Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penjelasan Pancasila dan UUD 45

Penjelasan Pancasila dan UUD 45

Ratings: (0)|Views: 157|Likes:
Published by Dedi Mukhlas
PPKn atau PKn merupakan program pendidikan yang memiliki misi untuk mengembangkan nilai luhur dari moral yang berakar pada budaya dan keyakinan bangsa Indonesia yang memungkinkan dapat diwujudkan dalam perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Bagi guru SD maupun pendidik di jenjang lainnya PPKn atau PKn memiliki dua sisi kegunaan, Pertama untuk dirinya sendiri sebagai warga negara diharapkan menjadi sarana pemahaman, penghayatan, dan perwujudan nilai dan moral pancasila dan UUD’45 dalam kehidupan sehari-hari.
PPKn atau PKn merupakan program pendidikan yang memiliki misi untuk mengembangkan nilai luhur dari moral yang berakar pada budaya dan keyakinan bangsa Indonesia yang memungkinkan dapat diwujudkan dalam perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Bagi guru SD maupun pendidik di jenjang lainnya PPKn atau PKn memiliki dua sisi kegunaan, Pertama untuk dirinya sendiri sebagai warga negara diharapkan menjadi sarana pemahaman, penghayatan, dan perwujudan nilai dan moral pancasila dan UUD’45 dalam kehidupan sehari-hari.

More info:

Published by: Dedi Mukhlas on Dec 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/15/2013

pdf

text

original

 
PANCASILA DAN UUD’45
PPKn atau PKn merupakan program pendidikan yang memiliki misi untumengembangkan nilai luhur dari moral yang berakar pada budaya dan keyakinan bangsaIndonesia yang memungkinkan dapat diwujudkan dalam perilaku dalam kehidupansehari-hari. Bagi guru SD maupun pendidik di jenjang lainnya PPKn atau PKn memilikidua sisi kegunaan, Pertama untuk dirinya sendiri sebagai warga negara diharapkanmenjadi sarana pemahaman, penghayatan, dan perwujudan nilai dan moral pancasila danUUD’45 dalam kehidupan sehari-hari.Kedua, sebagai guru/pendidik diharapkan menjadi media pendidikan yangmemungkinkan peserta didik secara sadar dan sistematis berupaya untuk mengerti,menghayati dan menerapkan nilai dan moral Pancasila dan UUD’45 seseuai dengan perkembangan pribadi dan lingkungannya.
1.Kedudukan dan Fungsi Pancasila.
Kedudukan dan Fungsi Pancasila sebagai titik sentral pembahasan ini adalahkedudukan dan fungsi pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia. Hal ini sesuaidengan kausa finalis pancasila yang dirumuskan oleh pembentuk negara pada hakekatnyaadalah sebagai dasar negara Republik Indonesia. Namun hendaknya dipahami bahwaasal mula pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia adalah digali dari unsur-unsur yang berupa nilai-nilai yang terdapat pada bangsa Indonesia sendiri yang berupa pandangan hidup bangsa Indonesia.
a.Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa.
Pandangan hidup adalah filsafat hidup seseorang yaitu kristalisasi nilai-nilai yangdiyakini kebenarannya, ketepatan dan manfaatnya. Pandangan hidup yang terdiri ataskesatuan rangkaian nilai-nilai luhur tersebut adalah suatu wawasan yang menyeluruhterhadap kehidupan bangsa itu sendiri. Pandangan hidup berfungsi sebagai kerangkaacuan baik untuk menata kehidupan diri pribadi maupun dalam interaksi antar manusia dalam masyarakat serta alam sekitarnya.
b.Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia
Pancasila dalam kedudukan ini sering, disebut sebagai Dasar filsafat atauDasar.Falsafah Negara (Philosofische Gronslag) dari negara, ideologi negara atau(Staatsidee). Dalam pengertian, ini Pancasila merupakan suatu dasar nilai serta normauntuk mengatur pemerintahan negara atau dengan lain perkataan pancasilamerupakan suatu dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara.
 
Konsekuensinya seluruh pelaksanaan dan penyelenggaraan negara terutama segala peraturan perundang-undangan termasuk proses reformasi dalam segala bidang dewasaini, dijabarkan dan diderivasikan dari nilai-nilai Pancasila.Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara tersebut dapat dirinci sebagai berikut :a).Pancasila sebagai dasar negara adalah merupakan sumber hukum (sumber tertibhukum) Indonesia. Dengan demikian Pancasila merupakan asas kerokhaniantertib hukum Indonesia yang dalam Pembukaan UUD 1945 dijelmakan lebihlanjut ke dalam empat pokok pikiran. b).Meliputi suasana kebatinan Geistlichenhintergrund) dari Undang-Undang Dasar 1945c). Mewujudkan cita-cita hukum bagi hukum dasar negara (baik hukum dasar tertulismaupun tidak tertulis).d).Mengandung norma yang mengharuskan Undang-Undang Dasar mengandung isiyang mewajibkan pemerintah dan lain-lain penyelenggara negara . (termasuk para penyelenggara partai dan golongan fungsional) untuk memelihara budi pekerti(moral) kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yangluhur. Hal ini sebagaimana tercantum dalam pokok pikiran keempat yang bunyinya sebagai berikut : “.................Negara berdasarkan atas Ketuhanan yangMaha Esa. menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab ".e).Merupakan sumber semangat bagi Undang-Undang Dasar 1945, bagi penyelenggara negara. para pelaksana pemerintahan (juga para penyelenggara partai dan golongan fungsional).Dasar formal kedudukan. Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesiatersimpul dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV yang bunyinya sebagai berikut :“..............maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat, dengan berdasar kepada Ketuhanan Yang MahaEsa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yangdipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan, serta denganmewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia ".
 
c.Pancasila sebagai Ideologi Bangsa dan Negara Indonesia.
Istilah ideologi berasal dari kata
'idea' 
yang berarti 'gagasan, konsep,
 pengertiandasar, cita-cita' 
dan
'logos' 
yang berarti
‘ilmu',
Kata
'idea' 
 berasal dari kata bahasaYunani
'eidos' 
yang artinya
'bentuk'.
Di samping itu ada kata
‘idein' 
yang artinya
'me/ihat'.
Maka secara harfiah, ideologi berarti ilmu pengetahuan tentang ide-ide (thescience of ideas). atau ajaran tentang pengertian-pengertian dasar. Dalam pengertiansehari-hari,
'idea' 
disamakan artinya dengan,
'cita-cita'.
Cita-cita yang. dimaksudadalah cita-cita yang bersifat tetap yang harus dicapai, sehingga cita-cita yang bersifat tetap itu sekaligus merupakan dasar, pandangan atau faham.Memang pada hakekatnya antara dasar dan cita-cita itu sebenarnya dapatmerupakan satu-kesatuan. Dasar ditetapkan karena ada cita-cita yang mau dicapai.Sebaliknya, cita-cita ditetapkan berdasarkan atas suatu landasan. asas atau dasar yangtelah ditetapkan pula. Dengan demikian ideologi mencakup pengertian tentang idea-idea, pengertian-pengertian dasar, gagasan-gagasan dan cita-cita.
d.Pancasila sebagai Ideologi yang Reformatif, Dinamis dan Terbuka
Pancasila sebagai suatu ideologi tidak bersifat kaku dan tertutup, namun bersifatreformatif, dinamis dan terbuka. Hal ini dimaksudkan bahwa ideologi Pancsila adalah bersifat aktual, dinamis, antisipatif dan senantiasa mampu menyesuaikan dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan, dan teknologi serta dinamika perkembangan aspirasi masyarakat. Keterbukaan ideologi Pancasila bukan berartimengubah nilai-nilai dasar yang terkandung di dalamnya, namun mengeksplisitkanwawasannya secara lebih kongkrit, sehingga memiliki kemampuan yang reformatif untuk memecahkan masalah-masalah aktual yang senantiasa berkembang seiringdengan aspirasi rakyat.
Nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi pancasila sebagai ideologi terbukaadalah sebagai berikut :
 
 Nilai Dasar,
, yaitu hakikat kelima sila Pancasila yaitu Ketuhanan, kemanusiaan, persatu, kerakyatan dan keadilan. Nilai dasar tersebut adalah merupakan essensi darisila-sila Pancasila yang sifatnya universal, sehingga dalam nilai dasar tersebutterkandung cita-cita, tujuan serta nilai-nilai yang baik dan benar.
 Nilai 
Instrumental
 ,
yang merupakan arahan, kebijakan, strategi, sasaran sertalembaga pelaksananya. Nilai instrumental ini merupakan eksplisitasi, penjabaranlebih lanjut dari nilai-nilai dasar dalam rangka penyesuaian dalam pelaksanaan nilai-nilai dasar ideologi Pancasila.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->