Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
refrat anestesi

refrat anestesi

Ratings: (0)|Views: 26|Likes:

More info:

Published by: Niken Daty Christina on Dec 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/31/2012

pdf

text

original

 
PERTIMBANGAN-PERTIMBANGAN ANESTESIA.
 
ANAMNESAMengetahui riwayat pasien sangatlah penting, yang termasuk riwayattersebut diantaranya indikasi prosedur operasi, informasi mengenaianestesi sebelumnya, dan pengobatan saat ini. Level kegiatan sehari-haripasien, kemampuan pasien untuk merawat dirinya sendiri, kebiasaanmakan, penurunan berat badan, dan pengertian akan kondisi medis pasien,semua hal diatas memberikan masukan akan seberapa baiknya merekabertahan saat periode perioperatif. (long, TJ.1993; barash, paul G,1997)
 
Penyakit bedah saat ini harus mencakup simptom awal, studidiagnosa yang dilakukan, perkiraan diagnosis, terapi, dan respon.Pada pasien rawat inap, tanda vital dan keseimbangan cairan harusdiperhatikan,
 
Penyakit medis lain yang menyertai dapat menjadi komplikasi saatmelakukan bedah dan anestesi. Dalam keadaan tertentu, konsultasibisa disarankan sebelum operasi. Konsultan-konsultan ini tidak 
menanyakan pertanyaan umum yang menyangkut “clearance”
anestesi, karena hal itu adalah tanggung jawab spesifik seoranganestesiologi,
 
Pengobatan bisa digunakan untuk mengobati penyakit saat ini ataupenyakit penyerta, jadwal dan dosis harus di pastikan. Kepentinganpengobatan antihipertensi, antiangina, antiaritmia, antikoagulan,antikonvulsi, dan terapi endokrin, harus diperhatikan. Keputusanuntuk melanjutkan pengobatan-pengobatan ini saat periode praanestesi tergantung dari seberapa parah penyakit yang diderita,potensi konsekuensi jika terapi tidak dilanjutkan, waktu paruh obat,dan kemungkinan interaksi obat tersebut dengan agen anestesiyang akan digunakan,
 
Alergi dan reaksi obat.
 
Reaksi alergi sesungguhnya yaitu apabila semua agen ( denganobservasi langsung, dokumentasi tabel data, atau penjelasan daripasien) ketika dimasukan akan mengarah ke manifestasi pada kulit(pruritus, kemerahan), bengkak pada oral dan wajah, napas pendek,tersedak, wheezing, atau kolapsnya pembuluh darah harusdipertimbangan bahwa telah terjadi reaksi alergi sesungguhnya.Banyak obat-obatan yang digunakan anestesiologi pada pasienyang sadar menghasilkan efek yang kurang menyenangkan sepertimual, muntah, dan gatal. Perlunya diketahui apa yang digunakanpasien saat ia sakit kepala atau merasa sakit dibagian tertentutubuhnya dan bagaimana reaksi mereka terhadap obat-obat tersebutdapat dijadikan masukan untuk kemungkinan adanya sensitivitasterhadap suatu obat dan perlunya ada alternative obat untuk pasien.Reaksi obat yang jarang tapi sangat mungkin terjadi harusdiantisipasi karena dapat mengancam kehidupan pasien. (long,TJ.1993)
 
1.
 
Riwayat anestesiData-data anestesia lama harus diperhatikan untuk informasi-informasi berikut:a.
 
Respon terhadap premedikasi sedative atau analgesik danagen anestesi lain,b.
 
Kemudahan dalam penggunaan masker ventilasi,laringoskopi direk, dan ukuran atau jenis laringoskop danendotrakeal tube yang digunakan dulu,c.
 
Kesulitan dengan tipe-tipe akses pembuluh darah danmonitoring yang invasive,d.
 
Komplikasi preanestetik seperti reaksi adverse obat,instabilitas kardiorespiratorik, infraksi myocardial postoperatif, dan gagal jantung kongestif, masuk ICU tanpadiduga-duga, dan adanya perpanjangan waktu sadar atauintubasi.
 
2.
 
Pasien harus ditanya tentang anestetik sebelumnya,diantaranya:a.
 
Keluhan-keluhan umum seperti mual dan suara serak pascaoperasi,b.
 
Peringatan dari anestesi sebelumnya, yang menjelaskanmasalah-masalah anestesi yang lalu dari pasien.
 
Riwayat KeluargaRiwayat ini mungkin didapatkan dengan pertanyaan-pertanyaanterbuka seperti apakah ada di keluarga pasien yang pernahmengalami reaksi yang tidak biasa akibat anestesi.
 
Riwayat Sosial1.
 
Merokok Merokok merupakan faktor resiko yang paling penting padapenyakit jantung dan paru. Mengeliminasi penggunaan rokok selama 2-4 minggu sebelum operasi terpilih dapat mengurangihipereaktifitas jalan napas dan komplikasi pulmonalpreoperatif. Penghentian merokok pada perokok akut selama 24 jam dapat menurunkan jumlah karboksi hemoglobin danmeningkatkan oksigenasi, dan penghentian merokok lebih dari6 minggu dapat membersihkan mukosiliaris.
1,2
 2.
 
Obat-obatan dan alkoholIntoksikasi alkohol akut akan menurunkan kebutuhan anestetik dan menjadi predisposisi untuk terjadinya hipotermia danhipoglikemia, dan adanya pemberhentian tiba-tiba (withdrawaldari etanol dapat mengakibatkan hipertensi yang parah, tremor,delirium dan kejang, juga hal ini dapat meningkatkankebutuhan anestetik pasien). Penggunaan rutin dari narkotik dan benzodiazepine (baik yang diresepkan maupun illegal)dapat secara signifikan meningkatkan dosis yang dibutuhkanuntuk indikasi dan rymatan anestesia, atau untuk penyediaanpasca analgesia dalam jumlah yang cukup.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->