Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
kalkulus - ekstremum

kalkulus - ekstremum

Ratings: (0)|Views: 76 |Likes:
Published by mukhlish_novandi

More info:

Published by: mukhlish_novandi on Dec 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/01/2013

pdf

text

original

 
Aplikasi Turunan untuk Menentukan Nilai Ekstrem dari Sebuah Fungsi.
Turunan dapat digunakan untuk menentukan letak titik maxima dan minima sebuah
fungsi. Pada dasarnya, ada dua perbedaan penggunaan kata “maksimum” dalam kalkulus,
yang dibedakan dengan dua awalan yaitu relative dan absolute. Konsep absolute maximumsudah dikenalkan pada bagian 3 buku ini. Kita sebut sebuah nilai real fungsi f memilikisebuah
absolute maximum pada sebuah himpunan S jika ada paling sedikit ada satu titik c didalam S sedemikian sehingga
 ()() 
 
Defenisi Relative Maksimum.
Sebuah fungsi f didefenisikan dalam sebuah himpunan S dikatakan memiliki relativemaksimum pada sebuah titik c jika ada beberapa selang terbuka I yang mengandung csedemikian sehingga
 ()()   
 
Dengan kata lain, sebuah relative maksimum pada c adalah sebuah absolute maksimumdalam neighborhood c, meskipun tidak menjadi absolute maksimum pada S. Contohnyaditunjukkan pada gambar 4.7. berikut. Tentu saja, setiap absolute maksimum, secara khusus,adalah relative maksimum.
 
Defenisi Ekstremum.
Sebuah bilangan dimana bilangan tersebut merupakan relative maksimum atau relativeminimum dari sebuah fungsi f disebut nilai ekstrim atau ekstremum dari f 
 
Teorema 4.3
 Didefenisikan f pada sebuah selang terbuka I, dan asumsikan bahwa f memiliki maximumrelative atau minimum relative pada sebuah titik interior c pada I. Jika f`(c) ada, maka f`(c)=0.
 
Bukti.
Dimisalkan sebuah fungsi Q pada I sebagai berikut :
() ()()()()
 Jika f`(c) ada, Q(x)
Q(c) seperti x
c, maka Q` kontinu pada c. Kita buktikan bahwa Q(c)= 0. Kita lakukan ini dengan menunjukkan bahwa setiap pertidaksamaan Q(c) > 0 danQ(c) < 0 sebagai kontradiksi.Asumsikan bahwa Q(c) > 0. Berdasarkan sifat kontinu fungsi, terdapat sebuah selang pada cdimana Q(x) positif 
Teorema Nilai Rata-rataTeorema Rolle
 Diberikan f adalah sebuah fungsi yang kontinu di setiap titik pada [a,b] dan memeilikisebuah turunan pada setiap titik pada (a,b). Juga asumsikan bahwa f(a) = f(b).Kemudian ada paling sedikit satu titik c pada (a,b) sedemikian sehingga f`(c) = 0
 
Perhatikan illustrasi berikut.
Bukti.
Kita asumsikan f `(x)
0 untuk setiap x pada (a,b), untuk menemukan sebuah kontradiksi.Dengan teorema nilai extreme untuk fungsi kontinu, f harus memiliki absolute maksimum Mdan absolute minimum m pada [a,b]. Teorema 4.3 menjelaskan bahwa tidak semua nilaiekstrem dapat ditemukan pada titik interior. Dari sini, kedua nilai ekstrem terletak pada titik ujung yaitu a dan b. Akan tetapi f(a) = f(b), yang berarti bahwa m = M, dan f konstan pada[a,b]. Hal ini kontradiksi dengan fakta bahwa f`(x)
untuk semua x dalam (a,b). Ini berartibahwa f `(c) = 0 untuk paling sedikit satu titik c yang memenuhi a < c < b. Teorema initerbukti.Kita dapat menggunakan Teorema Rolle untuk membuktikan teorema nilai rata-rata. Sebelumkita mempelajari teorema nilai rata-rata, teorema tersebut dapat membantu untuk mengujitafsiran geometrinya. Setiap kurva yang ditunjukkan pada gambar 4.11 adalah fungsi kontinuf dengan sebuah garis singgung di atas setiap titik dari (a,b). Pada titik (c , f(c)) yangditunjukkan pada gambar 4.11 (a), garis singgung sejajar dengan ruas garis AB. Pada gambar4.11(b), terdapat dua titik dimana garis singgung sejajar dengan ruas garis AB. Teorema nilairata-rata menjamin bahwa ada paling sedikit satu titik dengan bentuk ini.Untuk menterjemahkan bentuk geometri ini ke dalam pernyataan analitik, kita hanya butuhmemeriksa kesejajaran dua garis persamaan dari kemiringannya. Setelah ruas garis ABadalah hasil bagi [f(b)
 – 
f(a)] / (b
 – 
a) dan karena garis singgung pada c adalah turunan f `(c),pernyataan di atas dapat dituliskan sebagai
()()
()
, untuk beberapa c di dalam (a,b)

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->