Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen

faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen

Ratings: (0)|Views: 35 |Likes:
Published by CahMbeling

More info:

Published by: CahMbeling on Dec 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/09/2013

pdf

text

original

 
 Jurusan Manajemen Pemasaran, Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petrahttp://puslit.petra.ac.id/journals/marketing
 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSANPEMAKAIAN JASA WARNET DI KOTA JEMBER
Sujoko
Staf Pengajar Fakultas Ekonomi UNTAG ’45 Surabaya
Abstrak:
Penelitian ini merupakan studi yang menguji tentang pengaruh faktor-faktor perilaku konsumen yang terdiri daribauran pemasaran (product, price, promotion, personal traits place, process, physical evidence), individu konsumen(motivasi, persepsi, sikap, pembelajaran), dan pengaruh lingkungan (budaya, kelas sosial, kelompok acuan) terhadapkeputusan pemakaian jasa warnet di Kota Jember baik secara simultan maupun secara parsial, serta mengetahu variabelprilaku konsumen yang mempunyai pengaruh dominan terhadap keputusan pemakaian jasa warnet. Hasil analisismenunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan baik secara simultan maupun secara parsial antara variabel-variabelbauran pemasaran (product, price, personal traits place, process), individu konsumen (motivasi, persepsi), dan pengaruhlingkungan (budaya, kelompok acuan), terhadap keputusan pemakaian jasa warnet (Y) di Kota Jember. Variabel dominandalam penelitian ini adalah
Price
yang mempengaruhi keputusan pemakaian jasa warnet di Kota Jember.
Kata kunci:
perilaku konsumen, keputusan pemakaian, jasa warnet
.
 
 Abstract
:
This research analyze influence of consumer behaviour factors that consist of marketing mix (product, price, promotion, personal traits, place, process, physical evidence), individual consumer (motivation, perception, attitude,learning), and environment influence (culture, social class, reference group) on the decision of using cyber café service in Jember City, and also to know the dominant variable of consumer behaviour that influences decision of using cyber café service. Result of this research, there are significant influence of consumer behaviour factors that consist of marketing mix(product, price, personal traits, place, process), individual consumer (motivation, perception), and environment influence(culture, reference group) on the decision of using cyber café service in Jember City. The dominant variable in this researchis Price that influence of consumer behaviour on the decision of using cyber café service in Jember City.
 Keywords:
consumer behaviour, decision making, cyber café.
PENDAHULUANLatar Belakang
Teknologi Informasi (TI) kini berkembang amatpesat. Peran
 Internet 
tidak bisa dipungkiri dalam halpenyediaan informasi global. Di zaman globalisasiini, kebutuhan untuk memperoleh informasi yangcepat, mudah dan murah sangat penting sehinggainternet bisa dikatakan menjadi kebutuhan mendasarmanusia (Indosiar.com, 2005).Di Indonesia yangmerupakan negara berkembang, kebutuhan informasiakan sangat tinggi, dan salah satu alat untuk memperoleh informasi tersebut yang dirasakan palingsesuai adalah
 Internet 
. Sekarang komunitas InternetIndonesia meyakini bahwa internet dapat menjadiobat mujarab untuk menjembatani kesenjanganinformasi di Indonesia. (Donny B.U, 2003).Semakin berkembangnya dunia komunikasi dankomputer, teknologi internet menjadi relatif murahdan terjangkau bagi konsumen. Tetapi penggunaaninternet oleh sebagian besar masyarakat Indonesiamasih dianggap sebagai kegiatan yang mahal. Dariseluruh penduduk Indonesia yang berjumlah 220 juta jiwa, baru sekitar lima juta yang mengakses Internet(Mohamed Hatta, Februari 2002).Selain itu mahalnyabiaya pulsa telpon menjadikan masyarakat masihenggan untuk memasang internet sendiri dirumah.Sehingga tidak mengherankan bahwa sebagian besarpengguna internet lebih memanfaatkan jasa internetmelalui fasilitas komputer di tempat umum (Dian,2001).Salah satu tempat yang digunakan mayoritasmasyarakat sebagai sarana mengakses internet adalahwarung internet(warnet). Hal itu terjadi karena bisamengontrol biaya yang akan dikeluarkan. Warnetmerupakan sebuah tempat di mana seseorang bisamengakses internet. Tempat tersebut biasanyadilokasikan sebagai tempat umum mirip dengansebuah restoran, sementara biaya sewanya biasanyadipatok perjam (Indosiar.com, 2005). Menurut catatanAsosiasi Warung Internet Indonesia (AWARI) padabulan mei 2001, tidak kurang dari 2500 warnettersebar di Indonesia, dan (60% - 70%) akses internetdi Indonesia dilakukan di warnet.Tidak beda halnya dengan kot-kota lain, bisniswarnet tumbuh pesat pula di kota Jember. Tingkatpersaingan antar warnet di Jember cukup tinggiterutama berkaitan dengan fasilitas yang dimiliki danharga yang ditawarkan. Internet menghadirkan
9
 
 JURNAL MANAJEMEN PEMASARAN, VOL. 2, NO. 1, APRIL 2007: 9-20 Jurusan Manajemen Pemasaran, Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petrahttp://puslit.petra.ac.id/journals/marketing
 
10
perubahan dramatis pada perilaku konsumen danparadigma pemasaran konvensional. Konsumensemakin cerdas, canggih dan cerewet. Tuntutankonsumen semakin kompleks (Diana, 2001).Agarwarnet ini berhasil dalam mencapai tujuannyaterutama dalam memenuhi kebutuhan konsumen,maka diperlukan adanya analisis perilaku konsumensebagai salah satu cara dalam keberhasilan pema-sarannya.Dalam proses pengambilan keputusan untuk membeli suatu produk berupa barang atau jasakonsumen akan dipengaruhi oleh beberapa faktor, danuntuk memahami perilaku konsumen, pengelolawarnet perlu memahami faktor-faktor tersebut. Adafaktor bauran pemasaran, individu konsumen danpengaruh lingkungan. Faktor-faktor ini dalam inte-raksinya dapat mempengaruhi perilaku konsumenbaik secara parsial maupun secara simultan. Warnetdapat menyusun strategi dan program yang tepatdalam rangka memanfaatkan peluang yang ada danmengungguli pesaingnya.Berdasarkan uraian di atas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Faktor-FaktorYang Mempengaruhi Pemakaian Jasa Warnet di KotaJember”.
Perumusan Masalah
Berdasarkan uraian di atas, maka perumusanmasalah penelitian ini adalah sebagai berikut:1. Apakah faktor bauran pemasaran, faktor individukonsumen, dan faktor pengaruh lingkungan mem-pengaruhi konsumen dalam pengambilan kepu-tusan pemakaian jasa warnet, baik secara simultanmaupun secara parsial?2. Dari faktor bauran pemasaran, faktor individukonsumen, dan faktor pengaruh lingkungan,variabel manakah yang dominan mempengaruhikonsumen dalam membuat keputusan pemakaian jasa warnet ?
Tujuan Penelitian
Berpijak pada rumusan masalah di atas, makatujuan penelitian ini adalah:1. Untuk mengetahui pengaruh faktor bauranpemasaran, faktor individu konsumen, dan faktorlingkungan terhadap perilaku konsumen dalampengambilan keputusan pemakaian jasa warnetbaik secara simultan maupun secara parsial.2. Untuk mengetahui pengaruh paling dominan darifaktor bauran pemasaran, faktor individu kon-sumen, dan faktor lingkungan terhadap pengam-bilan keputusan pemakaian jasa warnet.
Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberimanfaat sebagai berikut:1. Bagi pengelola warnet di kota Jember. Penelitianini dapat memberi informasi yang berguna dalambidang pemasaran dan lebih fokus pada perilakukonsumen dalam pengambilan keputusan pema-kaian jasa warnet. Bagi masyarakat, sebagaipertimbangan dalam mengambil keputusan pe-makaian jasa warnet di kota Jember denganmemperhatikan faktor-faktor yang disediakanwarnet tersebut.2. Bagi peneliti, hasil kajian ini dapat menambahilmu pengetahuan dan wawasan pada bidangpemasaran khususnya mengenai faktor-faktorperilaku konsumen dan dapat memperkayatemuan-temuan yang sudah ada. Sedangkan bagipeneliti berikutnya, sebagi bahan pertimbangandalam mengangkat masalah yang sama besertapemecahannya.
TINJAUAN PUSTAKA
 
Pengertian Jasa (Service)
Menurut Kotler (2000), pengertian jasa adalahsetiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkanoleh satu pihak kepada pihak lain, yang pada dasarnyatidak berwujud dan tidak dapat mengakibatkankepemilikan apapun. Produksinya dapat dikaitkanatau tidak dikaitkan pada suatu produk fisik.
Karakteristik dan Sifat Jasa
Kotler (2000) menyatakan bahwa jasa memilikiempat karakteristik utama yang sangat mempengaruhirancangan program pemasaran jasa, yaitu tidak nyata
(intangible)
, tidak terpisahkan
(inseparable)
, variabel
(variable)
, dan tidak dapat disimpan
(perishable)
.
Bauran Pemasaran Jasa
Menurut Payne (2000) bauran pemasaran yangdiperluas (4P + 3P) adalah tepat untuk jasa, yaitumeliputi unsur-unsur tradisional bauran pemasaran 4P
(Product, Price, Promotion, dan
Place
)
ditambah 3P
(People, Process, dan Provision of Customer Service)
.
Perilaku Konsumen
Menurut James F. Angel, Roger D Blackwell,dan Paul W Miniard (1995), merupakan suatu konseptindakan yang mempelajari bagai mana individu,kelompok, dan organisasi memilih, membeli, meng-gunakan produk (barang atau jasa) yang dapatmemberikan kepuasan, kebutuhan dan keinginannya.
 
Sujoko
:
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan
 
 Jurusan Manajemen Pemasaran, Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petrahttp://puslit.petra.ac.id/journals/marketing
 
11
Konsumen yang merasa puas akan loyal terhadapbarang atau jasa.
Model Perilaku Konsumen
Model Perilaku Konsumen Menurut AssealSumber: Asseal, 1995
Pengambilan Keputusan Konsumen
Model Proses Keputusan Pembelian (Kotler,2000)Sumber: Kotler, 2000
Hipotesis PenelitianH1
: Faktor-faktor bauran pemasaran jasa, individukonsumen, pengaruh lingkungan baik secarasimultan maupun secara parsial berpengaruhsecara signifikan dalam pengambilan keputusanpemakaian jasa warnet.
H2
: Dari faktor-faktor tersebut variabel Pricemerupakan variabel yang dominan mempenga-ruhi konsumen dalam membuat keputusanpemakaian jasa warnet.
METODE PENELITIANDesain Penelitian
Rancangan penelitian menunjukkan kegiatanyang dilakukan oleh peneliti mulai dari perumusanhipotesis sampai pada analisis data. Penelitian inimerupakan metode penelitian
survey
yaitu suatupenelitian yang mengambil sampel dari suatupopulasi dengan mengandalkan kuisioner sebagaiinstrumen pengumpulan data. Dengan demikianpenelitian ini dikategorikan sebagai
explanatoryresearch
, yaitu penelitian yang menjelaskanhubungan kausal antara variabel-variabel penelitianmelalui pengujian hipotesis (Singarimbun, 1995).Unit analisis dalam penelitian ini adalah konsumenyang memakai jasa warnet di kota Jember.
Identifikasi Variabel
Sesuai dengan tujuan penelitian ini, variabel yangakan diuji meliputi variabel dependen (Y) yaitukeputusan konsumen memakai jasa warnet danvariabel independen (X) adalah faktor-faktor perilakukonsumen.
Populasi Dan Sampel Penelitian Populasi
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruhpemakai warnet yang ada pada kota Jember.
Sampel
Penelitian ini jumlah populasinya tidak bisadiketahui secara pasti, maka berdasarkan Malhotra(1999), untuk menentukan jumlah sampel dapatditentukan yaitu minimum 4 atau 5 kali jumlahvariabel yang digunakan. Maka jumlah sampel yangdigunakan sebanyak 125 responden.
Metode Pengambilan Sampel
Metode pengambilan sempel penelitian adalahteknik 
accidental sampling
yaitu metode pengambilansampel yang dilakukan berdasarkan kebetulan(Sugiyono, 1999). Dalam arti seluruh pengunjung

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->