Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tugas Softskill Ekonomi Koperasi 4 Mengapa Koperasi Tidak Berkembang Dan Maju Secara Signifikan

Tugas Softskill Ekonomi Koperasi 4 Mengapa Koperasi Tidak Berkembang Dan Maju Secara Signifikan

Ratings: (0)|Views: 128|Likes:
Published by ria0712

More info:

Published by: ria0712 on Nov 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/22/2013

pdf

text

original

 
TUGAS SOFTSKILL EKONOMI KOPERASI 4
MENGAPA KOPERASI TIDAK BERKEMBANGDAN MAJU SECARA SIGNIFIKAN
DOSEN : NURHADI
RIAWATI TANOYO192110502EA27
UNIVERSITAS GUNADARMAFAKULTAS EKONOMIJURUSAN MANAJEMEN EKONOMI
 
MENGAPA KOPERASI TIDAK BERKMBANG DAN MAJUSECARA SIGNIFIKAN
Mengapa di Indonesia, koperasi yang dikatakan sebagai sokoguru perekonomian diIndonesia kita justru belum bisa berbuat banyak? sedangkan, koperasi di berbagai belahanpenjuru dunia selain di Indonesia, ternyata justru berperan penting dan sangat signifikandalam menumbuhkan perekonomian suatu negara, sekaligus dapat menambah kesejahteraanmasyarakatnya.sangat ironis bila bisa dilihat dalam daftar 300 koperasi terbaik di seluruh dunia yangdicatat oleh ICA General Assembly ICA Oktober 2007 di Singapura, di mana delegasikoperasi dari Indonesia belum ada satu pun yang berhasil masuk dalam daftar koperasiterbaik.Kondisi ini berbanding terbalik dengan negeri kapitalis Amerika Serikat, di manakoperasi di Amerika Serikat justru menjadi penyumbang delegasi terbanyak dalam 300koperasi terbaik versi ICA dengan jumlah 67 Koperasi. Padahal kita mampu menjadiKOPERASI terbaik pada masa kepemerintahan PRESIDEN SOEHARTO. Karena itumenjadi tugas bersama bagi kita semua di Indonesia untuk bersama-sama meniatkan hati danmembangun perekonomian negeri ini dengan cara berkoperasi, karena koperasi adalah badanusaha yang paling sesuai dan dengan nilai-nilai bangsa.Untuk itu harus ada komitmen yang kuat dari semua masyarakat Indonesia terutamapara pemimpin, untuk bisa memajukan kembali koperasi sesuai dengan cita-cita para pendiribangsa. Mari kita bergandeng tangan untuk memulai berkoperasi, yang sudah menjadi cita-cita bangsa kita sejak lama.Namun dalam memajukan koperasi, kita harus membuat suatu gerakan. Agar gerakanini mampu memotivasikan diri kita untuk memajukan Koperasi di Indonesia. GEMASKOP(Gerakan Masyarakat Sadar Koperasi)Belakangan ini kita dapat menyaksikan iklan layanan masyarakat yang terlihatkementrian koperasi Indonesia mulai menyerukan untuk masyarakat memulai kembaligerakan koperasi yang nyaman,aman,terkendali,efektif serta efisien. Pada dasarnya iklanlayanan tentang koperasi tersebut menginginkan masyarkat untuk menumbuhkan kembalirasa kepercayaan terhadap koperasi.
 
Masalah Utama Koperasi Tidak Berkembang Dengan Baik
koperasi menjadi salah satu unit ekonomi yang punya peran besar dalammemakmurkan negara ini sejak zaman penjajahan sampai sekarang. perkembangan koprasitidak berkembang dengan baik dikarenakan beberapa hal yaitu:1. Imej koperasi sebagai ekonomi kelas dua masih tertanam dalam benak orang
 – 
orangsehingga, menjadi sedikit penghambat dalam pengembangan koperasi menjadi unit ekonomiyang lebih besar ,maju dan punya daya saing dengan perusahaan
 – 
perusahaan besar.2. Perkembangan koperasi dimulai dari atas (bottom up) tetapi dari atas (top down),artinyakoperasi berkembang bukan dari kesadaran masyarakat, tetapi muncul dari dukunganpemerintah yang disosialisasikan ke bawah. Berbeda dengan yang di luar negeri, koperasiterbentuk karena adanya kesadaran masyarakat untuk saling membantu memenuhi kebutuhandan mensejahterakan yang merupakan tujuan koperasi itu sendiri, sehingga pemerintahtinggal menjadi pendukung dan pelindung saja. pemerintah bekerja double selain mendukung juga harus mensosialisasikanya dulu ke bawah sehingga rakyat menjadi mengerti akanmanfaat dan tujuan dari koperasi.3. Tingkat partisipasi anggota koperasi masih rendah, ini disebabkan sosialisasi yang belumoptimal. Masyarakat yang menjadi anggota hanya sebatas tahu koperasi itu hanya untuk melayani konsumen seperti biasa, baik untuk barang konsumsi atau pinjaman. Artinyamasyarakat belum tahu esensi dari koperasi itu sendiri, baik dari sistem permodalan maupunsistem kepemilikanya. Mereka belum tahu betul bahwa dalam koperasi konsumen juga berartipemilik, dan mereka berhak berpartisipasi menyumbang saran demi kemajuan koperasimiliknya serta berhak mengawasi kinerja pengurus. Keadaan seperti ini tentu sangat rentanterhadap penyelewengan dana oleh pengurus, karena tanpa partisipasi anggota tidak adakontrol dari anggota nya sendiri terhadap pengurus.4. Manajemen koperasi yang belum profesional, ini banyak terjadi di koperasi koperasi yanganggota dan pengurusnya memiliki tingkat pendidikan yang rendah. contohnya banyak terjadipada KUD yang nota bene di daerah terpencil. Banyak sekali KUD yang bangkrut karenamanajemenya kurang profesional baik itu dalam sistem kelola usahanya, dari segisumberdaya manusianya maupun finansialnya. Banyak terjadi KUD yang hanya menjaditempat bagi pengurusnya yang korupsi akan dana bantuan dari pemerintah yang banyak 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->