Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Eutanasia Menurut Pandangan Islam

Eutanasia Menurut Pandangan Islam

Ratings: (0)|Views: 402|Likes:
Published by Oppie Raditya

More info:

Published by: Oppie Raditya on Dec 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/29/2013

pdf

text

original

 
EUTANASIA MENURUTPANDANGAN ISLAM
MAKALAH
 
Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pendidikan Agama IslamDosen Pembimbing:H. Mukhlis Syafiq, LCDISUSUN OLEH:
 
Indah mila faniati
AKBID KH PUTRA BREBES
BENDA SIRAMPOG BREBES2012
 
KATA PENGANTAR
 Assalammuallaikum wr.wb.Puji Syukur saya panjatkan Kehadirat Tuhan ALLAH SWT, karenadengan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan makalahtentang
Eutanasia Menurut Pandangan Islam
Makalah ini disusun bertujuanuntuk memenuhi tugas mata kuliah pendidikan agama islam program studi D IIIKebidanan di AKBID Kh Putra BrebesSsya selaku penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yangtelah membantu dan mengarahkan saya terutama kepada Bapak mukhlis syafiqLC selaku dosen pengajar mata kuliah PAI, sehingga saya dapat menyelesaikantugas makalah ini dengan tepat waktu.Semoga Allah SWT selalu melimpahkan rahmat serta hidayahNya kepadasemua pihak yang membantu terselesainya makalah ini.Saya sangat menyadari masih terdapat kekurangan dalam penyusunanmakalah ini. Oleh karena itu, dimohon saran dan kritik yang membangun. Akhirkata semoga makalah yang kami buat dapat bermanfaat bagi pembaca.
Wassalamu‟alaikum wr.wb.
 Benda, Nopember 2012Penulis
 
BAB IPENDAHULUANLatar Belakang
Setiap makhluk hidup, termasuk manusia, akan mengalami sikluskehidupan yang dimulai dari proses pembuahan, kelahiran, kehidupan di duniadengan berbagai permasalahannya, serta diakhiri dengan kematian.Dari prosessiklus kehidupan tersebut, kematian merupakan salah satu yang masihmengandung misteri besar, & ilmu pengetahuan belum berhasil menguaknya.Untuk dapat menentukan kematian seseorang sebagai individu diperlukankriteria diagnostik yang benar berdasarkan konsep diagnostik yang dapatdipertanggungjawabkan secara ilmiah. Kematian sebagai akhir dari rangkaiankehidupan adalah merupakan hak dari Tuhan. Tak seorangpun yang berhak menundanya sedetikpun, termasuk mempercepat waktu kematian.Hak pasien untuk mati, yang seringkali dikenal dengan istilah euthanasia,sudah kerap dibicarakan oleh para ahli. Namun masalah ini akan terus menjadibahan perdebatan, terutama jika terjadi kasus-kasus menarik.Para ahli agama, moral, medis, & hukum belum menemukan kata sepakatdalam menghadapi keinginan pasien untuk mati guna menghentikanpenderitaannya. Situasi ini menimbulkan dilema bagi para dokter, apakah iamempunyai hak hukum untuk mengakhiri hidup seorang pasien atas permintaanpasien itu sendiri atau keluarganya, dengan dalih mengakhiri penderitaan yangberkepanjangan, tanpa dokter itu sendiri menghadapi konsekuensi hukum. Sudahtentu dalam hal ini dokter tersebut menghadapi konflik dalam batinnya.Sebagai dampak dari kemajuan kemajuan ilmu & teknologi kedokteran(iptekdok), kecuali manfaat, ternyata berdampak terhadap nilai-nilai etik/moral,agama, hukum, sosial, budaya, & aspek lainnya.Kemajuan iptekdok telahmembuat kabur batas antara hidup & mati. Tidak jarang seseorang yang telahberhenti pernapasannya & telah berhenti denyut jantungnya, berkat intervensimedis misalnya alat bantu nafas (respirator), dapat bangkit kembali.Pada dewasa ini, para dokter & petugas kesehatan lain menghadapisejumlah masalah dalam bidang kesehatan yang cukup berat ditinjau dari sudut

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->