Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ISLAM MASA Turki Usmani

ISLAM MASA Turki Usmani

Ratings: (0)|Views: 96 |Likes:
Published by Muhammad Ghozali
TUGAS KULIAH
TUGAS KULIAH

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Muhammad Ghozali on Dec 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/31/2013

pdf

text

original

 
PERADABAN DINASTI TURKI UTSMANIYAHBerdiri dan PerkembangannyaDinasti Usmaniyah berdiri sejak Utsman berhasil merebut kekuasaan pada tahun 1300 M.Dinasti ini berkuasa hingga enam abad hingga sultan yang terakhir yakni Wahid ad-Din (1918-1922).[1]Bidang Politik dan Militer Turki Utsmaniyah mengalami masa kejayaannya pada masa pemerintahan
Sulaiman al-Qanuni(1520-1566 M).
Pada masa ini, wilayah kekuasaannya membentang dari Budapest hingga keBagdad.[2] Pada masa kejayaannya, di dalam tubuh militer tersebut pasukan militer bernama
Jenissarin
yang merupakan pasukan militer yang beranggotakan anak-anak Kristen yangmendapatkan pendidikan militer.Dalam sistem pemerintahan Dinasti Turki Utsmani,
Sultan
memegang kekuasaan tertinggidengan menggunakan berbagai macam gelar.
Gelar khalifah
baru dipakai sejak
pemerintahanMurad I (1359-1389 M).
Untuk menjalankan pemerintahan, sultan dibantu oleh seorang perdanamenteri yang lazim disebut dengan
Shadr al-
A’zham
. Perdana menteri inilah yang kemudianberurusan dengan gubernur di setiap wilayahnya.Beberapa penaklukan terjadi pada masa Dinasti Turki Utsmaniyah seperti penaklukan
Konstantinopel
pada masa pemerinahan
Muhammad II
yang bergelar al-Fatih.Penaklukan Kosntantinopel ini berpengaruh kepada beberapa penaklukan setelahnya, yaknipada masa pemerintahan Sulaiman al-Qanuni yang berhasil menaklukkan Iraq, Belgrado,Rhodes, Tunis, Budapest dan Yaman.Bidang Seni Arsitektur dan Pendidikan.Pada dasarnya, Turki adalah sebuah bangsa yang berdarah militer, awalnya mendiami daerahMongol dan daerah utara negeri Cina.
Pasca penyerangan bangsa Mongol terhadap mereka,bangsa ini pindah dan mengabdi kepada saudara mereka yakni bangsa Turki Saljuk.Setelah pimpinan pertama, Ertogul meninggal pada tahun 1289 M. pucuk pimpinandipegang oleh Usman. Dialah yang dianggap sebagai pendiri kerajaan Usmani.[3]
 
Fokus aktifitas dinasti ini adalah pada bidang kemiliteran
, sehingga bidang ilmupengetahuan tidak begitu mendapat perhatian.
Bidang seni arsitektur tampak sangat diminatidan perkembangannya sangat signifikan
. Ini terlihat pada bangunan-bangunan mesjid yangsangat indah. Salah satu mesjid yang terkenal keindahan kaligrafinya adalah
mesjid Aya Sopia
 yakni sebuah mesjid yang awalnya adalah sebuah gereja.Dalam dunia seni arsitektur, Turki memiliki gaya tersendiri yang disebut gaya/style Usmani.Corak ini muncul saat Turki mengalahkan Bizantium, dan pertemuan dua seni arsitektur inimelahirkan gaya baru. Era sultan Sulaiman, Daulah ini memiliki satu lagi mesjid nan indah danmegah yang dibangun oleh Sultan Sulaiman, yakni mesjid Sulaiman. Selain ini, Sultan Sulaiman
 juga membangun madrasah, asrama besar untuk mempelajari al Qur’an, rumah sakit, musalla,
istana, pesanggrahan dan mesium. Kesemuanya ini bergaya arsitektur usmaniyah di bawah
 
arahan seorang ahli bangunan turki,
Sinan Pasha
, dia juga ahli kaligrafi serta penulis prosaterkenal yang dinamakan taazuraat.[4]Kemunculan para ilmuwan era ini sangat sedikit, di antaranya adalah
Haji Kholila
, yakniseorang prajurit tangguh dan memiliki pengetahuan luas. Karyanya yang terkenal adalah Kasyfual Dzunnun, yaitu kamus yang memuat kira-kira 14.500 buah nama kita dalam bahasa Arab dandisusun secara alfabetis. Selain itu karyanya yang lain adalah Taqwimu al Tawarikh dan Tahfatual Haq fi Ikhtiyari al haq (sebuah kitab tentang tasawuf). Tokoh lainnya adalah Daud Inthaqy (w.1598 M). Dia adalah seorang dokter dan pengarang dalam ilmu bidangnya yang terkenal.
Karyanya adalah Tadzkirah Ulil Albab Wa al Jumu’u lil Ujbi al Ujab, Al Nuzhatu al
Mubhiyah fi
Usyizil azhan wa Ta’dili al Amzijah (keduanya kitab tentang ilmu kedokteran). Dalam bidang seni,
syair dan arsitektur, kita kenal dengan seorang penyair muslim terkenal yaitu
Jalaluddin Rumi
,seorang ,muslim Iran yang berdomisili di Asia Kecil.[5]Gerakan penterjemahan karya-karya asing (terutama dari Perancis) ke dalam bahasa Turki, saatitu dilakukan oleh seorang berkebangsaan Hongaria yang sudah masuk agama Islam yangbernama
Ibrahim Mustafarika
. Di antara karya-karya asing yang diterjemahkannya adalahdalam bidang ilmu kedokteran, astronomi, ilmu pasti, sejarah, ilmu bumi, ilmu alam, ilmu politik,ilmu kemiliteran, kemajuan tekhnik Eropa dan kemajuan pembaharuan di Rusia.[6]Dalam catatan sejarah pendidikan, ternyata Turki hanya mampu melahirkan tokoh-tokoh dalambidang seni saja, seperti para penyair dan arsitek ulung dan ternama. Sementara dalam bidangilmu pengetahuan, pada zaman ini mengalami kemandulan. Ini dikarenakan era Turki Usmani,
bidang kemiliteran dan ekspansi wilayah menjadi fokus utamanya, sehingga terabaikanakspansi intelektual.
Bidang EkonomiPada umumnya, daerah-daerah yang dikuasai oleh Dinasti Turki Utsmani adalah daerah yangmempunyai kekayaan alam, seperti Mesir, Syuria, Anatolia dan berbagai wilayah lainnya.Dinamika ekonomi Dinasti Turki Utsmaniyah mencapai puncaknya ketika
kota Bursar menjadipusat perdagangan
penting pada abad ke-15 dan 16 M. Bursar tidak hanya menjadi pusatperdagangan intern Dinasti Turki Utsmaniyah tapi juga hingga ke Eropa.[7]Bidang Keagamaan.Pada masa Dinasti Turki Utsmani, hampir tidak terdapat ulama yang mempunyai pemikiranorisinil, karena pada umumnya para ulama hanya nmengkaji literatur-literatur karya ulamasebelumnya dan menulis keterangan-keterangan atau komentar terhadap karya-karya tersebutyang lazim dikenal dengan
Hasyiyah atau syarah
.[8]Dalam bidang tarekat, aliran tarekat Bektasy merupakan tarekat yang cukup berkembang.Tarekat ini mendapat tempat di kalangan pasukkan Jenissarin. Aliran lainnya yang jugaberkembang adalah tarekat Maulawi yang mendapat dukungan dari pihak pemerintah.C. Dinasti MughalBerdirinya Dinasti Mughal Di India
 
 Dinasti Mughal (1256-1858 M) merupakan kekuasaan Islam terbesar pada anak benua India,yang didirikan oleh Zahiruddin Babur (1526-1530M), salah satu dari cucu Timur Lenk..[9] Iaberambisi dan bertekad untuk menaklukan Samarkhand yang menjadi kota penting di AsiaTengah pada masa itu. Dengan bantuan dari raja Safawi, Ismail I, akhirnya ia berhasilmenaklukan Samarkhand tahun 1492 M, dan pada tahun 1504 M Babur menduduki Kabul,ibukota Afganistan.[10]Setelah Kabul dapat ditaklukan, Babur meneruskan ekspansinya ke India yang saat itudiperintah Ibrahim Lodi, yang sedang mengalami masa krisis, sehingga stabilitas pemerintahanmenjadi kacau. Alam Khan, paman dari Ibrahim Lodi, bersama-sama Daulat Khan, Gubernur Lahore, mengirim utusan ke Kabul, ia meminta bantuan Babur untuk menjatuhkan pemerintahanIbrahim Lodi di Delhi. Permohonan itu langsung diterimanya. Pada tahun 1525 M, Babur berhasilmenguasai Punjab dengan ibu kotanya Lahore. Setelah itu, ia memimpin tentaranya menujuDelhi.[11]Pada tanggal 21 April 1526 M terjadilah pertempuran yang dahsyat di Panipat antara
IbrahimLodi dan Zahiruddin Babur
, yang terkenal dengan pertempuran
Panipat I
. Ibrahim Loditerbunuh dan kekuasaannya berpindah ke tangan Babur, Sejak itulah berdiri dinasti Mughal diIndia, dan Delhi dijadikan ibu kotanya.[12]Perkembangan Dinasti MughalBerdirinya Dinasti Mughal menyebabkan bersatunya raja-raja Hindu Rajputh (seperti RanaSanga) di seluruh India dan menyusun angkatan perang yang besar untuk menyerang Babur.Namun gabungan pasukan Hindu dapat dikalahkan Babur, sementara itu di Afghanistan masihada golongan yang setia kepada keluarga Lodi. Mereka mengangkat adik kandung Ibrahim Lodi,Mahmud menjadi sultan. Tetapi sultan Mahmud Lodi dengan mudah dikalahkan Babur dalampertempuran dekat Gogra tahun 1529 M.[13]Pada tahun 1530 M Babur meninggal dunia dalam usianya 48 tahun. Ia meninggalkan Wilayahkekuasaan yang luas, kemudian pemerintahan pun di pegang oleh anaknya Humayun.Pada pemerintahan Humayun (1530-1540 dan 1555-1556 M), kondisi negara tidak stabil karenaia banyak menghadapi tantangan dan perlawanan dari musuh-musuhnya.[14] Di antaratantangan yang muncul adalah pemberontakan Bahadur Syah, penguasa Gujarat yangmemisahkan diri dari Delhi.[15]Pada tahun 1540 M terjadi pertempuran dengan Sher Khan di Kanauj. Dalam pertempuran iniHumayun kalah dan melarikan diri ke Kendahar dan kemudian ke Persia. Di pengasingan ini dia
menyusun kekuatannya dan di sinilah ia mengenal tradisi Syi’ah. Pada saat itu Persia di pimpin
oleh penguasa Safawiyah yang bernama Tahmasp. Setelah lima belas tahun menyusun

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->