bule saya yang liat pengakuan saya barusan, pasti dia akan bilang gini sambil ngelotot: Arie,where on earth have you been? makanya ini sekalian juga buat kabur ditulis pakek Indonesia,tapi pasti temen-temen yang Malaysia pasti pada bisa nebak kira-kira maksudnya apa, samakayak saya juga tebak-tebak tulisan-tulisan disini yang mirip banget sama Indonesia).Let’s Give a hand for the speaker :-)OK, mungkin kalo screenshot teori doang temen-temen pada bosen. Mari kita langsung skipke demo yang dia kasih aja. BTW kalo bikin video tu gini nih, tapi ada masukan dari saya: itukalau ada feedback dari audience sebisa mungkin diatur agar masuk juga ke rekaman video,supaya penonton yang dari video doang bisa tau / dengar apa yang sedang dikomunikasikandisana. Let me rephrase this in English so that my idea would be recognised worldwide: If it’s possible then provide microphone to audience who’s speaking interactively with the speaker so that we, people who didn’t attend that event for any reasons, would know what they’retalking about. Masukan dari saya nomer dua, coba kalau soal mik itu musti serius, kalo nggak kedengeran mending jangan diterusin dulu deh acaranya, benerin dulu, jadi kualitas videonya bagus dan jelas, supaya bisa menjangkau masyarakat yang jaaaauh lebih luas lagi yang tidak hadir di konferensi/acara tersebut. Oh iya, ini di saya ada banyak video nih, buat temen-temen di Indonesia yang ngakunya faqir benwit mau saya hibahkan? Kalo mau, ngomong ya,tinggal nanti setelah itu kita diskusikan gimana caranya supaya data-data digital dari saya gini bisa sampai ke rumah temen-temen di Indonesia dengan selamat sampai tujuan. Oh let merephrase my second idea in English again: Please concern about microphone, if it’s not clear,do not continue, fix that first, if it’s going well again, then continue, so that this video withgood quality can reach much more audiences who didn’t attend that conference/event,speaking of people, let’s talk about math here, Total ID-Ruby members nowadays are aroundhalf of thousand, I also know some of ruby guys who are not in ID-Ruby, or some of rubyguys who are in ID-Ruby but never posted there because of several reasons, when I met them personally they usually talked with me that they would love indeed to watch good video fromruby communities in whatever language it is as they tried to understand that (FYI most of myIndonesian friends usually can understand people speaking English in writing or from videos,if it’s too fast, they can always rewind it. I actually also know few of Indonesian friends over there are lazy to learn English and scratch and get lost if it’s in English and prefer to haveIndonesian Version Videos but well that’s another problem, not to be rude honestly, if there’snot so many available videos or not so often in Bahasa Indonesia that’s their problem, never rely on mother tounge so much when there are many great usefull resources in internationallanguage, do not just ask anyone else what to do, but ask also what they can do to this opensource community, I emphasize my recent statements to those few lazy people not to nonIndonesian. Semoga bisa menjadi pencambuk untuk bisa sama-sama lebih baik ke depannya,siapa tau nanti ada muncul ide untuk bikin video lebih serius, pasti saya yakin dan optimisada deh orang-orang / teman-teman di ID-Ruby itu yang mau divideokan :wink: :wink:sambil nyodorin telinga, pengen lihat dimana “Gajah Mada Gajah Mada” Indonesia yang bisa proaktif dan teriak inisiatif sebagai pemuda yang penuh semangat ingin maju. Gak usah takutato khawatir soal benwit, saya di Kuala Lumpur sini aja yang internetnya gak begitu super kenceng kayak temen2 di Eropa / US / Jepang mau kok kalo cuman nyedian DVD trus kirimdeh ke Indonesia, saya juga tau kok ada tuh temen kita yang ada di Eropa yang mau support
Leave a Comment