Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
CAROTICO COVERNOSUS FISTULA

CAROTICO COVERNOSUS FISTULA

Ratings: (0)|Views: 326|Likes:
Published by Dudi
Referat Bedah Thoraks
Referat Bedah Thoraks

More info:

Published by: Dudi on Dec 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/24/2014

pdf

text

original

 
CAROTICO COVERNOSUS FISTULA
A.
PENDAHULUAN
Carotico cavernous fistula adalah suatu tipe khusus dari fistula arterivena dural, yangditandai dengan shunting abnormal pada arterivena pada sinus cavernosus. Laporan kasus fistulaarterivena dural pertama kali dipublikasikan pada tahun 1930. Manifestasi klinik dikenal, tetapi patofisiologi masih belum dipahami dengan baik. Barrow dan rekannya mengembangkan sistemklasifikasi tertentu pada carotico cavernous fistula pada tahun 1985.
(1)
Carotico cavernous sinus fistula (CCF) adalah suatu hubungan yang abnormal antaraarteri karotis dengan sinus cavernosus dan diklasifikasikan secara angiografi sampai padaduramater ataupun secara langsung. CCF spontan adalah suatu fistula arteri-vena pada sinuscavernosus di duramater yang dibedakan dari CCF traumatik atau CCF yang berhubungandengan suatu ruptur aneurisma pada cavernosa arteri karotis interna.
(2)
Suatu carotico cavernous fistula mengakibatkan tekanan yang tinggi pada darah arterialyang masuk pada vena sinus cavernosus yang memiliki tekanan yang rendah. Ada 4 tipe CCFyaitu: tipe A : arteri karotis interna; tipe B: cabang dural dari arteri karotis interna; tipe C :cabang dural pada arteri karotis eksterna; tipe D : bentuk kombinasi.
(1,3)
B.ETIOLOGI
Carotico cavernous fistula dapat disebabkan oleh trauma, cidera kepala tumpul dan lukatembus juga dapat mengakibatkan suatu carotico cavernous fistula. Penyakit ini dapat pulaterjadi secara spontan. Kebanyakan carotico cavernous fistula terjadi secara spontan dan denganetiologi yang tidak diketahui. Namun banyak pula manifestasi klinisnya melibatkan kelainanophtalmologi.
(1,4)
1
 
CCF traumatik hampir selalu terjadi secara langsung dan disebabkankarena terjadinya laserasi arteri karotis interna dengan sinus kavernosus,atau rupture cabang intrakavernosus duramater. Arteri karotis internakavernosus melekat pada duramater pada dasar cranium, pergerakannyaterbatas sehingga cenderung mengalami cedera. Shunting arteri venamengakibatkan arterilisasi sinus kavernosus dan vena yang tersalurkankedalam atau keluar. Tergantung pada jumlah dan arah drainase vena darisinus kavernosus, nervus kranialis atas dapat dipengaruhi. Ketika shunt drainke bagian posterior kedalam sinus pertrosa, kelumpuhan nervus okulomotor,nervus troklearis, atau nervus abdusen yang tersekat dapat terjadi.
(2)
Pembesaran vena oftalmika superior, meskipun seringdipertimbangkan sebagai suatu tanda CCF, dapat ditemukan denganpenyakit lain seperti oftalmopati Graves, pseudotumor orbita, danmeningioma parasellar, namun aliran arterilisasi pada suatu vena oftalmikasuperior yang mengalami dilatasi ditemukan hanya pada CCF.
(2)
C.EPIDEMIOLOGI
Suatu caroticocavernous fistula mengakibatkan tekanan yang tinggi pada darah arterialyang masuk pada vena sinus cavernosus yang memiliki tekanan yang rendah. Carotico cavernousfistula terjadi sekitar 12 % dari semua fistula arterivena dural. Di mana pada tipe A lebih sering pada laki-laki muda. Tipe B, C, dan D lebih sering pada wanita yang berumur lebih dari 50tahun, dengan rasio antara wanita : laki-laki adalah 1 : 7, hal ini di mungkinkan karena besarnyainsiden trauma pada laki-laki.
(1,4)
D.
ANATOMI DAN FISIOLOGI
Sirkulasi Otak 
2
 
Otak merupakan organ yangmetabolismenya paling aktif, walaupun beratnya hanya 2%dari berat badan, otak menerima 17% curah jantung dan menggunakan 20% komsumsi oksigentotal tubuh manusia untuk metabolism aerobiknya.
(5)
Sistem Arteri Otak Otak diperdarahi oleh dua pasang arteri yaitu: a. karotis interna dan a.vertebralis. Didalam rongga cranium, keempat arteri ini saling berhubungan dan membentuk sistemanastomosis, yaitu sirkulus arteri willisi. Dua pertiga jatah darah serebral dialirkan ke sebagian besar serebrum dan diensefalon melalui sistem karotis dan sepertiga sisanya dialirkan ke medullaoblongata, pons, otak tengah, lobus temporal bagian medial dan inferior, lobus parietal, lobusoksipital, dan serebelum melalui sistem vertebralis.
(5)
Sistem KarotisArteri karotis komunis di dalam leher akan terpecah menjadi dua (pada ketinggiankartilago tiroid) menjadi a.karotis eksterna dan a.karotis interna. Tempat percabangan itu agak melebar dan dinamakan sinus karotikus.
(5)
A.Karotis Eksternaa.karotis eksterna mempunyai banyak cabang yang secara keseluruhan merupakanvaskularisasi struktur-struktur wajah dan leher. Ada beberapa cabang anataranya yangmemperdarahi durameter sekeliling otak seperti:
a.meningea media, cabang utama antara lain: cabang frontal, pariental, serta beberapacabang kecil seperti cabang gangliotik.
a.meningea asesorius, cabang dari a.maxilaris atau meningea media.
a.meningea posterior, memperdarahi duramater dan tulang di sekitarnya.
cabang-cabang perforantes meningea, memperdarahi duramater fossa posterior.
3

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
dintaboice liked this
Awang Wibisono liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->