Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
583-1148-1-SM

583-1148-1-SM

Ratings: (0)|Views: 24 |Likes:
Published by Sandal Jepit
doc
doc

More info:

Published by: Sandal Jepit on Nov 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2012

pdf

text

original

 
DIPONEGORO JOURNAL OF ACCOUNTING
Volume ..., Nomor ..., Tahun 2012, Halaman ....
http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/accounting
PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN DAN MEKANISME
CORPORATE GOVERNANCE
TERHADAP BIAYA KEAGENA
N
(Studi Empiris Pada Perusahaan Keuangan Terdaftar di BEI Tahun 2008-2010)
Aga Nugroho Saputro, Muchamad Syafruddin
1
 Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas DiponegoroJl. Prof. Soedharto SH Tembalang, Semarang 50239, Phone: +622476486851
 ABSTRACT 
This study examines the relationship between mechanism corporate governance,ownership structure and agency costs measured in term asset turn over and operatingexpense, general expense and administration expense.Collecting data using a purpose sampling method for financial companies listed in Indonesia Stock Exchange in 2008 until 2010. A total of 107 financial companies used asample. The method of analysis of this study used multiple regression.The result of this study that the variable that affect agency costs is board compotiton, government ownership, institutional ownership, foreign ownership and concentrated ownership.Key word : agency costs, mechanism corporate governance, government ownership,institutional ownership, foreign ownership, concentrated ownership
PENDAHULUAN
. Adanya perusahaan yang telah menjual sahamnya ke publik diperlukan adanyacorporate governance (tata kelola perusahaan) yang berguna untuk meningkatkankeberhasilan usaha dan akuntabilitas perusahaan yang menjelaskan hubungan antaraberbagai partisipan dalam sebuah perusahaan. Pada prinsipnya tata kelola perusahaanmenyangkut kepentingan pemegang saham yaitu dengan memberikan perlindungandan jaminan hak terhadap stakeholder, termasuk di dalamnya yaitu shareholders ,lenders, employers, executives, government, customers, dan stakeholders yang lain(Theresia, 2005).Masalah lain adalah bagaimana cara pengaturan perusahaan yang dilakukan.Meskipun terdapat pengenalan struktur tata kelola perusahaan yang modern, masihterdapat pertanyaan tentang keefktivan suatu kerangka kerja tata kelola perusahaanyang bersangkutan. Permasalahan yang sering timbul dalam corporate governanceadalah adanya pemisahan antara kepemilikan dan tata kelola perusahaan sehingga
1
Penulis penanggung jawab
 
DIPONEGORO JOURNAL OF ACCOUNTING
Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012, Halaman
2
 
2mengakibatkan konflik keagenan yaitu adanya perbedaaan kepentingan antara pihak principal (pemilik) dan agen (manajer) yang memicu terjadinya agency cost sertamengabaikan kepentingan investor. Serta masalah lain yang timbul akibat adanyabiaya keagenan yaitu saat pemegang saham dominan mengambil alih kekayaansaham minoritas. Kondisi ini terjadi karena asymmetry information antaramanajemen dan pihak lain yang tidak memiliki sumber dan akses yang memadaiuntuk memperoleh informasi yang digunakan untuk memonitor tindakan manajemen(Firth, et al 2008).Stuktur kepemilikan adalah suatu mekanisme yang dapat mengurangikonflik antara manajemen dan pemegang saham sehingga agency costs dapatdikurangi dengan adanya struktur kepemilikan (Faisal, 2004). Terdapat tiga strukturkepemilikan yaitu kepemilikan Pemerintah, kepemilikan terkosentrasi, kepemilikanasing dan kepemilikan institusional.Penelitian ini memiliki beberapa tujuan diantaranya menganalisis pengaruhmekanisme
corporate governance
dan struktur kepemilikan terhadap
agency costs
.Secara lebih jelas, tujuan dan kegunaan penelitian ini disajikan sebagai berikut.
KERANGKA PEMIKIRAN TEORITIS DAN PERUMUSAN HIPOTESIS
Teori keagenan adalah sebagai dasar dalam memahami corporategovernance. Teori keagenan adalah sebuah kontrak antara pemilik (principal) danmanajer (agen) (Jensen dan Meckling, 1976). Perencanaan kontrak yang tepat antarapemilik dan manajer untuk menyamakan kepentingan inilah yang menjadi masalahinti dari agency theory. Teori keagenan dilandasi oleh beberapa asumsi (Eisenhardt,1989 dalam Emirzon, 2007). Asumsi – asumsi tersebut adalah asumsi tentang sifatmanusia, asumsi keorganisasian, asumsi informasi. Asumsi sifat manusiamenekankan bahwa manusia mempunyai sifat mementingkan diri sendiri dan tidak 
 
DIPONEGORO JOURNAL OF ACCOUNTING
Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012, Halaman
3
 
3mau mengambil resiko. Asumsi keorganisasian menekankan adanya konflik antaranggota organisasi. Asumsi informasi adalah bahwa informasi sebagai barangkomoditi yang dapat diperjualbelikan.Berdasarkan asumsi sifat manusia yang mementingkan diri sendirimengakibatkan terdapat perbedaaan antara kepentingan manajer dan kepentinganpemilik. Pihak pemilik termotivasi untuk menyejahterakan dirinya denganprofitabilitas yang terus meningkat, sedangkan pihak manajer termotivasi untuk memaksimalkan pemenuhan ekonomi, antara lain dalam hal memperoleh investasidan pinjaman. Dengan demikian terdapat dua kepentingan yang berbeda didalamperusahaan dimana masing – masing pihak berusaha untuk mencapai kemakmuranyang dikehendaki.
Pengaruh Mekanisme
Corporate Governance
terhadap Biaya Keagenan
(Agency Costs)
 Menurut
Forum for Corporate Governance Indonesia
(FCGI), inti darimekanisme corporate
governance
adalah dewan komisaris yang bertugas untuk menjamin bahwa strategi perusahaan yang telah ditetapkan sebelumnya dilaksanakansesuai dengan apa yang telah direncanakan serta mengawasi manajemen dalammengelola perusahaan. Sehingga mekanisme
corporate governance
diukur denganadanya Dewan Komisaris dalam suatu perusahaan.
 H1a : Mekanisme corporate governance berpengaruh negatif terhadapagency costs yang diukur dengan rasio perputaran aset (ATO). H1b : Mekanisme corporate governance berpengaruh negatif terhadapagency costs yang diukur dengan operating, general and administration (OGA).

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->