Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kerajaan Islam Indonesia

Kerajaan Islam Indonesia

Ratings: (0)|Views: 47 |Likes:
Published by Bayu Ajhe

More info:

Published by: Bayu Ajhe on Dec 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/03/2013

pdf

text

original

 
PERSEBARAN KERAJAANISLAM DI JAWASUMATRA DANKALIMANTAN
Disusun Oleh :
1. Bayu Aji
SMA NEGERI 3 BANTUL
 
SEJARAH NUSANTARA PADA ERA KERAJAAN ISLAMKerajaan Islam di Indonesia
diperkirakan kejayaannya berlangsung antaraabad ke-13sampai denganabad ke-16. Timbulnya kerajaan-kerajaan tersebut didorong oleh maraknya lalu lintas perdagangan laut dengan pedagang-pedagangIslamdariArab,India,Persia, Tiongkok, dll. Kerajaan tersebut dapat dibagi menjadi berdasarkan wilayah pusat pemerintahannya, yaitu diSumatera, Jawa,Maluku, danSulawesi.
Kerajaan Islam di Sumatera
Periode tahun tepatnya kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera masih simpang siurdan memerlukan rujukan lebih lanjut.
Peureulak diarahkan ke halaman ini. Untuk kecamatandiKabupaten Aceh Timur , lihat Peureulak, Aceh Timur 
Kesultanan Peureulak adalahkerajaan IslamdiIndonesiayang berkuasa di sekitar wilayahPeureulak, Aceh Timur,Acehsekarang antara tahun840  sampai dengan tahun1292. Perlak atau Peureulak terkenal sebagai suatudaerah penghasilkayu perlak, jeniskayuyang sangat bagus untuk pembuatankapal, dan karenanya daerah ini dikenal dengan nama
NegeriPerlak 
. Hasil alam dan posisinya yang strategis membuat Perlakberkembang sebagaipelabuhanniaga yang maju padaabad ke-8, disinggahi oleh kapal-kapal yang antara lain berasal dariArabdanPersia. Hal ini membuat berkembangnya masyarakat Islam di daerah ini, terutamasebagai akibatperkawinan campurantarasaudagar muslimdengan perempuan setempatNaskah Hikayat Aceh mengungkapkan bahwa penyebaran Islam di bagianutara Sumatera dilakukan oleh seorang ulama Arab yang bernama SyaikhAbdullah Arif pada tahun 506 H atau 1112 M. Lalu berdirilah kesultananPeureulak dengan sultannya yang pertama Alauddin Syah yangmemerintah tahun 520–544 H atau 1161–1186 M. Sultan yang telahditemukan makamnya adalah Sulaiman bin Abdullah yang wafat tahun 608H atau 1211 M.
Chu-fan-chi, yang ditulis Chau Ju-kua tahun 1225, mengutip catatanseorang ahli geografi, Chou Ku-fei, tahun 1178 bahwa ada negeri orangIslam yang jaraknya hanya lima hari pelayaran dari Jawa.
Mungkin negeriyang dimaksudkan adalah Peureulak, sebab Chu-fan-chi menyatakanpelayaran dari Jawa ke Brunai memakan waktu 15 hari. Eksistensi negeriPeureulak ini diperkuat oleh musafir Venesia yang termasyhur, Marco Polo,satu abad kemudian. Ketika Marco Polo pulang dari Cina melalui laut padatahun 1291, dia singgah di negeri Ferlec yang sudah memeluk agamaIslam
Perkembangan dan pergolakan
 
Sultanpertama Perlak adalahSultan Alaiddin Syed Maulana Abdul AzizShah, yang beraliranSyiahdan merupakan keturunan Arab dengan perempuan setempat, yang mendirikan Kesultanan Perlak pada 1Muharram 225 H (840M). Ia mengubah nama ibukota kerajaan dari BandarPerlak menjadi Bandar Khalifah. Sultan ini bersama istrinya, Putri MeurahMahdum Khudawi, kemudian dimakamkan diPaya Meuligo, Peureulak,Aceh TimurPada masa pemerintahan sultan ketiga, Sultan Alaiddin Syed MaulanaAbbas Shah, aliranSunnimulai masuk ke Perlak. Setelah wafatnya sultanpada tahun 363 H (913M), terjadiperang saudaraantara kaum Syiah dan Sunni sehingga selama dua tahun berikutnya tak ada sultan.Kaum Syiah memenangkan perang dan pada tahun 302 H (915M), SultanAlaiddin Syed Maulana Ali Mughat Shah dari aliran Syiah naik tahta. Padaakhir pemerintahannya terjadi lagi pergolakan antara kaum Syiah danSunni yang kali ini dimenangkan oleh kaum Sunni sehingga sultan-sultanberikutnya diambil dari golongan Sunni.Pada tahun 362 H (956M), setelah meninggalnya sultan ketujuh, SultanMakhdum Alaiddin Abdul Malik Shah Johan Berdaulat, terjadi lagipergolakan selama kurang lebih empat tahun antara Syiah dan Sunni yangdiakhiri dengan perdamaian dan pembagian kerajaan menjadi dua bagian:Perlak Pesisir (Syiah) dipimpin oleh Sultan Alaiddin Syed Maulana Shah(986988) Perlak Pedalaman (Sunni) dipimpin oleh Sultan Makhdum Alaiddin MalikIbrahim Shah Johan Berdaulat (986 –1023)Sultan Alaiddin Syed Maulana Shah meninggal sewaktuKerajaan Sriwijaya menyerang Perlak dan seluruh Perlak kembali bersatu di bawah pimpinanSultan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Shah Johan Berdaulat yangmelanjutkan perjuangan melawan Sriwijaya hingga tahun1006.
Penggabungan dengan Samudera Pasai
Sultan ke-17 Perlak, Sultan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin ShahII Johan Berdaulat (memerintah12301267) menjalankan politik persahabatan dengan menikahkan dua orang putrinya dengan penguasanegeri tetangga Peureulak:
Putri Ratna Kamala, dikawinkan dengan RajaKerajaan Malaka, SultanMuhammad Shah (Parameswara).
Putri Ganggang, dikawinkan dengan RajaKerajaan Samudera Pasai, AlMalik Al-Saleh.Sultan terakhir Perlak adalah sultan ke-18, Sultan Makhdum Alaiddin MalikAbdul Aziz Johan Berdaulat (memerintah12671292). Setelah ia meninggal, Perlak disatukan dengan Kerajaan Samudera Pasai di bawahpemerintahan sultan Samudera Pasai, Sultan Muhammad Malik Al Zahir,putra Al Malik Al-Saleh.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->