beberapa alasan: Batam adalahdaerah yang banyak diminati oleh berbagai kalangan, termasuk wargaSingapura. Jarak yang cukup dekat membuat sinyal seluler dari negara itu bisa ditangkap puladiBatam. Alhasil, wargaSingapurayang berada di Batam bisa berkomunikasi dengan murah meriah, lintasnegaratapi seperti menggunakanteleponlokal.  Jadi
ini juga dimaksudkan untuk menutup sinyal dari Singapurasekaligus memberikan layanan komunikasi pada masyarakatBatam.1994: Kemunculan operator 
GSM 
pertama.PT Satelit Palapa Indonesia(Satelindo) muncul sebagaioperator  
pertama yang beroperasi di Indonesia,melalui melaluiKeputusan Menteri Pariwisata, Pos, dan TelekomunikasiNo. PM108/2/MPPT-93, dengan awal pemilik sahamadalahPT Telkom Indonesia, PT Indosat, danPT Bimagraha Telekomindo[10], dengan wilayah cakupan layanan meliputiJakartadan sekitarnya. Pada periode ini, teknologi
 NMT 
dan
 AMPS 
mulai ditinggalkan, ditandai dengan tren melonjaknya jumlah pelanggan
GSM 
diIndonesia. Beberapa faktor penyebab lonjakan tersebut antara lain, karena
GSM 
menggunakanKartu SIMyang memungkinkan pelanggan untuk berganti handsettanpa mengganti nomor. Selain itu, ukuran handset juga sudah lebih baik, tak lagisebesar 'pemukul kasti'.1995: Kemunculan telepon rumah nirkabel. Penggunaan teknologi
diperkenalkan olehRatelindo. Layanan yang diberikan olehRatelindo berupa layanan 
, yaitu telpon rumahnirkabel. Pada tahun yang sama, kesuksesan
 diBatamdanBintan  membuat pemerintah memperluas daerah layanan
GSM 
ke provinsi-provinsi laindiSumatera. Untuk memfasilitasi hal itu, pada26 Mei1995didirikan sebuah  perusahaan telekomunikasi bernamaTelkomsel, sebagai operator  
 nasionalkedua diIndonesia, dengan kepemilikan bersamaSatelindo. 1996: Awal perkembangan layanan
GSM 
Pada akhi1996, PT Excelcomindo Pratama(Excelcom, sekarang XL Axiata) yang berbasis
GSM 
muncul sebagai operatoseluler  nasionalketiga. SetelahTelkomselyang sebelumnya telah sukses merambahMedan, Surabaya,Bandung,  danDenpasar dengan produk Kartu Halo, mulai melakukan ekspansi hingga sampai keJakarta.Pemerintahjuga mulai turut mendukung bisnis seluler dengan mulai dihapuskannya beamasuk teleponseluler. Alhasil, harga telepon seluler  dapat ditekan hingga Rp1,000,000. Pada29 Desember  1996,Malukutercatat menjadi provinsi ke-27 yang dilayaniTelkomsel.Pada tahun yang sama,Satelindomeluncurkan satelitPalapa C2, dan langsung  beroperasi pada tahun itu juga.3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->