Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
72Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Akar Terror Islam

Akar Terror Islam

Ratings:

4.91

(11)
|Views: 7,681 |Likes:
Published by swaranonmuslim

More info:

Published by: swaranonmuslim on Feb 03, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/21/2013

pdf

text

original

 
Abul Kasem | e-mail: abul88@hotmail.com
 
Warning
: 
essay ini terbagi dalam 20 bagian; isinya mungkin dapat membuat sebagian pembaca tersinggung. Penulis tidak bertanggung jawab jika ada pembaca yang merasa marah, tersinggung, terganggu atau terhina setelah membaca serialini. Anda telah diperingatkan. Silakan terus baca, resiko tanggung sendiri.
 
.
AKARTERORISMEISLAM.
 
Bagian 1
 
Mereka bilang kami teroris?Mereka betul — tentu saja kami teroris.Ini memang mata pencaharian kami” 
[Khalid Shaikh Muhammad].
Garis Besar
 Artikel ini menyelidiki penerapan taktik teror yang digunakan sekitar 1.400 tahunyang lalu oleh para Jihadis Islam pertama untuk merampas barang jarahan dan jadicepat kaya melalui perampokan. Tujuan utama esay ini adalah untuk mengetahuiapakah ada hubungan langsung antara Modus Operandi para Jihadis (baca terorisIslam) di jaman Muhammad dan Jihadis jaman sekarang.Ada
100 kasus
pertempuran bersenjata yang diselidiki sebabnya, waktunya,tempatnya dan orang-orang yang terlibat. Hasil detail penyelidikan ini ternyatasangat mengganggu perasaan, membuat orang jadi tercenung. Dari hasil ini tampak jelas, tanpa keraguan sedikit pun, kesamaan yang menggiriskan antara pejuang-pejuang Islam di jaman Muhammad dan di jaman ini. Hampir semua kasuspertempuran, terkecuali dua atau tiga, terjadi karena serangan-serangan terorisagresif oleh para prajurit Muslim. Jihadis Islamlah yang selalu memulai penyerangan,di banyak kasus tanpa ada alasan atau gangguan yang nyata. Serangan teror yangdilakukan prajurit Muslim dengan buas ini termasuk pembantaian, pemusnahan ras,pengusiran ras, pembunuhan atas balas dendam, pembunuhan karena alasan politik,dan di banyak kasus, semata-mata perampokan dan penjarahan belaka. Muhmmadmelakukan serangkaian teror dan penjarahan untuk menghadiahi pengikut-pengikutnya dengan barang-barang jarahan yang mudah dirampas seperti tanah,harta benda, wanita, budak. Kegiatan teror dan perampokan ini membuat para Jihadis itu kaya, dapat membiayai sendiri dan ini sangat penting bagi berdirinyakekuasaan Islam di seluruh Jazirah Arabia. Jangan salah mengerti akan hal ini.Kebanyakan penulis biografi Muhammad menulis laporan panjang tentang perang-perang yang terkenal antara para prajurit Muslim dan para prajurit non-Muslim.Perang-perang besar ini berjumlah sekitar tiga belas dan semuanya ditulis denganlengkap oleh para ahli sejarah. Akan tetapi, justru pertempuran-pertempuran yangkecil yang merupakan kejadian-kejadian yang paling penting untuk mengungkapkan
 
seberapa besar kebuasan, kekejaman, sifat barbar, keserakahan tanpa batas,penjarahan, kelicikian dan nafsu seks yang tak terpuaskan dari orang-orang Islambaru. Ini adalah penemuan yang mengejutkan dan tadinya dirahasiakan baik-baikdiantara orang-orang Islam. Sebenarnya agak menyedihkan kalau diingat hanyasedikit sekali ahli sejarah yang berusaha menyelidiki detail dari kegiatan-kegiatanteror yang “kecil” dan “tak penting” ini.Banyak hukum Sharia yang kejam ditulis berdasarkan contoh-contoh yang ditetapkanMuhammad dan pengikutnya selama melakukan serangkaian perang dan terorberdarah. Banyak ayat-ayat Qur’an yang berhubungan dengan kejadian-kejadianperang ini. Sejak keberadaan hukum Sharia dan Qur’an adalah mutlak dan utuhuntuk selamanya, maka tidak ada harapan isinya diubah agar kelihatan lebih damai.Artikel panjang ini berdasarkan keterangan yang dikumpulkan dari berbagai sumberinformasi Islam yang sempurna. Tapi, pertama-tama, tentunya kita musti sadarbahwa informasi “sempurna” ini telah disensor, disaring, dibersihkan, dicuci-hamakan dengan teliti dan segala elemen yang ‘jelek’ atau ‘mengerikan’, telahdibuang sebisa mungkin sebelum dipublikasikan untuk umum. Meskipun begitu, kitatetap saja menemukan informasi/kejadian yang mengejutkan, sukar dipercaya, danbarbarik yang tersembunyi dalam-dalam di buku-buku Islam yang autentik. Jikakebebasan informasi diterapkan dan tidak ada sensor dalam terjemahan informasiIslam bahasa Inggris, bayangkan bagaimana isinya yang asli. Penemuan yangmenyeramkan dalam penyelidikan ini ditemukan di kumpulan Hadis Sahih yangditerjemahkan dalam bahasa Inggris yang membuat Islam benar-benar tampaksebagai agama penuh teror dan orang-orang Bedouin memang benar-benar barbar.Untuk benar-benar dapat informasi lengkap, orang harus baca Hadis Sahih dalambahasa Arab asli dan dalam bahasa Inggris. Upaya-upaya bedah plastik di buku-bukuIslam yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris merupakan cara cerdik para ‘dokter’Islam untuk menipu dunia tentang isi Islam yang sebenarnya karena semua orangsangat ragu untuk percaya bahwa Islam adalah agama damai.Pada akhirnya, penelitian ini membawa penulis pada kesimpulan bahwa Islam danterorisme tidak dapat dipisahkan. Akar teror ala Islam memang adalah inti ajaranIslam. Perintah ini tertanam dalam-dalam di khotbah, perintah, keputusan, inspirasi,praktek dan contoh-contoh yang dilakukan oleh Muhammad dan juga parapengikutnya jaman ini, yang hidup dengan pedang menyebar teror danmenggunakannya sebagai senjata yang paling manjur untuk menundukkan musuhyang merintangi usahanya. Jika seorang Muslim mengikuti “Islam Sejati”, yang tidakdisensor, asli Islam yang dikhotbahkan dan dipraktekkan oleh Muhammad, orang itutidak bisa tidak akan jadi teroris.
B I B L I O G R A P H Y 
  Tidak seperti tulisan lain yang umumnya meletakkan bibliografi di bagian belakang,aku ingin meletakkan bibliografi di depan esay ini. Ini untuk memudahkan parapembaca. Pembaca yang serius harus dapat melihat bibliografi dengan mudah untukmemeriksa langsung dan memastikan.
1.
“The Holy Qur’an,” the internet version of three English translations can be read at:http://www.usc.edu/dept/MSA/quran/] 
2.
Ali, Abdullah, Yusuf, “The Holy Qur’an: Translation and Commentary,” Amana Corp., Brentwood,Maryland, 1983.
3.
“The Holy Qur’an,” translated by Maulana Sher Ali, Islam International Publications Ltd., Telford,Surrey, U.K., 1997.

Activity (72)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
FX_Murdianto liked this
Radja Baza liked this
Ferry Marpaung liked this
Bona Pardede liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->