• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • 3
    CommentGo Back
Download
Elektroplating Perak
Oleh
Pakde jongko
PENGANTAR

Perak dalam bentuk murni merupakan logam yang lunak, putih dan kilap yang mana sangat maleable, liat dan mampu poles. Umumnya perak tahan terhadap asam kecuali asam nitrat dan asam kromat, dengan asam nitrat akan segera larut, dengan asam kromat membentuk perak kromat berwarna merah gelap. Pada suhu ruang konduktivitasnya tertinggi. Pemanasan diudara yang bersih tidak akan teroksidasi tetapi karena afinitasnya terhadap belerang membentuk tarnis (bercak, noda).

Pada tahun 1840 Elkington mematenkan metode pelapisan perak yang kemudian menjadi awal industri lapis listrik. Larutan yang digunakan menjadi dasar operasi sampai kini, yaitu perak sianid ganda dengan sianid bebas berlebihan. Larutan lain yang juga digunakan adalah nitrat, thiourea, thiousianat, sulfamat dan thiosulfat.

KOMPOSISI

Komposisi larutan lapis perak sianid beragam terhadap tujuan lapis perak itu sendiri. Tujuan dekorasi beroperasi dengan kandungan perak rendah daripada yang digunakan pada kepentingan tehnik. Konsentrasi perak yang tinggi mengijinkan penggunaan rapat arus yang tinggi pula. Rumusan susunan larutan seperti pada tabel.

Susunan larutan lapis listrik perak
g/1
Perak cerah
High speed
endapan tebal
Perak sebagai logam
20-45
35-115
Perak sianid
21-58
44-153
Kalium sianid(total)
50-78
68-235
Kalium sianid(bebas)
35-50
45-160
Kalium karbonat
15-90
15-90
Kalium nitrat
-
40-60
Kalium hidoroksida
-
4-30
Rapat Arus A/dm2
(agitasi)
0,5-1,5
0,5-10,0
Suhu
20-28
38-50
Brightener
kebutuhan
kebutuhan
karbon aktif yang diperlukan 1,2 g/l
Susunan Ag (CN) bervariasi sesuai kebutuhan dan maksud dari pelapisan,
penggunaan dekorasi lebih sedikit daripada tehnik.

Dalam bak, larutan-larutan AgCN akan membentuk komplek sianid ganda dengan logam alkalisianid menjadi KAg(CN)2, Satu gr AgCN memerlukan 0,5 gr KCN, penambahan sianid bebas sesuai dengan rumusan diatas umumnya persiapan diawali dengan menguraikan sejumlah KCN dalam setengah volume larutan total (air) yang sudah dideionisasi. Kemudian AgCN ditambahkan pelan-pelan disertai pengadukan untuk membentuk komplek sianid. Kemudian garam lain ditambahkan hingga volume total air terpenuhi. Selanjutnya larutan difilter dengan karbon aktif sebelum penambahan brightener.

Umumnya bak larutan perak dipersiapkan seperti itu, apabila KAg(CN)2 sudah tersedia, cara peracikan larutan berbeda dari yang sudah dikemukakan. Semua bahan yang dilarutkan dalam setengah dari volume air total KAg(CN)2 dan brightener tidak ikut dilarutkan. Racikan tadi dipanasi 70\u00b0C dan tambahkan karbon aktif 1,2 gr/l, diaduk selama \u00b11 jam. Racikan ditambah air sampai mendekati volume operasi, kemudian KAg(CN)2 dimasukkan disertai pengadukan sampai merata. Kemudian ditambah brigtener, dengan metode tersebut perak tidak hilang dengan adanya karbon aktif.

Kandungan perak dengan sianida tinggi menambah daya lontar (throwing
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...

minta ifonya tentang larutan yang terkandung dalam silver free nickle elektroplating untuk pelapis logam kuningan dan zinc alloy, dan larutan black free nickle yang bisa nempel terhadap barang yang sudah dilapisi silver.

sama sama semoga bermanfaat

terimakasih atas informasinya

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...