Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Resume Interaksi Sosial

Resume Interaksi Sosial

Ratings: (0)|Views: 9|Likes:
Published by Nurbeyti Nasution

More info:

Published by: Nurbeyti Nasution on Nov 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/23/2012

pdf

text

original

 
INTERAKSI SOSIALNURBEYTI NASUTION120 627 6695
I.
Proses Sosial dan Interaksi SosialProses sosial adalah cara – cara berhubungan yang dilihat apabila perorangan atau kelompok sosial saling bertemu dan menentukan sistem serta bentuk hubungan tersebut atau apa yang akan terjadiapabila ada perubahan yang menyebabkan goyahnya cara hidup yang telah ada. Proses sosialmerupakan pengaruh timbal balik berbagai segi kehidupan bersama.Interaksi sosial adalah kunci dari semua kehidupan sosial. Interaksi sosial merupakan hubungansosial yang dinamis menyangkut hubungan perorangan, kelompok, atau antara orang dan kelompok.Interaksi dalam masyarakat akan mencolok ketika terjadi perbenturan antara kepentingan perorangandengan kepentingan kelompok. Beberapa poin penting tentang interaksi sosial adalah :Berlangsungnya proses interaksi didasarkan pada berbagai faktor antara lain
1.
Imitasi (meniru) -> segi positifnya yakni dapat mendorong seseorang mematui kaidahyang berlaku2.Sugesti (bersifat mempengaruhi) ->berlangsung apabila seseorang memberikan pandnagan atau sesuatu sikap yang berasal dari dirinya dan kemudian diterima pihak lain.3.Identifikasi -> hampir serupa dengan sugesti namun lebih dalam lagi karenakepribadian seseorang dapat terbentuk melalui proses ini. Identifikasi didasarkan adanyakecenderungan atau keinginan seseorang untuk menjadi sama dengan pihak lain.4.Simpati -> proses dimana ada rasa ketertarikan seseorang terhadap oarng lain. Perasaanmemegang peranan penting dalam proses ini, namun dorongan utama adalah keinginanuntuk memahami pihak lain dan bekerja sama dengannya.Proses imitasi dan sugesti berlangsung lebih cepat dari pada identifikasi dan simpati. Selain itu,terdapat syarat – syarat terjadinya interaksi sosial yakni : adanya kontak sosial dan adanya komunikasi.Kontak sosial dapat bersifat positif maupun negatif. Positif apabila mengarah pada kerja sama dannegative apabila mengarah pada pertentangan sosial atau bahkan tidak menghasilkan suatu interaksisosial. Kontak Sosial dapat bersifat primer jika hubungannya langsung bertemu dan tatap muka dandapat bersifat sekunder jika memerlukan perantara.Arti penting komunikasi adalah bahwa seseorang memberikan tafsiran pada perilaku orang lain, perasaan perasaan apa yang ingin disampaikan kepada orang tersebut, lalu orang tersebut memberireaksi terhadap perasaan yang disampaikan lawan bicaranya itu.Kehidupan yang terasing ditandai dengan ketidakmampuan untuk mengadakan interaksi sosialdengan pihak lain. Kehidupan terasing terjadi karena secara badaniah, seseorang sama sekalidiasingkan dengan hubungan oerang – orang lainnya. Terasingnya seseorang dapat karena berbagaihal, diantaranya adalah: 1. Karena cacat pada salah satu indra2. Pengaruh perbedaan rasa tau kebudayaan3. Adanya stratifikasi atau kasta – kasta dalam masyarakat
 
Bentuk bentuk interaksi sosial diantaranya berupa kerja sama (
cooperation
), persaingan(
competition
) dan atau pertikaian (
conflict 
) serta akomodasi (
accommodation)
1.Proses – proses Asosiatif a.Kerja sama ( cooperation) -> suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok manusia untuk mencapai satu atau beberapa tujuan bersama. Faktor – faktor penting dalammembentuk kerja sama yakni dimulai dengan pembentukan pola kerja dari hasil pendidikansejak dini dalam keluarga atau kelompok, lalu setelah itu pergerakan untuk mencapai tujuan bersama, adanya kesadaran bahwa tujuan itu bermanfaat bagi semua, adanya iklim yangmenyenangkan, ada pembagian kerja dan balas jasa yang akan diterima.Kerja sama dibedakan menjadi : kerjasama spontan dilaksanakan dengan serta-merta, kerjasamalangsung karena ada perintah dari atasan dan kerja sama kontrak yang dilaksanakan atas dasar tertentu. Ada 5 bentuk kerja sama, yakni :1.Kerukunan -> gotong royong dan tolong menolong
2.
 Bargaining ->
 pelaksanaan perjanjian mengenai pertukaran barang dan jasa antar duaorganisasi atau lebih3.Kooptasi -> penerimaan unsure baru dalam kepemimpinan untuk menghindari kegoncangandalam stabilitas organisasi yang bersangkutan.4.Koalisi -> kombinasi dua atau lebih organisasi yang memiliki tujuan yang sama
5.
 Joint Venture
-> kerja sama dalam pengusahaan proyek – proyek 
 Kerja sama timbul apabila orang menyadari bahwa mereka mempunyai kepentingan – kepentingan yang sama dan pada saat yang bersamaan mempunyai cukup pengetahuan dan pengendalian terhadap diri sendiri untuk memenuhi kepentingan kepentingan tersebut;kesadaran akan adanya kepentingan yang sama dan adanya organisasi merupakan fakta –  fakta yang penting dalam kerja sama yang berguna”.
(
Charles H.Cooley
 
dalam bukunya
Sociological Theory and social research.
)
b.
Akomodasi (
 Accomodation)
Akomodasi menunjuk pada suatu keadaan dan suatu proses. Akomodasi menunjuk pada suatukeadaan yakni adanya suatu keseimbangan (
equilibrium)
dalam interaksi antara perorangan ataukelompok dalam kaitannya dnegan norma dan nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat.Sedangkan Akomodasi yang menunjuk pada suatu proses yakni mengenai usaha – usaha untuk meredakan pertentangan dan mencapai kestabilan. Akomodasi adalah salah satu caramenyelesaikan pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan sehingga lawan tidakehilanhan kepribadiannya. Tujuan akomodasi diantaranya :a.Mengurangi pertentangan perorangan atau kelompok manusia sebagai akibat perbedaan paham b.Mencegah meledaknya suatu pertentangan untuk sementara waktu (temporer)c.Memungkinkan terjadinya kerja sama antar kelompok sosial yang hidupnya terpisah sebagaiakibat fakto sosial psikologis dan kebudayaan.d.Mengusahan peleburan kelompok sosial yang terpisah.
 
Bentuk – bentuk akomodasi diantaranya :
1.
Coercion ->
 bentuk akomodasi yang pelaksanaanya karna adanya paksaan. Terjadiapabila ada pihak yang lemah bila dibandingkan pihak lawan2.Compromise -> bentuk akomodasi dimana pihak yang terlibat saling mengurangituntutannya agar tercapai penyelesaian terhadap perselisihan yang ada. Bentuk inidilandasi karena satupihak berusaha mengerti dan memahami keadaan pihak lain.
3.
 Arbirtration ->
cara untuk mencapai
compromise
apabila pihak yang berhadapan tidak sanggup mencapainya sendiri dengan menghadirkan pihak ketiga.
4.
 Mediation
-> menyerupai arbitrasi, namun pihak ketiga bersifat netral dan hanya sebagai penasehat dan tidak berwenang member keputusan.
5.
Conciliation
-> dengan mempertemukan keinginan – keinginan pihak yang berselisihdemi tercapainya suatu persetujuan bersama
6.
Toleration
-> bentuk akomodasi tanpa persetujuan yang formal bentuknya.
7.
Stalemate
-> bentuk akomodasi dimana pihak – pihak yang bertentangan berhenti padasuatu titik tertentu dalam melakukan pertentangan karena adanya kekuatan yangseimbang
8.
 Adjudication
-> penyelesaian perkara di pengadilanHasil – hasil akomodasi yakni :a.Akomodasi dan Integrasi Masyarakat b.Penekanan oposisic.Koordinasi berbagai kepribadian yang berbedad.Perubahan lembaga – lembaga kemasyarakatan sesuai dengan keadaan baru atau keadaanyang berubah.e.Perubahan – perubahan dalam kedudukanf.Akomodasi membuka jalan ke arah asimilasi
Asimilasi (Asimilation)
Asimilasi ditandai dengan adanya usaha – usaha mengurangi perbedaan yang terdapat antara perorangan atau kelompok manusia dan juga usaha untuk mempertinggi kesatuan tindak, sikap dan proses mental dengan memerhatikan kepentingan dan tujuan bersama. Apabila dua kelompok mengadakan asimilasi, maka
batas antar kelompok akan menghilang dan keduanya melebur jadisatu yang menghasilkan kebudayaan baru.
Proses asimilasi timbul bila ada :a.Kelompok yang berbeda kebudayaannya b.Orang perorangan sebagai warga kelompok saling bergaul secara langsung dan intensif untuk waktu yang lama
c.
Kebudayaan dari kelompok manusia yang maisng – masing berubah dan saling menyesuaikan diri.Syarat- Syarat proses interaksi asimilasi yakni:1.Interaksi sosial yang bersifat pendekatan terhadap pihak lain, dimana pihak lain tadi juga berlakusama.2.Interaksi sosial tersebut tidak mengalami halangan atau pembatasan3.Interaksi sosial bersifat langsung dan prime

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->