Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Model Atau Metode Pembelajaran TAI

Model Atau Metode Pembelajaran TAI

Ratings: (0)|Views: 26 |Likes:
Published by Pur Yanto

More info:

Published by: Pur Yanto on Dec 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2013

pdf

text

original

 
Model atau Metode Pembelajaran TAI (Team Assisted Individualy)
 Terjemahan bebas dari istilah di atas adalah Bantuan Individual dalam Kelompok(BidaK) dengan karateristirk bahwa (Driver, 1980) tanggung jawab vbelajaradalah pada siswa. Oleh karena itu siswa harus membangun pengetahuan tidakmenerima bentuk jadi dari guru. Pola komunikasi guru-siswa adalah negosiasidan bukan imposisi-intruksi.Sintaksi BidaK menurut Slavin (1985) adalah: (1) buat kelompok heterogen danberikan bahan ajar berupak modul, (2) siswa belajar kelompok dengan dibantuoleh siswa pandai anggota kelompok secara individual, saling tukar jawaban,saling berbagi sehingga terjadi diskusi, (3) penghargaan kelompok dan refleksiserta tes formatif http://www.g-excess.com/7965/model-atau-metode-pembelajaran-tai-team-assisted-individualy/
Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team AcceleratedInstruction)
Pembelajaran Kooperatif Sebagai Salah Satu Alternatif MetodePembelajaran
1. Tinjauan umum pembelajaran kooperatif Semua model mengajar ditandai dengan adanya struktur tugas, strukturtujuan, dan struktur penghargaan (reward). Struktur tugas mengacukepada dua hal, yaitu pada cara pembelajaran itu diorganisasikan dan jenis kegiatan yang dilakukan oleh siswa di dalam kelas. Hal ini berlakupada pengajaran klasikal maupun pengajaran dengan kelompok kecil,siswa diharapkan melakukan apa selama pengajaran itu, baik tuntutanakademik dan sosial terhadap siswa pada saat mereka bekerjamenyelesaikan tugas-tugas belajar yang diberikan kepada mereka(Ibrahim, dkk, 2000 : 3-4).Struktur tujuan kooperatif terjadi jika siswa dapat mencapai tujuanmereka hanya jika siswa lain dengan siapa mereka bekerja samamencapai tujuan tersebut. Tiap-tiap individu ikut andil menyumbangpencapaian tujuan itu. Siswa yakin bahwa tujuan mereka akan tercapai jika dan hanya jika siswa lainnya juga mencapai tujuan tersebut (Ibrahim,dkk, 2000: 3).2. Tujuan pembelajaran dan hasil belajarModel pembelajaran kooperatif dikembangkan untuk mencapai setidak-tidaknya tiga tujuan pembelajaran penting, yaitu hasil belajar akademik,penerimaan terhadap keragaman, dan pengembangan keterampilansosial.
 
Manfaat Pembelajaran Kooperatif Terhadap KemampuanAkademik
Satu aspek penting pembelajaran kooperatif ialah bahwa di sampingpembelajaran kooperatif membantu memgembangkan tingkah lakukooperatif dan hubungan yang lebih baik di antara siswa, pembelajarankooperatif secara bersamaan membantu siswa dalam pembelajaranakademik meraka.Hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik-teknik pembelajarankooperatif lebih unggul dalam meningkatkan hasil belajar dibandingkandengan pengalaman-pengalaman belajar individual atau kompetitif (Ibrahim, dan Nur, 2000 : 16).Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif memiliki dampak yang amat positif untuk siswa yang rendah hasilbelajarnya (Linda Lundgren, 1994 dalam Ibrahim, dan Nur, 2000:10).Mengapa siswa yang bekerja dalam kelompok kooperatif belajar lebihbanyak dibandingkan dengan kelas yang diorganisasikan secaratradisional?. Menurut teori motivasi, motivasi siswa pada pembelajarankooperatif terutama terletak pada bagaimana bentuk hadiah atau strukturpencapaian tujuan saat siswa melaksanakan kegiatan. Pada pembelajarankooperatif siswa yakin bahwa tujuan mereka tercapai jika dan hanya jikasiswa lain juga akan mencapai tujuan tersebut.Lundgren (1994) dalam Ibrahim, dan Nur, (2000 : 18-19)mengemukakan hasil penelitian yang menunjukkan manfaat penelitiankooperatif pada siswa dengan hasil belajar rendah, yaitu :1) Meningkatkan pencurahan waktu pada tugas.2) Rasa harga diri menjadi lebih tinggi.3) Memperbaiki sikap terhadap bahasa dan sekolah4) Memperbaiki kehadiran5) Angka putus sekolah menjadi rendah6) Penerimaan terhadap perbedaan individu menjadi lebih besar7) Perilaku mengganggu menjadi lebih kecil8) Konflik antar pribadi berkurang9) Sikap apatis berkurang10) Pemahaman yang kebih mendalam11) Motivasi lebih besar12) Hasil belajar lebih tinggi13) Retensi lebih lama14) Meningkatkan kebaikan budi, kepekaan, dan toleransi.
Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Accelerated Instruction)
Selama ini proses transfer pengetahuan bahasa Indonesia dari guru ke
 
murid masih banyak mengandalkan buku yang terbatas bahkan tidak ada,sehingga bahasa Indonesia kurang diminat siswa, serta permasalahanyang berkenaan dengan rendahnya kemampuan guru dalam mengelolaproses pembelajaran yang efektif. Pembelajaran semacam itu bukan sajamembuat bosan para siswanya, namun juga membuat pemikiran merekakurang berkembang, siswa kurang dilatih untuk peka terhadappermasalahan di sekitar dan belajar bagaimana memecahkan masalahmenurut kemampuannya. Oleh sebab itu, perlu diadakan perubahanmodel pembelajaran seperti model pembelajaran kooperatif tipe TAI(Team Accelerated Instruction).Pembelajaran kooperatif tipe TAI ini mengkombinasikan keunggulanpembelajaran kooperatif dan pembelajaran idnidvidual. Tipe ini dirancanguntuk mengatasi kesulitan belajar siswa secara individual. Oleh karenaitu, kegiatan pembelajarannya lebih banyak digunakan untuk pemecahanmasalah, ciri khas pada tipe TAI ini adalah setiap siswa secara individualbelajar materi pembelajaran yang sudah dipersiapkan oleh guru. Hasilbelajar individual dibawa ke kelompok-kelompok untuk didiskusikan dansaling dibahas oleh anggota kelompok, dan semua anggota kelompokbertanggung jawab atas keseluruhan jawaban sebagai tanggung jawabbersama.Model pembelajaran TAI (Team Accelerated Instruction) termasuk dalampembelajaran kooperatif. Dalam model pembelajaran TAI, siswaditempatkan dalam kelompok-kelompok kecil (4 sampai 5 siswa) yangheterogen untuk menyelesaikan tugas kelompok yang sudah disiapkanoleh guru, selanjutnya diikuti dengan pemberian bantuan secara individubagi siswa yang memerlukannya. Keheterogenan kelompok mencakup jenis kelamin, ras, agama (kalau mungkin), tingkat kemampuan (tinggi,sedang, rendah), dan sebagainya.Langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe TAI adalah sebagaiberikut:a. Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materipembelajaran secara individual yang sudah dipersiapkan oleh guru.b. Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untukmendapatkan skor dasar atau skor awal.c. Guru membentuk beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 4-5siswa dengan tingkat kemampuan yang berbeda-beda (tinggi, sedang,dan rendah). Jika mungkin, anggota kelompok terdiri dari ras, budaya,suku yang berbeda tetapi tetap mengutamakan kesetaraan jender.d. Hasil belajar siswa secara individual didiskusikan dalam kelompok.Dalam diskusi kelompok, setiap anggota kelompok saling memeriksa jawaban teman satu kelompok.e. Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman, mengarahkan,dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->