2
EDISI VIII / 2007
THE
EDITORIAL
EDISI VIII / 2007
3
THE
EDITORIAL
PT Imajinasia Indonesia,
Jl. Pelitur No. 33A, www.thelightmagz.com,
Pemimpin Perusahaan/Redaksi:
Ignatius Untung,
Technical Advisor:
Gerard Adi,
Redaksi:
redaksi@thelightmagz.com,
Public relation:
Prana Pramudya,
Marketing:
marketing@thelightmagz.com - 0813 1100 5200,
Sirkulasi:
Maria Fransisca Pricilia, sirkulasi@thelightmagz.com,
Graphic Design:
ImagineAsia,
Webmaster:
Gatot Suryanto“Hak cipta oto dalam majalah ini milik otograer yang bersangkutan, dan dilindungi oleh Undang-undang. Dilarang menggunakanoto dalam majalah ini dalam bentuk / keperluan apapun tanpa seijin pemiliknya.”
ABOUT THE COVERPHOTOGRAPHER:SUPRI FOR REUTERS
Fotogra Indonesia memang berkembang pesat. Angka penjualan photography equipment terus melambung dan terus membukukanrekor baru. Sayangnya hal ini tidak diimbangi dengan rekor-rekor baru dalam kualitas oto yang dihasilkan otograer-otograer Indonesia.Kami menyadari betul akan permasalahan ini. Sikap terlalu cepat puas, ketidakjujuran dalam menilai karya sendiri dan orang lain hinggamotivasi yang salah alamat dalam menekuni otogra mulai mewabah dan menjangkiti pehobi otogra.Sayangnya banyak yang menyetujui pernyataan ini, namun tidak sadar bahwa kita sendiri ikut berdosa dalam menciptakan kondisi ini.Untuk itu, edisi ini kami hadir dengan menghadirkan pesan-pesan yang mudah-mudahan jika dilihat dengan ketenangan hati dan kerenda-han diri, mampu membuka sekat-sekat kesombongan dan ketidakjujuran dalam diri kita dalam mengakui kekurangan itu. Mudah-mudahankehadiran nara sumber pada edisi ini mampu menyadarkan kita dari ketidaktahumaluan kita akan segala kesombongan di atas ketidak-mampuan kita. Dimulai dari kesederhanaan dan kecintaan Riza Marlon yang tekun mendalami wild lie photography di tengah banyaknyaotograer yang lebih tertarik pada otogra yang lebih populer. DIsambung oleh Teddy Lim, seorang yang belum genap 23 tahun yangsudah menembus level regional. Diperkuat oleh kesederhanaan Supri, seorang pewarta oto yang mengawali karirnya sebagai kenek dansupir truk. Dan diakhiri oleh Leo Lumanto, seorang otodidak otogra yang ternyata karyanya lebih memiliki roh daripada kita yang lebihsering menggelari diri sendiri sebagai seorang otograer. Semuanya berakhir pada kesuksesan tanpa dibebani nama besar, namun prestasidan karya yang mendunia. Tidak lain karena kerendahan hati dan passion or good photography.Salam,Redaksi
PASSION FOR GOOD PHOTOGRAPHY
Leave a Comment
mending gw di email aja deh