Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Utility Theory

Utility Theory

Ratings: (0)|Views: 671|Likes:
Published by Darmosoewito Luna

More info:

Published by: Darmosoewito Luna on Dec 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/07/2012

pdf

text

original

 
MAKALAH
TEORI
 
NILAI
 
GUNA
 
DAN
 
PREFERENSI
 
RISIKO(
UTILITY 
 
THEORY 
 
AND 
 
RISK 
 
AVERSION 
)
Luna Mantyasih Makarti (0906498603)KEUANGAN PERUSAHAAN LANJUTANProgram Pascasarjana Ilmu ManajemenFakultas Ekonomi Universitas Indonesia2009
 
PENDAHULUAN
Masalah Kajian
 Asumsi bahwa semua investor enggan menanggung risiko (
risk aversion 
)merupakan dasar bagi banyak model pengambilan keputusan yang digunakan dalambidang keuangan. Ada orang yang menyenangi risiko dan ada orang yang acuh-tak-acuh terhadap risiko. Akan tetapi, menurut logika dan pengamatan, sebagian besar pelaku keuangan justru memang menghindari risiko.Para ekonom telah banyak mengembangkan beberapa teori yangmenjelaskan
risk aversion 
. Teori yang paling memuaskan kemungkinan adalah teorinilai guna (
utility theory 
). Di dalam teori ini, dikenal adanya
Hukum Utilitas Marginalyang Semakin Menurun
(
The Law of Diminishing Marginal 
 
Utility 
). Hukum inimenyatakan bahwa semakin banyak barang yang dikonsumsi oleh individu per periode waktu (diasumsikan konstan), semakin kecil kenaikan utilitas total akibatadanya tambahan konsumsi. Dengan kata lain, utilitas marginal dari unit tambahanyang dikonsumsi akan semakin kecil. Dalam konteks
lifetime wealth 
, nilai marginal$1 pada saat miskin akan lebih tinggi dibandingkan pada saat kaya.Pada perkembangan selanjutnya, penjelasan teori ini tidak relevan jika risikoyang dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan dalam skala yang besar dibandingkan dengan skala kecil.
 
 Arrow (1971) dalam ”Essays in the
Theory of Risk-
Bearing”
menyatakan bahwa dalam memaksimalkan
expected utility 
, ada batastertentu dimana individu akan bersikap
risk-neutral 
ketika bertaruh dalam jumlahyang kecil. Sebagian besar ekonom memahami pandangan ini. Namun, sebagianlainnya memprediksi bahwa pendekatan
risk-neutrality 
tidak hanya berlaku untuktaruhan atau spekulasi (investasi dalam konteks pasar modal) dengan risiko dalam jumlah yang sedikit, tapi juga berlaku pada jumlah yang cukup besar.
 
Utilitas marginal dari kekayaan yang terus berkurang bukan penjelasan yangmasuk akal bagi orang-orang yang menghindari risiko pada skala $10, $100, $1.000,atau bahkan lebih. Berdasarkan prediksi di atas, timbul anggapan bahwa paraekonom seringkali membuat kesimpulan menyesatkan dengan menerapkan
expected-utility theory 
untuk menjelaskan
risk aversion 
dalam konteks di manasebenarnya teori tersebut memprediksi risiko yang netral.
 
Dalam teori ekspektasi nilai guna yang konvensional,
risk aversion 
semata-mata hanya dijelaskan oleh kurva cekung dari nilai guna masing-masing individuyang didefinisikan melalui tingkat kekayaan (
wealth level 
). Ketika bertaruh pada jumlah yang sedikit,
marginal utility 
dari kekayaan seseorang harus berkurang secaracepat. Artinya, pada saat tertentu, bahkan jika seseorang ditawarkan kesempatanuntuk keuntungan tidak terduga yang memberinya
marginal utilitity 
yang sedikit, iatidak akan mau mengambil risiko apa pun yang signifikan untuk mendapatkankeuntungan ini.
Tujuan Kajian
Makalah ini akan mempelajari jenis-jenis preferensi risiko, yaitu profil pentingyang harus diidentifikasi guna memaksimalkan nilai guna (
utility 
) investasi seoranginvestor. Tujuan umum dari kajian ini adalah mempelajari anomali-anomali pada
risk aversion 
. Selain itu, tujuan khusus yang ingin dicapai adalah mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat menjelaskan
risk aversion 
selain faktor yang telah didugasebelumnya, yaitu
level of utility 
.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->