Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PERILAKU TERCELA

PERILAKU TERCELA

Ratings: (0)|Views: 214|Likes:
Published by Fadhila El Husna

More info:

Published by: Fadhila El Husna on Nov 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

08/22/2013

pdf

text

original

 
PERILAKU TERCELA
A.Isra
Kata
israf 
berasal dari bahasa Arab yang artinya melampaui batas. Orang yang berbuat
 Israf 
disebut
musrif 
, bentuk jamaknya
musrifin
atau
musrifun
. Yang dimaksud
israf 
adalahmempergunakan sesuatu yang melamapui batas-batas yang patut menurut ajaran Allah SWT.Allah SWT berfirman:
 

 
 

 
 

 
 

 

 
 

 

 

 
 

 

 Artinya : Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak  berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitundan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya).makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila Dia berbuah, dantunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.Berlebih-lebihan dalam beribadah termasuk akhlak yang tercela, karena akanmenghalangi pelaksanaan kewajiban-kewajiban lain, misalnya kewajiban belajar, kewajiban berbakti kepada orang tua, kewajiban memberi rezeki yang halal, dan kewajiban memeliharakesehatan jasmani.
B.Tabzir
Kata
tabzir 
berasal dari bahasa Arab yang artinya pemborosan. Orang yang melakukan pemborosan disebut
mubazzirun
atau
mubazzirin
.Pengertian tabzir menurut istilah para ulama.1.Sahabat Nabi SAW yaitu Ibnu Masud dan Ibnu Abas
radiyallahu ‘anhuma
berpendapat bahwa tabzir ialah infak (membelanjakan harta) yangtidak pada tempatnya.2.Qatadah berpendapat bahwa
tabzir 
ialah menginfakkan hartadalam maksiat kepada Allah, dalam jalan yang tidak benar dan untuk kerusakan.3.Mustafa Al-Galayini dalam bukunya
 Menggapai Keluhuran Akhlak 
mengatakan boros artinya berlebih-lebihan dalam pengeluaran harta atau uangsemata-mata untuk tujuan bersenang-senang dan berfoya-foya.4.M. Quraish Shihab dalam
Tafsir Al-Mishbah
mengatakan bahwa
tabzir 
ialah mengeluarkan harta pada hal-hal yang bukan pada tempatnya dan tidak mendatangkan kemaslahatan.
C.Gibah
 
Kata gibah berasal dari bahasa Arab yang artinya mengumpat, sedangkan orang yangdiumpatnya tidak ada di tempat (tidak mendengar lansung). Gibah adalah mengumpat ataumenggunjing, yakni menyebut atau membicarakan hal-hal yang tidak disukai oleh orang yangdigunjing kepada orang lain dengan maksud untuk mencenarkan nama baiknya.Kita dilarang ghibah (mengumpat). Seperti firman Allah:
"Dan jangan sebagian kamumengumpat sebagiannya." 
(Al-Hujurat 12)Rasulullah s.a.w. berkehendak akan mempertajam pengertian ayat tersebut kepadasahabat-sahabatnya yang dimulai dengan cara tanya-jawab, sebagaimana tersebut di bawahini."Bertanyalah Nabi kepada mereka: Tahukah kamu apakah yang disebut ghibah itu?Mereka menjawab: Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Maka jawab Nabi, yaitu: Kamumembicarakan saudaramu tentang sesuatu yang ia tidak disukainya. Kemudian Nabi ditanya:Bagaimana jika pada saudaraku itu terdapat apa yang saya katakan tadi? Rasulullah s.a.w.menjawab: Jika padanya terdapat apa yang kamu bicarakan itu, maka berarti kamumengumpat dia, dan jika tidak seperti apa yang kamu bicarakan itu, maka berarti kamu telahmenuduh dia." (Riwayat Muslim, Abu Daud, Tarmizi dan Nasa'i)Manusia tidak suka kalau bentuknya, perangainya, nasabnya dan ciri-cirinya itudibicarakan. Seperti tersebut dalam hadis berikut ini."Dari Aisyah ia berkata: saya pernah berkata kepada Nabi, kiranya engkau cukup (puas)dengan Shafiyah begini dan begini, yakni dia itu pendek, maka jawab Nabi: Sungguh engkautelah berkata suatu perkataan yang andaikata engkau campur dengan air laut niscaya akan bercampur." (Riwayat Abu Daud, Tarmizi dan Baihaqi)Ghibah adalah keinginan untuk menghancurkan orang, suatu keinginan untuk menodaiharga diri, kemuliaan dan kehormatan orang lain, sedang mereka itu tidak ada di hadapannya.Ini menunjukkan kelicikannya, sebab sama dengan menusuk dari belakang. Sikap semacamini salah satu bentuk daripada penghancuran. Sebab pengumpatan ini berarti melawan orangyang tidak berdaya.Ghibah disebut juga suatu ajakan merusak, sebab sedikit sekali orang yang lidahnyadapat selamat dari cela dan cerca. Oleh karena itu tidak mengherankan, apabila al-Quranmelukiskannya dalam bentuk tersendiri yang cukup dapat menggetarkan hati danmenumbuhkan perasaan.Firman Allah:"Dan jangan sebagian kamu mengumpat sebagiannya; apakah salah seorang di antarakamu suka makan daging bangkai saudaranya padahal mereka tidak menyukainya." (Al-Hujurat 12)Ibnu Mas'ud pernah berkata:
"Kami pernah berada di tempat Nabi s.a.w., tiba-tiba ada seorang laki-laki berdiri meninggalkan majlis, kemudian ada seorang laki-laki lainmengumpatnya sesudah dia tidak ada, maka kata Nabi kepada laki-laki ini: Berselilitlahkamu! Orang tersebut bertanya: Mengapa saya harus berselilit sedangkan saya tidak makandaging? Maka kata Nabi: Sesungguhnya engkau telah makan daging saudaramu." 
(RiwayatThabarani dan rawi-rawinya rawi-rawi Bukhari)Dan diriwayatkan pula oleh Jabir, ia berkata:
"Kami pernah di tempat Nabi s.a.w.kemudian menghembuslah angin berbau busuk. Lalu bertanyalah Nabi: Tahukah kamu anginapa ini? Ini adalah angin (bau) nya orang-orang yang mengumpat arang-orang mu'min." 
(Riwayat Ahmad dan rawi-rawinya kepercayaan)
 
D.Fitnah
Fitnah ialah kabar bohong tentang keburukan (aib) seseorang atau sekelompok orang,yang disampaikan oleh seseorang atau sekelompok orang kepada orang lain atau masyarakat.Fitnah termasuk perilaku tercela, karena termasuk yang dilarang Allah SWT dan akanmendatangkan kerugian atau bencana.Abul Laits Assamarqandi meriwayatkan dengan sanadnya dari Hudzaifah r.a. berkata bahwa saya telah mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Tidak akan masuk syurga tukang  fitnah." 
Diriwayatkan juga dari Abu Hurairah r.a. berkata Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Apakah kamu tahu siapakah sejahat-jahat kamu?" 
Jawab sahabat:
"Allah s.w.t. dan Rasulullah s.a.w. yang lebih tahu." 
Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Sejahat-jahat kamu ialahorang yang bermuka dua, yang menghadap kepada ini dengan wajah dan datang kesanadengan wajah yang lain." 
 Abul Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Ibn Abbas r.a. berkata: Rasulullah s.a.w. berjalan melalui dua kubur yang baru ditanam, lalu Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Sesungguhnya kedua kubur ini sedang disiksa dan tidak disiksa kerana dosa besar, adapun yang satu maka tidak bersih jika cebok dari kencingnya dan yang kedua biasa berjalanmembangkitkan fitnah. Kemudian Rasulullah s.a.w. mengambil dahan pohon yang hijau laludibelah dan menancapkan diatas kubur masing-masing. Sahabat bertanya: "Ya Rasulullah,mengapakah engkau berbuat itu?
Jawab Rasulullah s.a.w.:
"Semoga Allah s.w.t.meringankan keduanya selama dahan ini belum kering." 
Maksudnya bukan dosa besar itudalam pandangan kita padahal akibatnya besar sebab bila cepat dalm memcebok (mencuci)sesudah buang air kecil lalu masih menitis berarti tidak sah memakai pakaian yang najis,karena itu tidak memperhatikan bersuci itu besar akibatnya di sisi Allah s.w.t. kerana diakhirat itu tidak ada tempat selain surga atau neraka, maka bila dinyatakan tidak masuk surgamaka bererti masuk neraka. Maka wajib atas orang yang adu dumba atau pemfitnah supayasegera bertaubat sebab adu domba itu suatu kehinaan didunia dan siksa didalam kubur danneraka dihari kiamat tetapi bila ia bertaubat sebelum mati maka
insyaallah
akan diterimataubatnya oleh Allah s.w.t. Alhasan berkata Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Sejahat-jahat manusia ialah yang bermuka dua, mendatangi dengan satu wajah dan yang satu wajah dan siapa yang mempunyai dua lidah didunia maka Allah s.w.t. akan memberikannya dua lidahapi dari api neraka.
Qatadah berkata:
"Sejahat-jahat hamba Allah ialah tiap tukang menghina, tukang maki dan tukang mengadu (adu domba/fitnah).”
Siksa kubur karena tiga perkara yaitu:a.Sepertiga karena ghibah b.Sepertiga karena tidak membersihkan selepas buang air kecilc.Sepertiga karena adu domba/fitnahHammad bin Salamah berkata:
"Seorang menjual budak, lalu berkata kepada pembelinya: "Budak ini tidak ada cirinya kecuali suka adu domba." 
Maka dianggap ringanoleh pembeli dan tetap dibeli, dan setelah beberapa hari ditempat majikannya, tiba-tiba budak itu berkata kepada isteri majikannya:
"Suamimu tidak cinta kepadamu dan ia akan berkahwinlagi, apakah kau ingin supaya ia tetap kasih kepadamu?" 
Jawab isteri itu:
"Ya." "Lalu kalaubegitu kau ambil pisau cukur dan mencukur janggut suamimu yang bahagian dalam (dileher) jika suamimu sedang tidur." 
Kata budak itu. Kemudian ia pergi kepada majikannya (suami)dan berkata kepadanya:
"Isterimu bermain dengan lelaki lain dan ia merencanakan untuk membunuhmu, jika engkau ingin mengetahui buktinya maka cuba engkau berpura-puratidur." 
Maka suami itu berpura-pura tidur dan tiba-tiba datang isterinya membawa pisau cukur untuk mencukur janngut suaminya, maka oleh suaminya disangka benar-benar akanmembunuhnya sehingga ia bangun merebut pisau itu dari tangan isterinya lalu membunuh

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->