Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
masalah pertanian

masalah pertanian

Ratings: (0)|Views: 74 |Likes:
Published by Yoza Fendriani

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: Yoza Fendriani on Nov 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/22/2013

pdf

text

original

 
 
    S   e    k   t   o   r    P    E    R    T    A    N    I    A    N    D    A    N    P    E    R    I    K    A    N    A    N
   Y   O   Z   A   F   E   N   D   R   I   A   N   I    (   2   0   2   1   2   0   0   6    )
 
    M    P    3    E    I    k   o   r    i    d   o   r   s   u   m   a   t   e   r   a
 
 
Sektor pertanian merupakan sektor yang mempunyai peranan strategis dalam struktur pembangunan perekonomian nasional. Sektor ini merupakan sektor yang tidakmendapatkan perhatian secara serius dari pemerintah dalam pembangunan bangsa. Mulaidari proteksi, kredit hingga kebijakan lain tidak satu pun yang menguntungkan bagi sektor ini. Meski demikian sektor ini merupakan sektor yang sangat banyak menampung luapantenaga kerja dan sebagian besar penduduk kita tergantung
 
padanya
.
 Perjalanan pembangunan pertanian Indonesia hingga saat ini masih belum dapatmenunjukkan hasil yang maksimal jika dilihat dari tingkat kesejahteraan petani dankontribusinya pada pendapatan nasional, hal ini disebabkan pemerintah belummenanganiinya secara serius. Kenyataan ini dapat dilihat bahwa ketika hasil produksipertanian naik harganya semua orang ribut dan pemerintah akan besegera mengambillangkah-langkah untuk menurunkan harga, akan tetapi ketika barang industri yang harganaik pemerintah hanya diam saja.Pembangunan pertanian di Indonesia dianggap penting dari keseluruhan pembangunannasional. Ada beberapa hal yang mendasari mengapa pembangunan pertanian di Indonesiamempunyai peranan penting, antara lain: potensi Sumber Daya Alam yang besar danberagam, pangsa terhadap pendapatan nasional yang cukup besar, besarnya pangsaterhadap ekspor nasional, besarnya penduduk Indonesia yang menggantungkan hidupnyapada sektor ini, perannya dalam penyediaan pangan masyarakat dan menjadi basispertumbuhan di pedesaan. Potensi pertanian Indonesia yang besar namun padakenyataannya sampai saat ini sebagian besar dari petani kita masih banyak yang termasukgolongan miskin. Hal ini mengindikasikan bahwa pemerintah pada masa lalu bukan sajakurang memberdayakan petani tetapi juga terhadap sektor pertanian keseluruhan.
 
KEGIATAN EKONOMI: PERTANIAN PANGAN
 
Pembangunan pertanian di Indonesia dengan prinsip kemandirian dan berkelanjutansenantiasa harus diwujudkan dari waktu ke waktu, sebagai prasyarat bagi keberlanjutaneksistensi bangsa dalam mengatasi ancaman kelangkaan pangan dunia yang dampaknyasemakin terlihat nyata. Berkaca dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Vladivostok, Rusia, 8-9 September 2012 lalu, yang mengangkat temaancaman krisis pangan global, perhatian terhadap masalah krisis pangan harus lebihditingkatkan.Pembangunan pertanian di masa yang akan datang tidak hanya dihadapkan untukmemecahkan masalah-masalah yang ada, namun juga dihadapkan pula pada tantanganuntuk menghadapi perubahan tatanan politik di Indonesia yang mengarah pada erademokratisasi yakni tuntutan otonomi daerah dan pemberdayaan petani. Disamping itu,dihadapkan pula pada tantangan untuk mengantisipasi perubahan tatanan dunia yangmengarah pada globalisasi dunia. Oleh karena itu, pembangunan pertanian di Indonesiatidak saja dituntut untuk menghasilkan produk-produk pertanian yang berdaya saing tingginamun juga mampu mengembangkan pertumbuhan daerah serta pemberdayaanmasyarakat. Ketiga tantangan tersebut menjadi sebuah kerja keras bagi kita semua apabilamenginginkan pertanian kita dapat menjadi pendorong peningkatan kesejahteraanmasyarakat dan dapat menjadi motor penggerak pembangunan bangsa.
Masalah Pembangunan Pertanian
 Upaya mewujudkan pembangunan pertanian tidak terlepas dari berbagai macam masalahyang dihadapi:1. Penurunan kualitas dan kuantitas sumber daya lahan pertanian. Dari segi kualitas,faktanya lahan dan pertanian kita sudah mengalami degradasi yang luar biasa, dari sisikesuburannya akibat dari pemakaian pupuk an-organik. Berdasarkan Data Katalog BPS,Juli 2012, Angka Tetap (ATAP) tahun 2011, untuk produksi komoditi padi mengalamipenurunan produksi Gabah Kering Giling (GKG) hanya mencapai 65,76 juta ton danlebih rendah 1,07 persen dibandingkan tahun 2010. Jagung sekitar 17,64 juta ton pipilankering atau 5,99 persen lebih rendah tahun 2010, dan kedelai sebesar 851,29 ribu ton bijikering atau 4,08 persen lebih rendah dibandingkan 2010, sedangkan kebutuhan panganselalu meningkat seiring pertambahan jumlah penduduk Indonesia.Berbagai hasil riset mengindikasikan bahwa sebagian besar lahan pertanian intensif diIndonesia, terutama di Pulau Jawa telah menurun produktivitasnya, dan mengalamidegradasi lahan terutama akibat rendahnya kandungan C-organik dalam tanah yaitu kecildari 2 persen. Padahal, untuk memperoleh produktivitas optimal dibutuhkan kandunganC-organik lebih dari 2,5 persen atau kandungan bahan organik tanah > 4,3 persen.Berdasarkan kandungan C-organik tanah/lahan pertanian tersebut menunjukkan lahansawah intensif di Jawa dan di luar Jawa tidak sehat lagi tanpa diimbangi pupuk organikdan pupuk hayati, bahkan pada lahan kering yang ditanami palawija dan sayur-sayuran di

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->