Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
23Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan Ransum Tikus

Laporan Ransum Tikus

Ratings:

4.5

(4)
|Views: 2,046 |Likes:
Published by Hurry Zamhoor
Laporan Praktikum
Laporan Praktikum

More info:

Published by: Hurry Zamhoor on Jan 29, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

03/27/2013

 
Laporan PraktikumEvaluasi Nilai Biologis Komponen Pangan
NPR PROTEIN RANSUM DAN PENGARUH PROTEIN RANSUM TERHADAP PERTUMBUHANTIKUS DAN BERAT ORGAN
Ir. Sutrisno Koeswara, M.Sc
1)
dan Desty Gita Pratiwi,S.TP
2)1)
PJP Praktikum
2)
Asisten Praktikum
Kelompok/Golongan: D/4
Hurry Zamhoor P. (F24052173), Riska Rudiyanti Dewi (F24051879), Kamalita Pertiwi(F24052300), Galih Nugroho (F24052308)
PENDAHULUAN
Protein adalah senyawa organikkompleks berbobot molekul tinggi yangmerupakan polimer dari monomer-monomerasam amino yang dihubungkan satu sama laindengan ikatan peptida. Molekul proteinmengandung karbon, hidrogen, oksigen,nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor.Protein berperan penting dalam struktur danfungsi semua sel makhluk hidup dan virus(Anonim
a
, 2009)Protein ditemukan oleh Jöns JakobBerzelius pada tahun 1838. Protein yangterkandung dalam bahan pangan setelahdikonsumsi akan mengalami pencernaan(pemecahan/ hidrolisis) oleh enzim-enzimprotease menjadi unit-unit penyusunnya(Muchtadi, 1993).Struktur protein dapat dilihat sebagaihirarki, yaitu berupa struktur primer (tingkatsatu), sekunder (tingkat dua), tersier (tingkattiga), dan kuartener (tingkat empat). Strukturprimer protein merupakan urutan asam aminopenyusun protein yang dihubungkan melaluiikatan peptida (amida). Sementara itu, struktursekunder protein adalah struktur tiga dimensilokal dari berbagai rangkaian asam aminopada protein yang distabilkan oleh ikatanhidrogen (Anonim
a
, 2009).Kekurangan Protein dapatmenyebabkan penyakit kwasiorkor.Kekurangan yang terus-menerus akanmenyebabkan marasmus dan berakibatkematian. Beberapa makanan sumber protein,yaitu : daging, ikan, telur, susu, tumbuhanberbji,suku polong-polongan, dan lain-lain.Metode yang dapat digunakan dalamteknik evaluasi nilai gizi protein terdiri darimetode in vitro dan metode in vivo. Metode invitro dilakukan di luar tubuh, berupa simulasipencernaan dalam wadah menggunakanbuffer enzim pencernaan yaitu pepsin secaratunggal atau diikuti dengan tripsin. Metode invivo dilakukan di dalam tubuh makhluk hidup,berupa hewan percobaan atau manusia(Palupi dan Prangdimurti, 2008).Metode in vivo merupakan metodeevaluasi nilai biologis pangan yang sensitifdan dapat memberikan informasi yang akuratmengenai manfaat dan keamanan pangankarena dilakukan dengan menggunakanorganisme hidup secara utuh. Prinsip darimetode ini adalah melakukan pemberianmakan pada hewan atau manusia untukmelihat manfaat suatu bahan pangan terhadaptubuh (Zakaria dkk, 2007).Penggunaan hewan percobaandilaksanakan secara sangat hati-hati dantanpa penyiksaan. Di Amerika, laboratoriumyang menggunakan hewan percobaansenantiasa diperiksa petatutannya dalammemanfaatkan hewan oleh federalgovernment melalui peraturan the AnimalWelfare Act and its amendments, yangdikeluarkan semenjak tahun 1966 (Zakariadkk, 2007).Metode yang digunakan dalampraktikum ini adalah metode in vivo denganmenggunakan tikus percobaan. Tikuspercobaan yang digunakan adalah tikus putihSprague Dawley. Ransum yang diberikanberbeda untuk masing-masing kelompok tikus,yaitu ransum standar yang mengandungkasein, ransum non-protein, dan ransumsampel yang mengandung isolat proteinkedelai. Kasein termasuk sumber proteinhewani, sedangkan isolat protein kedelaitermasuk sumber protein nabati.
 
ParameterKasein (%) ISP (%)Kadar Protein 78,80 76,80Kadar Lemak 0,47 3,46Kadar Air 11,19 9,83Kadar Serat Kasar 0,32 0,61Kadar Abu 3,47 5,76Kadar Karbohidrat 5,75 3,54KomposisiRansum (gr)Kasein(g) ISP (g)NonProtein (g)Protein 126,9 110,7 0Lemak(minyak) 79,4 64,2 64Mineral Mix 45,6 36,1 40Air 35,8 31,6 40Serat 9,6 7,8 8Vitamin 10 8,5 8Pati 692,7 791,1 640Basis 1000 850 800Kedelai merupakan komoditi yangsangat penting karena mengandung proteindan lemak yang tinggi (Liang, 1999). IsolatProtein Kedelai (Soy Protein Isolate) adalahprotein kedelai yang dimurnikan hinggakandungan proteinnya 90% (Anonim
b
, 2009 ).Analisis untuk mengetahui pengaruhprotein ransum adalah melalui penentuan nilaiNPR (Net Protein Ratio), PER (ProteinEfficiency Ratio), Biological Value (BV), NetProtein Utilization (NPU), Protein RetentionEfficiency (PRE), Relative Protein Value(RPV), Chemical score, dan Protein score.Dalam praktikum ini, digunakan penentuanNPR dan PER untuk mengetahui pengaruhprotein ransum terhadap pertumbuhan tikusdan berat organnya (Bender dan Doell, 1957).PER (Protein Efficiency Ratio) adalahsuatu pengujian 28 hari untuk mengetahuipertambahan berat badan per satu gramprotein yang dikonsumsi (Muchtadi, 1993).FDA menggunakan PER sebagai dasar untukpersentase USRDA (US recommended dailyallowance (USRDA) untuk protein yangtampak pada label.NPR (Net Protein Ratio) adalah suatupengujian selama 10 hari untuk mengetahui jumlah protein yang digunakan untukpemeliharaan tubuh, jadi digunakan hewanpercobaan yang diberi ransum non-protein.Praktikum ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh pemberian beberapa jenis ransumterhadap nilai gizi protein dengan perhitungannilai PER (Protein Efficiency Ratio), NPR (NetProtein Ratio), dan berat organ tikuspercobaan.
BAHAN DAN METODEBahan dan Alat
Dalam praktikum ini digunakan tikuspercoban dari galur Wistar sebanyak 26 ekor.Bahan-bahan yang digunakan sebagai ransumtikus meliputi selulosa, minyak, tepungkasein, tepung kedelai, isolat protein kedelai,vitamin, garam, dan air. Bahan kimia yangdigunakan antara lain : eter dan alkohol.Alat-alat yang digunakan dalampraktikum ini adalah : kandang pemeliharaan,toples berisi kloroform, alat bedah (pisau,gunting, pinset), alas/media bedah, kertassaring, aluminium foil, dan neraca analitik.
Metode1. Perhitungan jumlah ransum yang harusditimbang
Tabel 1. Komposisi Proksimat RansumTikusTabel 2. Komposisi Ransum Tikus (%)Contoh perhitungan :
Jumlah yang harus ditimbang dalambasis 1000 g ransum kasein :1. Protein = (1,6 x 100)/ (78,8 :6,25)= 12,69 g x 10 = 126,9 g2. lemak = 8 (12,69 x 0,47)/100 =7,94 g x 10 = 79,4 g3. mineral = 5 – (12,69 x 3,47)/100 =4,56 g x 10 = 45,6 g4. serat = 1 – (12,69 x 0,32)/100 =0,96 g x 10 = 9,6 g5. vitamin = 10 g6. air = 5 – (12,69 x 11,19)/100=3,58 g x 10 = 35,8 g7. pati = 1000 – (126,9 + 79,4 + 45,6+ 9,6 + 10 + 35,8) = 692,7 g
2. Pemberian Ransum
Jumlah total tikus yang digunakandalam percobaan ini adalah 16 ekor yangdibagi dalam 3 kelompok, yaitu :1. Kelompok CAS (6 ekor) yang diberiransum standar protein (kasein) danair putih
 
2. Kelompok SOY (5 ekor) yang diberiransum isolat protein kedelai dan airputih3. Kelompok NON (5 ekor) yang diberiransum yang tidak mengandungprotein dan air putihKelompok Tikus(CAS,SOY,NON)diberi ransumditimbang berat badan dan sisa ransumsetiap hari selama 10 hari
3. Pembedahan dan penimbangan organ
Tikus dimasukkan ke dalam toples yangdidalamnya terdapat kapas yang ditetesikloroformsetelah pingsan, segera dikeluarkan, dandisemprot dengan alkoholtikus diletakkan di atas talenan berlapisalumunium foilkulit perut tikus ditarik dengan pinset dandibedah dengan gunting/pisaupembedahan dilakukan dari bagianbawah tubuh menuju bagian atasorgan tikus dikeluarkan (ginjal, hati danlimfa)ditimbang
PEMBAHASAN
Protein memegang peranan yangsangat penting dalam semua sel hidup untukmenjalankan berbagai fungsi dan mengatursebagian besar aktivitas fisik dan kimia yangpenting bagi tubuh (MacGregor, 2000). Dalamtubuh, protein digunakan sebagai zatpembangun, menjaga dan memperbaiki jaringan. Jika karbohidrat tidak mencukupisebagai sumber energi, maka protein dapatdiubah menjadi karbohidrat melaluiglukoneogenesis.Struktur protein dapat dilihat sebagaihirarki, yaitu berupa struktur primer (tingkatsatu), sekunder (tingkat dua), tersier (tingkattiga), dan kuartener (tingkat empat). Strukturprimer menyangkut urutan asam amino yangmenyusun protein dalam ikatan tulangpunggung peptida. Urutan asam amino yangmenyusun protein berpengaruh dalam bentuktiga dimensi dan sekaligus fungsi protein.Struktur sekunder menyangkut pelipatanikatan peptida, sebagai akibat ikatan hidrogenantara O gugus karboksil dengan H dari NHpada ikatan peptida (Umland dan Belama,1999). Struktur sekunder yang terbentuk,dapat berupa :
alpha helix (
α
-helix, "puntiran-alfa"),berupa pilinan rantai asam-asamamino berbentuk seperti spiral;
beta-sheet (
β
-sheet, "lempeng-beta"),berupa lembaran-lembaran lebar yangtersusun dari sejumlah rantai asamamino yang saling terikat melalui ikatanhidrogen atau ikatan tiol (S-H);
beta-turn, (
β
-turn, "lekukan-beta"); dan
gamma-turn, (
γ
-turn, "lekukan-gamma").Struktur alpha helix terjadi karena pelipatandalam satu rantai polipeptida akibat ikatanhidrogen (intramolekuler), sedangkan strukturbeta-sheet terjadi ikatan hidrogen atauinteraksi antara dua rantai polipeptida ataulebih (Yudkin dan Offord, 2000)Gabungan dari aneka ragam daristruktur sekunder akan menghasilkan strukturtiga dimensi yang dinamakan struktur tersier.Struktur tersier biasanya berupa gumpalan.Beberapa molekul protein dapat berinteraksisecara fisik tanpa ikatan kovalen membentukoligomer yang stabil (misalnya dimer, trimer,atau kuartomer) dan membentuk strukturkuartener. Contoh struktur kuartener yangterkenal adalah enzim Rubisco dan insulin(Anonim
a
, 2009).Metode pengukuran kualitas proteindapat menggunkan 2 cara, yaitu:(a) Biological assays(b) Analisis kimiaSejak tahun 1919 hingga saat ini, PERtelah banyak digunakan untuk mengevaluasikualitas dari protein dalam pangan. PER(Protein Efficiency Ratio) adalah suatupengujian 28 hari untuk mengetahuipertambahan berat badan per satu gramprotein yang dikonsumsi (Muchtadi, 1993).FDA menggunakan PER sebagai dasar untukpersentase USRDA (US recommended dailyallowance (USRDA) untuk protein yangtampak pada label.

Activity (23)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Riecha Priherlista added this note
dwonlodny gimana?/
Ir Darmawati liked this
Khoirun Nisa liked this
KHarbea Clalu liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->