Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengantar Ilmu Perikanan

Pengantar Ilmu Perikanan

Ratings: (0)|Views: 573|Likes:
Published by Mes Ry

More info:

Published by: Mes Ry on Dec 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/03/2013

pdf

text

original

 
`
Kode :
 
PENGANTAR ILMU PERIKANAN DEPARTEMEN PENGELOLAANSUMBERDAYA KELAUTANDisusun : R.Diyan Krisdiana,A.Pi,M.Si Edisi Revisi : AHalaman 1 dari 28Tanggal : 5 Januari 2009 Revisi ke : 1 ; Tanggal : 1 April 2009
BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang
Dunia perikanan laut merupakan kegiatan pengeksploitasian laut dengankaidah-kaidah yang telah ditentukan oleh hukum & peraturan yangberlaku secara Internasional, regional maupun nasional. Hukum nasionalsetiap Negara dibuat sedemikian rupa mengacu dan tidak bertentangandengan hukum regional dan internasional. Hukum dan pengaturan inibertujuan untuk mengendalikan tingkat eksploitasi pantai, laut dansamudera dari pengelolaan dan eksploitasi yang tidak bertanggung jawab.Potensi perikanan dunia secara umum setiap tahunnya mengalamipenurunan. Ini diakibatkan oleh adanya kegiatan pengeksplotasian yangberlebihan sehingga di khawatirkan mengakibatkan kerusakan ekosistemdan biota luas di muka bumi ini.
Gambar 1. Eksplotasi ikan cenderung tidak terkendali
 
`
Kode :
 
PENGANTAR ILMU PERIKANAN DEPARTEMEN PENGELOLAANSUMBERDAYA KELAUTANDisusun : R.Diyan Krisdiana,A.Pi,M.Si Edisi Revisi : AHalaman 2 dari 28Tanggal : 5 Januari 2009 Revisi ke : 1 ; Tanggal : 1 April 2009
Dalam dunia kelautan, perikanan laut merupakan bagian dari sumber daya alam kelautan. Berbagai macam potensi kelautan selain perikananlaut bisa di eksplotasi untuk kepentingan umat manusia. Pengelolaanyang bijaksana tentu akan membuat sumber daya alam / sumber dayaperikanan ini bisa di eksploitasi secara berkesinambungan.
B
.
Tujuan Pembelajaran Umum
 Modul ini bertujuan agar para peserta diklat bisa memahami wawasandan potensi kewilayahan laut Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI), yang didalamnya terdapat berbagai sumber daya potensial,modal kemakmuran rakyat yang bisa di kelola dan di eksploitasi sesuaiamanat UUD. 1945.
C. Ruang Lingkup
 Modul ini mencakup wawasan & pengetahuan tentang :1. Pembagian wilayah laut NKRI beserta aturan pemanfaatannya2. Potensi kewilayahan, Kekayaan Sumber Daya Laut & Sumber DayaPerikanan Indonesia3. Pengelolaan Perikanan yang bertanggung jawab.
 
`
Kode :
 
PENGANTAR ILMU PERIKANAN DEPARTEMEN PENGELOLAANSUMBERDAYA KELAUTANDisusun : R.Diyan Krisdiana,A.Pi,M.Si Edisi Revisi : AHalaman 3 dari 28Tanggal : 5 Januari 2009 Revisi ke : 1 ; Tanggal : 1 April 2009
BAB IILEMBAR INFORMASIA. Wilayah Laut NKRI
Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ) berada dalamlintasan jajar khayal terbesar dalam
globe 
( bola bumi ) yaitu Jajar Khatulistiwa. 2/3 wilayahnya terdiri dari wilayah perairan dan sisanyamerupakan wilayah daratan yang terbagi menjadi 18.306 pulau. Jumlahini di hitung pada tahun 2002 oleh Lembaga Penerbangan dan AntariksaNasional berdasar kajian citra satelit.Sampai saat ini sekitar 10.000 pulau belum diberikan nama dikarenakanketerbatasan anggaran dari pemerintah sendiri, terkait pemberian namadan tanda-tanda kepemilikan negara di pulau-pulau tersebut. (Data:Departemen Dalam Negeri 2008).Salah satu persyaratan mutlak harus dimiliki oleh sebuahnegaraadalahwilayahkedaulatan, di sampingrakyatdanpemerintahanyang diakui. Konsep dasar wilayah negarakepulauantelah diletakkan melaluiDeklarasi Djuanda13 Desember 1957.Deklarasi tersebut memiliki nilai sangat strategis bagibangsaIndonesia,karena telah melahirkan konsep Wawasan Nusantara yang menyatukan wilayah Indonesia, di sampingmenghasilkan tambahan luas wilayah laut kita.Hasil deklarasi yang paling nyata dan di adopsi oleh negara-negara lain,dicontohkan untuk mengukur jarak laut dari wilayah darat telahdiberlakukan secara universal. Secara yuridis telah memberikan kepastianhukum yang dianut oleh hukum internasional dan secara factual dapat

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->