Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Statis Tertentu Pada Balok Sederhana

Statis Tertentu Pada Balok Sederhana

Ratings: (0)|Views: 275|Likes:

More info:

Published by: Srimaden Suharningsih on Dec 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/13/2013

pdf

text

original

 
Statis Tertentu pada Balok Sederhana (Simple Beam) : sesi 1
P
ada soal berikut kita berusaha mencari diagram gaya lintang dan momen lentur pada BalokSederhana (
Simple Beam
) yang akan diberikan tegangan terpusat (
concentrated force
), teganganterdistribusi (
Distributed Load 
) dan kombinasi keduanya.. yang di terapkan pada statis tertentu…
 Contoh 1.1 Gambarkan diagram gaya lintang dan momen lentur pada balok sederhana dengan bebanterpusat (
concentrated load 
). Nilai
 –
nilai dan besarannya, tentuin sendiri
 
oke …
 
Gambar 1.1a
 
Penyelesaian
 
 
Pertama dengan persamaan kesetimbangan balok kita
cari reaksi
 –
reaksi tumpuan
pada balok.Dengan
menggunakan prinsip kesetimbangan momen
di titik B kita cari Reaksi pada titik A
R
 A
.l 
– 
P.b = 0
 
R
 A
= P.b / l 
-- 1Dengan cara yang sama kita cari reaksi pada titik B, kemudian didapatkan
R
B
= P.a / l 
-- 2Keterangan
 
= panjang total pada balok, b = jarak titik B ke titik C, a = jarak titik A ke titik C (dilihatlagi gambar 1.1a)Gak dipraktekan gak bakal ngerti.. so, ayo kita praktekan. Misal sebuah balok (
gambar 1.1
) denganpanjang total (
) = 5 meter, b = 3 meter, dan c = 2 meter. Diberi beban di titik C sebesar 10 Newon. Maka
 
dengan memasukan nilai
 –
nilai tersebut ke persamaan 1 dan 2 diperoleh besar reaksi pada masing -masing tumpuan.R
A
= 10 x 3 / 5= 6 NewtonR
B
= 10 x 2 / 5= 4 Newton
 
Buat potongan dengan jarak
 x 
meter dari penyangga kiri balok ini (
lihat gambar 1.1b yang diberilingkar merah
)… hmmm, sekarang kita anggap ini sebagai sebuah sistem
koordinat 2 sumbu,sumbu x dan sumbu y. sumbu x mewakili panjang balok, sumbu y mewakili gaya lintang dan
momen lentur yang akan kita cari besarnya, dengan titik pusat 0 berada di titik A…
pahami
dulu
ini sebelum lanjut ke langkah berikutnya…
 
Gambar 1.1b
 
 
Tentukan gaya lintang (V) dan momen lenturnya (M) dari x=0 (x pada titik A) sampai x= 2 (x padatitik C) atau kita dapat menyebutnya
V dan M pada 0 < x < 2
 
V=R
 A
=P.b/l M=R
 A
.x=(P.b/l).x 
 
 
 Dari
persamaan tersebut
dapat diketahui bahwa gaya lintang (
V=R
 A
) tetap konstan mulai daripenyangga A hingga titik dimana bekerjanya beban P (titik C atau X = 2), sedangkan momen lentur(
M=R
 A
.x 
 
bentuk persamaan ordo 1) berubah secara linear terhadap x (lihat hasil plot persamaangambar 1.1c)
 
Tentukan
V dan M pada 2 < x < 5
, maksudnya gaya lintang dan momen lenturnya dari x = 2 (x dititik C) sampai x = 5 (x di titik B)
V=R
 A
 
– 
P M=R
 A
.x 
– 
P(x-a)
 Dengan menggunakan kesetimbangan vertikal didapat P = R
A
+ R
B
, maka persamaan di atasdiserdehanakan menjadi
V=P.b/l 
– 
P
 
V=P.b/l 
– 
(R
 A
+ R
B
 )
 
V= P.b/l 
– 
(P.b / l + P.a / l)
 
V= - P.a / l 
 Dengan menggunakan cara yang sama, maka persamaan momen lenturnya
M=P.a(l-x)/l 
 
 
Plot diagram gaya lintang dan momen lentur dari x=0 sampai x=5 dengan menggunakanpersamaan
 –
persamaan yang sudah kita buat.
Perhatikan gambar 1.1c !
, pada gambar sumbu xmewakili panjang balok, sedangkan sumbu y mewakili besar gaya lintang (pada
shear diagram
)atau momen lentur (pada
moment diagram
). dari gambar dapat diketahui besar gaya lintangterbesar ada pada daerah 0 < x < 2 dan gaya lintang terkecil ada pada 2 < x < 5, momen lenturterbesar ada pada saat x = 2 (atau x pada titik C)

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->