2
BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
Diera globalisasi sekarang ini, perubahan begitu cepat terjadinyasehingga kadang kala kita sendiri belum siap untuk menyikapi perubahan tersebut.Perubahan tersebut terjadi karena perkembangan teknologi dalam berbagaibidang kian canggihnya dan kian cepatnya sehingga mau tidak mau kita jugaterkena imbasnya. Dalam segala bidang, manusia terus menerus mengalamiperubahan karena ilmu pengetahuan terus menerus berkembang sehinggacakrawala berpikir kita kian hari kian maju.Namun sebaliknya, imbas dari perkembangan jaman itu sendiri tidak hanya bergerak kearah positif, tetapi juga menawarkan sisi negatifnya kepadaumat manusia karena sebenarnya perkembangan teknologi tersebut sepertipedang bermata dua. Hanya tinggal kita yang diberi akal oleh Tuhan YangMaha Kuasa ini memilih, mau kearah yang benar atau salah demi mewujudkankeinginan kita.Dalam tulisan ini penulis ingin membahas tentang prilaku aborsi padawanita usia subur, dimana kita tahu bahwa wanita usia subur (WUS) terdiri dariremaja, dan wanita dewasa baik yang menikah maupun belum menikah.Berbicara mengenai aborsi akan menimbulkan berbagai tanggapan danpenilaian yang berbeda-beda pada masing-masing individu karena adanyaperbedaan pengetahuan dari diri mereka sehingga sikap yang ditimbulkannya punberbeda. Sarwono (1989) menyatakan mempertahankan kegadisan merupakan halyang paling utama sebelum pernikahan karena kegadisan pada wanita seringdilambangk
an sebagai “mahkota” atau “tanda kesucian” atau “tanda kesetiaan”
pada suami. Hilangnya kegadisan bisa menimbulkan depresi pada wanita yangbersangkutan. Terlebih lagi bila menimbulkan kehamilan.Hasil studi membuktikan bahwa angka kejadian aborsi pada wanitadewasa yang menikah lebih besar dari pada angka kejadian aborsi pada wanitayang belum menikah termasuk remaja. Penelitian terbaru yang dilakukan