Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Penyakit Menular Seksual

Makalah Penyakit Menular Seksual

Ratings: (0)|Views: 85 |Likes:
Published by Shoffi Arba Sari

More info:

Published by: Shoffi Arba Sari on Nov 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/24/2013

pdf

text

original

 
MAKALAH PENYAKIT MENULAR SEKSUAL
Penyusun ;Shoffi Arba Sari
SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 SEWONTAHUN 2012/2013
 
A.
 
Pengertian
HIV (Human Immunoddeficiency Virus) yang hanya hidup dalamtubuh manusia, yang dapat merusak daya kekebalan tubuh manusiayang mengakibatkan AIDS, penyakit yang belum ada obatnya danbelum ada vaksin yang bisa mencegah serangan virus HIV, sehinggapenderita mudah terkena berbagai jenis infeksi bakteri, jamur, parasit,dan virus tertentu yang bersifat oportunistik. Selain itu sering kalimenderita keganasan, khususnya sarkoma kaposi dan limfoma yanghanya menyerang otak. sehingga penyakit ini merupakan salah satupenyakit yang sangat berbahaya bagi kehidupan manusia baik sekarang maupun waktu yang datang. Selain itu AIDS juga dapatmenimbulkan penderitaan, baik dari segi fisik maupun dari segimental.
B.
 
Penyebaran Dan Tanda-tanda Terserang HIV/AIDS.
HIV tidak ditularkan atau disebarkan melalui hubungan sosial yangbiasa seperti jabatan tangan, bersentuhan, berciuman biasa,berpelukan, penggunaan peralatan makan dan minum, gigitannyamuk, kolam renang, penggunaan kamar mandi atau WC/Jambanyang sama atau tinggal serumah bersama Orang Dengan HIV/AIDS(ODHA). ODHA yaitu pengidap HIV atau AIDS. Sedangkan OHIDA(Orang hidup dengan HIV atau AIDS) yakni keluarga (anak, istri,suami, ayah, ibu) atau teman-teman pengidap HIV atau AIDS.Melainkan dari hubungan seksual, baik secara vaginal, oral, ataupunanal dengan seorang pengidap. Ini adalah cara yang paling umumterjadi. Lebih mudah terjadi penularan bila terdapat lesi penyakitkelamin dengan ulkus atau peradangan jaringan seperti herpesgenitalis, sifilis, gonorea, klamidia, kankroid, dan trikomoniasis.Resiko pada seks anal lebih besar disbanding seks vaginal dan resiko
 
 juga lebih besar pada yang reseptive dari pada yang insertive. Kontak langsung dengan darah / produk darah / jarum suntik, dengan transfusidarah yang tercemar HIV, pemakaian jarum tidak steril/pemakaianbersama jarum suntik dan sempritnya pada para pencandu narkotik suntik, penularan lewat kecelakaan tertusuk jarum pada petugaskesehatan, dari ibu hamil pengidap HIV kepada bayinya, baik selamhamil, saat melahirkan ataupun setelah melahirkan melalui menyusui.Seseorang yang terkena virus HIV pada awal permulaan umumnyatidak memberikan tanda dan gejala yang khas, penderita hanyamengalami demam selama 3 sampai 6 minggu tergantung daya tahantubuh saat mendapat kontak virus HIV tersebut. Setelah kondisimembaik, orang yang terkena virus HIV akan tetap sehat dalambeberapa tahun dan perlahan kekebelan tubuhnya menurun/lemahhingga jatuh sakit karena serangan demam yang berulang.Tanda-tanda klinis penderita AIDS/ HIV :1.
 
Saluran pernafasan. Penderita mengalami nafas pendek, henti nafassejenak, batuk, nyeri dada dan demam seprti terserang infeksi viruslainnya (Pneumonia), yang awalnya diduga TBC.2.
 
Saluran Pencernaan, hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, kerapmengalami penyakit jamur pada rongga mulut dan kerongkongan,serta mengalami diare kronik berlangsung 1 bulan.3.
 
System Persyarafan, mengakibatkan kurang ingatan, sakit kepala,susah berkonsentrasi, sering tampak kebingungan dan respon anggotagerak melambat, timbul nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dankaki, reflek tendon yang kurang, selalu mengalami tensi darah rendahdan impoten.4. Berat badan menurun lebih dari 10 % dalam 1 bulan3. Demam berkepanjangan lebih dari1 bulan4. Penurunan kesadaran dan gangguan-gangguan neurologis

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->