Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
makalah vertkultur 2011

makalah vertkultur 2011

Ratings: (0)|Views: 336 |Likes:
Published by muhammadkholiqzaki
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI
(Brassica juncea L. Coss) TERHADAP KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN JENIS
PUPUK ORGANIK CAIR PADA SISTEM VERTIKULTUR
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI
(Brassica juncea L. Coss) TERHADAP KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN JENIS
PUPUK ORGANIK CAIR PADA SISTEM VERTIKULTUR

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: muhammadkholiqzaki on Nov 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/06/2014

pdf

text

original

 
Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi……
 (Heniyati Hawalid) 437
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI(
 Brassica juncea
L. Coss) TERHADAP KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN JENISPUPUK ORGANIK CAIR PADA SISTEM VERTIKULTUROleh :Ir. Hj. Heniyati Hawalid, M.Si( Dosen PNSD pada Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang )ABSTRACT
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan yang sesuai komposisi media tanam dan jenispupuk pelengkap cair terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi (
 Brassica juncea
L. Coss)pada sistem vertikultur. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 9 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak tiga kali dan terdiri dari limatanaman contoh. Perlakuan tersebut adalah komposisi media tanam adalah tanah : arang sekam :kompos bakung (M
1
) = 3:2:1, (M
2
) = 2:3:2, dan (M
3
) = 1:1:3. Perlakuan kedua, yaitu jenis pupuk organik cair terdiri dari Bio Nutrition Plus (BNP) (J
1
), Biotani (J
2
), ekstrak bakung dengan dosis 2,5cc/l air (J
3
).Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah komposisi media tanam tanah : arang sekam :kompos bakung (2:3:2) menghasilkan pertumbuhan dan produksi terbaik pada tanaman sawi(
 Brassica juncea
L. Coss) dan jenis pupuk pelengkap organik cair Bio Nutrition Plus (BNP)menghasilkan pertumbuhan dan produksi pada peubah yang diamati seperti tinggi tanaman (27,49cm), berat berangkasan basah (52,20 g), berat berangkasan kering (5,80 g), dan indeks panen(83,05%), jumlah daun (8,80 helai).
 
 Keyword : Komposisi media tanam, jenis PPC, sawi, vertikultur
PENDAHULUAN
Tanaman sawi merupakan salah satu jenis sayuran yang digemari oleh masyarakatIndonesia. Sawi juga mengandung banyak zat makanan yang esensial bagi kesehatantubuh, selain memiliki vitamin A, B, dan Cserta zat gizi yang penting bagi kesehatan.Sawi juga dipercaya dapat menghilangkanberbagai macam penyakit, pembersih darah,serta dapat memperbaiki fungsi ginjal(Haryanto
et al
., 2003).Komposisi media tanam 1 : 1 : 2(tanah : pasir : kompos azolla) memberikanpengaruh terbaik terhadap tinggi tanaman, jumlah tangkai daun, berat berangkasanbasah, berat berangkasan kering, dan indekspanen untuk tanaman sawi. Hal inimenunjukkan bahwa komposisi media tanahtersebut lebih sesuai untuk tanaman itusendiri (Muslih, 2005).Menurut Untung
et al
. (1999), bahwacampuran media tanam antara tanah, pasir,dan kompos azolla dengan perbandingan 2 :1 : 2 dapat digunakan sebagai media tanamanuntuk sayur-sayuran, karena denganperbandingan ini tanah yang berstruktur liatdan berstruktur padat serta miskin bahanorganik dapat terpenuhi menjadi kaya bahanorganik, berstruktur lempung dan berstrukturremah.Sekam padi berperan penting dalamperbaikan struktur tanah, sehingga sistemaerasi dan drainase di media tanam menjadilebih baik. Arang sekam juga memilikikandungan karbon (C) yang tinggi, sehinggamembuat media tanam menjadi gembur (TimRedaksi Penebar Swadaya, 2007).
 
Jurnal Rafflesia Vo. 18, No.2, Juli 2011 438
Penggunaan pupuk organik dalambudidaya tanaman sayuran adalah suatukeharusan. Selain itu untuk meningkatkankualitas dan kuantitas hasil, pemberian pupuk organik juga memperbaiki danmempertahankan tingkat kesuburan tanah(Indriani, 1999).Beberapa jenis pupuk yang diberikanadalah pupuk organik cair dengan merek dagang Bio Nutrition Plus yang mengandungunsur hara makro N 5,2%, K
2
O 0,19%, PO
4
 0,34%, Ca 46,92 ppm, Mg 5,99 ppm, S 66,67ppm, Fe 33,15 ppm, Cu 18,93 ppm, Cl 0,08ppm, Mn 24,42 ppm, dan Na 0,02%.
*)
Pupuk organik cair dengan merek dagang Biotani mengandung hara N 900ppm, P
2
O
5
600 ppm, MgO 120 ppm, CaO
4
 2300 ppm, Fe
2
O
3
30 ppm, Al
2
O
3
60 ppm,SiO
2
600 ppm, NaCl 1900 ppm, protein 5600ppm, C-organik 3000 ppm, dan Chlor 1100ppm.
**)
 Sistem pot vertikal adalah sistembudidaya atau bertanam denganmenggunakan pipa paralon yang bertujuanuntuk meningkatkan produksi danmengefisiensikan penggunaan lahan air,unsur hara, serta lebih mudah dalampengendalian gulma, hama penyakit, danlebih hemat dalam hal tenaga kerja(Syafrullah, 2004).Berdasarkan uraian di atas, makaperlu dilakukan penelitian mengenaikomposisi media tanam dan jenis pupuk organik cair terhadap pertumbuhan danproduksi tanaman sawi (
 Brassica juncea
L.Coss) pada sistem vertikultur. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui dan mempelajarirespon pertumbuhan dan produksi tanamansawi (
 Brassica juncea
L. Coss) terhadapkomposisi media tanam dan jenis pupuk pelengkap cair pada sistem vertikultur.
METODOLOGI PENELITIAN
a. Metode
Penelitian ini telah dilaksanakan di kebunpeneliti Desa Sembawa KabupatenBanyuasin. Waktu pelaksanaan padabulan Januari sampai dengan bulan Maret2009. Penelitian ini menggunakanrancangan acak kelompok (RAK), yangdisusun secara faktorial dengan 9kombinasi perlakuan dan 3 kelompok sebagai ulangan dengan 5 tanamancontoh. Perlakuan I Komposisi MediaTanam (M), M
1
= tanah : arang sekam :kompos bakung (3:2:1), M
2
= tanah :arang sekam : kompos bakung (2:3:2), M
3
 = tanah : arang sekam : kompos bakung(1:1:3). Perlakuan II adalah Jenis Pupuk Organik Cair (J) J
1
= Bio Nutrition Plus(BNP) , J
2
= Biotani, J
3
= Ekstrak bakung
b. Cara Kerja
1. Pembuatan kompos, 2. Pembuatan potvertical, 3. Persemaian benih, 4. Pengisianpot, 5. Penanaman, 6. Pemberian POC, 7.Pemeliharaan, 8. Panen
c. Peubah yang Diamati
1. Tinggi tanaman ( cm ) , 2. Jumlah daun( helai ), 3. Berat berangkasan basah(gram ), 4. Berat berangkasan kering(gram ), 5. Indeks panen ( % )
HASIL DAN PEMBAHASAN
a. Hasil
Hasil analisis keragamanmenunjukkan bahwa perlakuan komposisimedia tanam berpengaruh sangat nyataterhadap tinggi tanaman dan berpengaruhnyata terhadap jumlah daun, beratberangkasan basah, berat berangkasankering, serta indeks panen ( Tabel 1. ). HasilUji BNJ dapat dilihat pada Tabel 2, dan
3. 
 
Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi……
 (Heniyati Hawalid) 439
Tabel 1. Hasil analisis keragaman komposisi media tanam dan jenis pupuk organik cair serta interaksinyaterhadap semua parameter yang diamatiParameter yangDiamatiPerlakuanKK(%)M J ITinggi Tanaman (cm)Jumlah Daun (helai)Berat Berangkasan Basah (g)Berat Berangkasan Kering (g)Indeks Panen (%)*******tn*****tntntntntn5,426,836,7516,784,93 Keterangan :* = Berpengaruh nyata, ** = Berpengaruh sangat nyata, tn = Berpengaruh tidak nyata , M = Komposisimedia tanam, J = Jenis pupuk organik cair , I = Interaksi, KK = Koefisien KeragamanTabel 2. Respon komposisi media tanam terhadap peubah yang diamatiPerlakuanTinggi Tanaman(cm)JumlahDaun( helai)Beratberangkasanbasah ( g )Beratberangkasankering ( g )IndeksPanen( % )M
1
 M
3
 M
2
 22,30 aA23,36 aA26,29 bB7,93 aA8,20 abA8,71 bA42,82 aA44,07 abA46,50 bA4,10 aA4,23 abA5,03 bA73,70 aA75,56 abA78,88 bABNJ 0,05 =0,01 =1,582,070,690,913,214,210,911,194,565,97Tabel 3. Respon jenis pupuk organic cair terhadap peubah yang diamatiPerlakuanTinggi Tanaman(cm)Beratberangkasanbasah ( g )Beratberangkasankering ( g )IndeksPanen( % )J
1
 J
3
 J
2
 23,00 aA24,00 aA25,00 bB41,07 aA43,50 aA48,82 bB3,87 aA4,50 abA5,00 bA72,73 aA76,19 abAB79,22 bBBNJ 0,05 =0,01 =1,582,073,214,210,911,194,565,97
b. Pembahasan
Berdasarkan hasil penelitianperlakuan komposisi media tanammemberikan pengaruh terhadap tinggitanaman, jumlah daun, berat berangkasanbasah, berat berangkasan kering, danindeks panen.Perlakuan komposisi media tanamtanah, arang sekam, kompos bakung(2:3:2) memberikan pengaruh terbaik dibandingkan perlakuan komposisi mediatanam tanah, arang sekam, kompos bakung(3:2:1) dan perlakuan komposisi mediatanam tanah arang sekam, kompos bakung(1:1:3). Hal ini diduga komposisi mediatanam tanah, arang sekam, kompos bakung(2:3:2) merupakan komposisi media yangpaling sesuai dan dapat memenuhikebutuhan tanaman. Komposisi mediatanam menciptakan kondisi media tanamyang gembur, mampu menyimpan air, danunsur hara, mempunyai drainase, aerase

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->