Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
9Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Nambah Ilmu Tentang Balance Score Card & Strategic Bussines Unit Di Rumah Sakit

Nambah Ilmu Tentang Balance Score Card & Strategic Bussines Unit Di Rumah Sakit

Ratings:

4.78

(23)
|Views: 2,346 |Likes:
Published by sutopo patriajati
Aplikasi BSC dalam sebuah SBU di Rumah Sakit (case study) bisa anda download di
http://www.ziddu.com/download/3789422/SARAN_STRATEGIC_BUSINESS_UNIT_APOTIK_DI_RUMAHSAKIT.pdf.html
Aplikasi BSC dalam sebuah SBU di Rumah Sakit (case study) bisa anda download di
http://www.ziddu.com/download/3789422/SARAN_STRATEGIC_BUSINESS_UNIT_APOTIK_DI_RUMAHSAKIT.pdf.html

More info:

Published by: sutopo patriajati on Jan 27, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC or read online from Scribd
See more
See less

01/16/2013

 
ANALISIS PEMASARAN
STRATEGIC BUSINESS UNIT 
APOTIKDI RUMAH SAKIT ISLAM NAHDLATUL ULAMAKABUPATEN DEMAK
Paper IndividuDisusun :SUTOPO PATRIA JATIPROGRAM MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARKATKONSENTRASI ADMINSTRASI RUMAH SAKITUNDIP2003
 
I.PENDAHULUANA. LATAR BELAKANG
Perubahan orientasi strategis sebagai akibat dari perubahan lingkunganluar yang bersifat struktural, akan mengakibatkan perubahan pada fungsidan peran organisasi yang akan berakibat pula pada perubahan struktur organisasi. Semua itu agar organisasi dapat tetap bertahan dalam kontekspersaingan yang makin ketat di masa mendatang.(1)Persaingan adalah inti dari keberhasilan atau kegagalan organisasi /perusahaan. Persaingan menentukan ketepatan aktivitas perusahaan yangakan menyokong kinerjanya, seperti inovasi, budaya kohesif, ataupelaksanaan yang baik. Strategi bersaing adalah pencarian akan posisibersaing yang paling menguntungkan di dalam suatu industri, areafundamental tempat persaingan terjadi. (2)Rumah sakit sebagai salah satu bentuk perusahaan sekaligus pemainutama yang bergerak dalam industri pelayanan kesehatan dan bercirikanpadat modal, padat profesi, padat teknologi, padat karya yang pada akhirnyamemiliki pula padat masalah termasuk tuntutan bagaimana dapatmempertahankan keunggulan bersaing disatu sisi dan disisi lain tetapmempertahankan fungsi sosial sebagaimana yang diatur dalam peraturanyang berlaku saat ini.Sistem pelayanan rumah sakit yang berjalan selama ini harus ditinjaukemblai untuk mengantisipasi persaingan tingkat dunia. Rumah sakit tidakdapat lagi dikelola dengan manajemen sederhana, tetapi harus mampumemenuhi kebutuhan masyarakat yang muncul akibat perubahan lingkungansosial ekonomi dan budaya di masyarakat .(3)Dalam kondisi dan tuntutan yang terus berubah serta persaingan yangsemakin tajam tersebut Rumah Sakit Islam Nadlatul Ulama ( RSI NU) yangberlokasi di Kabupaten Demak dan beroperai sejak 1990 dan resmi menjadiRS sejak tahun 1998, sekarang ini ternyata masih memiliki tingkat hunian
 
rawat tinggal rata-rata mencapai 80% dengan kapasitas tempat tidur 81.Sedangkan di Kabupaten Demak saat ini terdapat 2 buah RS pesaing yanglain yaitu RSU Sunan Kalijaga termasuk RS tipe C dengan 100 TT sertamemiliki BOR antar 40-50% serta yang baru berdiri tahun 2003 adalah RSPelita Anugerah di Kecamatan Mranggen dengan 70 kapasitas TT. (4)Beberapa strategi dan upaya meningkatkan pelayanan dan sekaligusmemperoleh penambahan laba usaha, pihak pengelola RSI NU saat inisedang dan telah melakukan perubahan nyata antara lain denganpenambahan ruang perawatan VIP, pemisahan jenis dan fungsi pelayanan ,serta yang terakhir pembukaan satelit baru berupa Rumah Bersalin dan BalaiPengobatan (RB/BP Karang Mlati) pada tahun 2002.(5) Berdasarkanpenelitian ternyata selain aspek penambahan fasilitas dan jenis pelayananRS sebenarnya komponen terbesar pemasukan dan sekaligus pos belanjaterbesar berasal dari komponen farmasi / obat selain untuk komponen gajiterutama untuk RS milik pemerintah. Disebutkan bahwa dari komponenfarmasi/obat bahkan mampu menyumbang sampai sekitar 35% dari totalincome sebuah RS, sedangkan untuk biaya belanja obat mencapai lebih dari60% dari total biaya RS per tahun.(2)Selama ini pelayanan farmasi / obat bagi rumah sakit terbukit menjadiprofit atau revenue center yang seharusnya perlu dipertahankan bahkandikembangkan agar mampu menghasilkan laba yang maksimal bagi RS,namun berdasarkan laporan di RSI NU terbukti selama ini cukup banyakterjadi penolakan resep terhadap pasien disebabkan ketidak lengkapan obatdi instalasi farmasi sehingga pasien harus membeli ke apotik diluar RSI ,yang berarti hal tersebut akan berdampak pada hilangnya peluang untukmendapatkan sejumlah laba dari penjualan obat selain itu juga menurunkantingkat kepuasan pasien yang akhirnya berakibat pada image / citrapelayanan RS yang buruk di mata pelanggan / masyarakat. Kesulitan lain jika ingin dikembangkan dan dilengkapi fasilitas maupun jenis obat-obatantentu akan membawa konsekuensi meningkatnnya biaya belanja yang tidak

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nona Inne liked this
jo_jo_mania liked this
Aie Rio liked this
Asnita Naiborhu liked this
alrykha liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->