Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Analisis Kuantitatif dan Pengukuran pH

Analisis Kuantitatif dan Pengukuran pH

Ratings: (0)|Views: 174 |Likes:
Published by Asri Nisa Sakinah

More info:

Published by: Asri Nisa Sakinah on Dec 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/11/2012

pdf

text

original

 
KONSEP ANALISIS KUANTITATIF DAN PENGUKURAN pH
 Asri Nisa Sakinah113020056  Nadya Charisma
 
Latar belakang dari percobaan iniadalah Pengukuran dalam analisiskuantitatif dapat dilakukan dengan cara-cara kimia, fisika, atau biologi. Teknik pengukuran di laboratorium yangdilakukan mengarah ke penggolongandari cara-cara kuantitatif ke dalambagian kecil antara lain denganmenggunakan volumetri.Percobaan titrasi asam-basaberdasarkan reaksi netralisasi asamdengan basa. Untuk menentukankonsentrasi suatu larutan asam ataubasa, diperlukan larutan baku, yaitularutan yang telah diketahuikonsentrasinya dan biasanya berupalarutan asam atau basa yang stabil, baik mengunakan labu ukur atau pun alatkimia yang lain yang mendukungterbentuknya suatu larutan baku.Tujuan dari percobaan ini yaituuntuk menentukan pH larutan, membuatdan membakukan larutan, menentukankonsentrasi dan dapat memilih indicatoryang tepat pada larutan untuk titrasisesuai pH indikator larutan tersebut.Prinsip percobaan ini berdasarkanmetode Asidimetri dan Alkalimetri,dimana pereaksi standar bereaksi denganlarutan yang diuji dengan dibantu olehindikator sebagai petunjuk TAT (Titik Akhir Titrasi) sehingga bereaksi secarakuantitatif. Berdasarkan teori Arrhenius(1884), bahwa apabila suatu electronmelarut, sebagian dari elektrolit initerurai menjadi partikel positif danpartikel negatif yang disebut ion.Analisis kuantitatif yaitumengenai penentuan berapa banyak suatu zat tertentu yang terdapat dalamsuatu sampel. Pengukuran dalam analisiskuantitatif dapat dilakukan dengan cara-cara kimia, fisika, atau biologi. Teknik pengukuran di laboratorium yangdilakukan mengarah ke penggolongandari cara-cara kuantitatif ke dalamsubgolongan antara lain denganmenggunakan alat titimetri (volumetri),gravimetri, dan juga alat instrumental(Underwood, 1995).Analisis kualititatif yaitu suatudata yang nilainya bersifat kualitas(satuan relative).Titrasi adalah proses penentuanbanyaknya suatu larutan dengankonsentrasi yang diketahui dandiperlukan untuk bereaksi secaralengkap dengan sejumlah contohtertentu yang akan di analisis. Contohyang akan dianalisis dirujuk sebagai (tak diketahui). Prosedur analitis yangmelibatkan titrasi dengan larutan-larutanyang konsentrasinya diketahui disebutanalisis volumetri. Dalam analisislarutan asam dan basa, titrasi melibatkanpengukuran yang seksama, volume-volume suatu asam dan suatu basa yangtepat saling menetralkan.Macam-macam dari titrasi adalah :1. Titrasi asam basa yang meliputi reaksiasam dan basa baik kuat maupun lemah.2. Titrasi redoks adalah titrasi yangmeliputi hampir semua reaksi reduksioksidasi (bagian besar titrasi terliputoleh dua kategori ini).3. Titrasi pengendapan adalan titrasiyang meliputi pembentukan endapan.4. Titrasi kompleksiometri sebagianbesar meliputi titrasi EDTA seperti
 
titrasi spesifik dan juga dapat digunakanuntuk melihat perbedaan pH padapengompleksan (Khopkar,1990).pH suatu larutan menyatakanderajat atau tingkat keasaman darilarutan tersebut. Derajat keasaman ataupH suatu larutan dapat diubah sesuaidengan kebutuhan. Salah satu caranyadengan menambahkan senyawa basaatau asam. pH diperoleh sebagai hasilnegatif logaritma 10 dari konsentrasi ionH
+
atau ion OH
-
pH = -log [H
+
]
 
Adapun perhitungan pH larutanbasa tidak dapat langsung ditentukan,tetapi terlebih dahulu kita menentukannilai pOH. Setelah diketahui maka, nilaipH larutan basa bergantung pada hargakesetimbangan air(K
w
).K
w =
[H
+
] [OH
-
]Pada keadaan standar (suhu 25
o
C), hargaK
w
= 10
-14
sehingga pH larutan basapH = 14
 – 
pOH(Brady. E. James.1998).Selain itu prinsip percobaan ini jugaberdasarkan dari penerapan :1.
 
Teori Bronsted-Lowry
“Asam
adalah suatu zat yang memberikanproton (ion Hidrogen H
+
) pada zatlain. Basa adalah suatu zat yang
menerima proton dari asam”
 2.
 
Teori
Arrhenius “Asam merupakan
zat yang jika dilarutkan dalam airakan menghasilkan ion H
+
. Basamerupakan zat yang jika dilarutkandalam air akan menghasilakn ionOH
-
.3.
 
Teori
Lewis “
Suatu zat yangtremasuk asam dapat menerimapasangan electron dan basa jikadapat memberikan pasanganele
ktron”
 Indikator adalah zat yang ditambahanuntuk mencapai Titik Akhir Titrasi(TAT) dan akan berubah warna jikabereaksi dengan asam atau basa.Macam-macam indikator beserta trayek pH dan warnanya ditunjukan oleh tabelberikut :NoIndikator Trayek pHWarna1.Metilmerah4,2-6,3 Merah-kuning2.Metil jingga3,1-4,4 Merah-kuning3.Fenolftalien8,3-10,0Tidak berwarna-merah4.Bromtimolbiru6,0-7,6 Kuning-biru5.Timolhijau1,2-2,8 Kuning-biru6.Lakmus 4,5-8,3 Merah-biru7.Bromkresol hijau3,8-5,4 Kuning-biru8.Bromkresol ungu5,2-6,8 Kuning-ungu9.Alizarinkuning10,1-12,0Kuning-merahPengukuran pH suatu larutan asamatau basa dapat dilakukan denganmenggunkan indikator universal, larutanindikator, lakmus dan pH meter. Suatularutan yang ditetesi larutan indikatorakan menghasilkan warna tertentu.Selanjutnya, warna ini dicocokandengan tabel warna yang menunjukanharga pH tertentu. Sehingga perkiraanharga pH dapat diketahui. Kertas lakmusadalah penentu asam atau basa. Jikakertas lakmus merah ditetesi oleh larutanasam akan tetap berwarna merah. Jikakertas lakmus merah ditetesi oleh larutanbasa akan menjadi warna biru. Indikatoruniversal dapat digunakan untuk penentuan harga pH suatu larutan secaralebih akurat. Pengukuran dengan cara
 
membatasi indikator universal denganlarutan yang akan diuji. Selanjutnya,warna kertas indikator disamakandengan tabel warna yang menunjukanskala pH. Penentuan pH yang lebihakurat adalah menggunakan pH meterkarena dalam penggunakan pH meterterdapat elektrode yang sangat pekatderajat keasaman larutan.Larutan baku adalah larutan yangdapat dipakai untuk menentukankonsenrasi dari larutan lain. Dikenal adadua macam larutan baku, yaitu: zat bakuprimer dan zat baku sekunder. Zat bakuprimer adalah zat yang dapat dipakailangsung untuk menentukan kadar ataukonsentrasi dari larutan lain, sedangkanzat baku sekunder adalah zat yangdipakai untuk menentukan konsentrasidari larutan lain tetapi harusdistandarisasikan dahulu pada larutanprimer. zat baku primer mempunyaibeberapa persyaratan, yaitu: stabil(tidak mudah berubah), mudahditimbang, mudah di dapat dalam bentuk yang murni. Yang digunakan sebagai zatbaku primer asam biasanya digunakanasam oksalat, sedang kan zat pimer basabiasanya dipakai boraks.Alat-alat yang digunakan dalampercobaan ini yaitu corong, klem, statif,buret, labu Erlenmeyer, pipetvolumetric, gelas kimia, pH meter,indikator universal, kertas lakmus.Bahan-bahan yang digunakan dalampercobaan ini adalah NaOH, HCl,CH
3
COOH, NaB
4
O
7
, (COOH)
2
,fenolftalien, metil merah.Metode percobaan pada :Alkalimetri :1.
 
Larutan HCl XN 50 ml dimasukkanke dalam buret dan sebanyak 25 mlboraks 0,05M ditambah dua tetesmetil merah dimasukkan ke dalamerlenmeyer. Lalu larutan borax danmm itu dititrasi oleh larutan HClsampai larutan berwarna merahmuda. Volume akhir titrasi HCldicatat dan normalitas HCl dicarisesuai dengan rumus yangditentukan. Percobaan dilakukanduplo.2.
 
Larutan HCl XN 50 ml dimasukkanke dalam buret dan sebanyak 25 mlNaOH XN ditambah dua tetes metilmerah dimasukkan ke dalamerlenmeyer. Lalu larutan NaOH danmm itu dititrasi oleh larutan NaOHsampai larutan berwarna merahmuda. Volume akhir titrasi NaOHdicatat dan normalitas NaOH dicarisesuai dengan rumus yangditentukan. Percobaan dilakukanduplo.3.
 
Larutan NaOH XN 50 mldimasukkan ke dalam buret dansebanyak 25 ml cuka ditambah duatetes phenophtalein dimasukkan kedalam erlenmeyer. Lalu larutan cukadan pp itu dititrasi oleh larutanNaOH sampai larutan berwarnamerah muda. Volume akhir titrasiNaOH dicatat dan persentase cukadicari sesuai dengan rumus yangditentukan.Asidimetri :

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->