Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
LATAR BELAKANG

LATAR BELAKANG

Ratings: (0)|Views: 42 |Likes:

More info:

Published by: Adhitya Matius Wijaya on Nov 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/22/2013

pdf

text

original

 
LATAR BELAKANG
Pengendalian internal dilakukan agar seluruh aktifitas yang dijalankan dalam perusahaanbetul-betul berjalan baik sesuai dengan yang ditetapkan oleh pimpinan. Agar PengendalianInternal berfungsi sesuai dengan fungsinya, maka diperlukan suatu Audit Internal.Dengan adanya audit internal, manajemen diharapkan dapat memperoleh informasi yangbenar untuk mendukung pengambilan keputusan dan dalam melakukan tindakan selanjutnyaterutama pengendalian atas operasi perusahaan. Selain itu dengan adanya audit internal dapatdijadikan dasar untuk meyakinkan kebutuhan operasional yang tepat, khususnya untuk membantu manajemen dalam mengamankan harta perusahaan, meyakinkan apakah catatan-catatan keuangan terpelihara dengan akurat dan juga untuk mendeteksi adanya kecurangan.Audit internal merupakan aplikasi pembantu bagi manajemen untuk mengatur danmengembangkan struktur pengendalian perusahaan secara efektif. Lebih daripada itu, auditinternal dituntu mampu membantu manajemen dalam menjalankan tugasnya dan kebijakan-kebijakannya serta memberikan berbagai penilaian, informasi, rekomendasi yang berhubungandengan aktivitas yang dijalankan untuk menguji dan menilai kelayakan dari pengendalianinternal.Kondisi ekonomi yang selalu berubah adalah salah satu faktor yang mempengaruhiaktivitas perusahaan sehingga perusahaan harus mempersiapkan diri mereka masing-masingdengan cara mempunyai pengendalian dalam setiap aktivitas perusahaan, salah satunya adalahaktivitas penjualan.Setiap perusahaan menetapkan perolehan laba sebagai tujuan perusahaan. Hal ini perludilakukan agar kelangsungan hidup perusahaan tetap terjamin dalam arti pendapatan yangditerima dapat menutup biaya-biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. Oleh karena itu, aktifitaspenjualan merupakan hal yang penting agar tujuan perusahaan dapat tercapai. Dalam aktivitaspenjualan ini, pengendalian internal sangat perlu diterapkan untuk aktifitas penjualan.Pengendalian penjualan merupakan suatu metode dan prosedur yang secara langsung maupuntidak langsung dapat menimbulkan segala bentuk kecurangan dan penyelewengan yang mungkindapat merugikan perusahaan, sehingga pengendalian ini sangat dibutuhkan oleh perusahaan yangkegiatan operasinya semakin meningkat. Tujuan pengendalian penjualan dapat tercapai jikaunsur-unsur dari pengendalian berjalan efektif dan efisien, maka diperlukan suatu bagian khusus
 
yang mengawasi dan mengevaluasi efisiensi dan efektifitas pengendalain tersebut, dan bagian iniadalah bagian pemeriksaan internal.Pemeriksaan internal dapat memberikan bantuan pada manajemen atau pimpinan perusahaandengan menyediakan informasi-informasi yang dibutuhkan dalam mengambil keputusan baik untuk efektifitas perencanaan, pengkoordinasian, ataupun dalam aktivitas pengendalian.Sedangkan pengendalian penjualan diperlukan untuk mengetahui setiap transaksi penjualan yangterjadi sehingga dapat mempermudah pengecekan data penjualan oleh pimpinan.Tujuan penelitian ini adalah yang pertama untuk mengetahui aktifitas audit internal ataspenjualan, yang kedua untuk mengetahui efektivitas pengendalian internal penjualan, yang ketigauntuk mengetahui pengaruh audit internal penjualan dalam menunjang efektivitas pengendalianinternal penjualan.
 KERANGKA TEORITISPengaruh Audit Internal dalam Menunjang Efektivitas Pengendalian Internal Penjualan
 Salah satu aktivitas terpenting dalam suatu perusahaan adalah aktivitas penjualan, karena akhirdari siklus ini perusahaan memperoleh penghasilan yang setelah dikurangi biaya-biaya akanmemperoleh laba yang mana laba ini mempunyai peranan penting bagi perusahaan dalammengukur kemampuan dirinya untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya, karena suatuperusahaan didirikan untuk waktu yang tidak terbatas.Untuk mengetahui apakah pengelolaan suatu kegiatan dalam perusahaan efektif danmengadakan perbaikan-perbaikan bila terdapat penyimpangan, maka perlu dilakukan suatupengendalian internal.Suatu pengendalian internal yang baik, akan dapat menekan atau memperkecil terjadinyakesalahan, penyelewengan, dan kecurangan terhadap aktiva perusahaan serta mampumengatasinya dengan cepat.Menurut
 Arens
(2006:288) definisi pengendalian internal adalah sebagai berikut:
“an
 
understanding of internal control, especially those control’s to the reability of  financial reporting, are important to the auditor’s purposes”.
 
 
 Berdasarkan uraian tersebut, maka pengertian pengendalian internal dapat diterjemahkansecara bebas dalam suatu proses yang didesain untuk mendapatkan jaminan yang memadaidalam mencapai kebijakan dan peraturan.Pelaksanaan pengendalian internal tidak lepas dari faktor manusia, dimana ketaatan danketelitian dapat brkurang jika tidak diawasi secara terus-menerus, untuk mengetahui apakahpengndalian tersebut berjalan sebagaimana mestinya maka diperlukan adanya bagian khususyang melaksanakan tugas pengawasan dan keseluruhan aktivitas perusahaan, yang disebutdengan audit internal.Menurut Tugiman (2006:11) mengemukakan bahwa:
“Internal auditing adalah suatu fungsi penilaian yang independen dalam suatu organisasiuntuk menguji dan mengevaluasi kegiatan yang dilaksanakan”
 Dari pengertian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa tujuan audit internal adalahmembantu para anggota organisasi dalam usaha mencapai tujuannya dengan cara memberikansuatu pendekatan disiplin yang sistematik untuk mengevaluasi dan meningkatkan keefektifanmanajemen risiko, pengendalian dan proses pengaturan dan pengelolaan organisasi.Adanya audit internal yang berjalan dengan baik dapat memberikan alternatif tindakanyang terbaik bagi manajemen untuk memperbaiki dan menunjang pengendalian internperusahaan bersangkutan. Audit internal harus dilaksanakan secara independen dan kontinuebersifat prefentif yang memungkinkan mengurangi atau mencegah kejadian yang merugikan,sehingga manajemen dapat dengan segara mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mempertahankan serta menjaga pengendalian internal yang memadai.Untuk meyakinkan sejauh mana kinerja auditor, dibutuhkan suatu standar yang disebutStandar Profesi Audit Internal (SPAI) yang isinya antara lain :1.Independensi Auditor Intern.2.Kemampuan Profesional Audit Internal.3.Program Audit internal.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->