Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Dampak Pengangguran Terhadap Kemiskinan Di Indonesia

Dampak Pengangguran Terhadap Kemiskinan Di Indonesia

Ratings: (0)|Views: 525|Likes:
Published by Nilam Ella Aloweidi

More info:

Published by: Nilam Ella Aloweidi on Dec 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/16/2013

pdf

text

original

 
Jurnal Perekonomian Indonesia.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2012
1
DAMPAK PENGANGGURANTERHADAPKEMISKINAN DIINDONESIATAHUN 2006-2011olehFarah Fauziyah/1111084000019/ 08561483038Nilam Nurlaela/1111084000011 / 085710538805Mata Kuliah Perekonomian IndonesiaDosen Pembina Tony S. Chendrawan, SI, SE, MS,.Abstract
This studyaimed to examinethe effectof unemploymenton poverty inIndonesiain the period2006-2011.Averagedifference betweenthe viewsofanyexpert onunemploymentandpovertyis a natural thing.This isbecause the data,and thedifferentresearch methods,but ratherlies in the backgroundideological.Ideologynot onlydetermine thekinds ofissuesthat are considered important,but italsoaffects the waydefine thesocio-economicproblems,and howthesocio-economic problemswere overcome.Each of theseviews are notonly differentin conceptonly,butalsotoaddressthepolicy implications.Unemploymentis generally causeddue tothe workforceorjob seekersare notproportional to thenumber of jobsthat existthatare ableto absorb it.Unemploymentis often a problemin theeconomydue to the existenceof unemployment,productivityand incomeswill be reducedso as togive rise topovertyandother socialproblems.Povertyoccursbecause ofseveral reasons includingthereductionof natural,cultural andstructural povertyalleviation.Research isqualitativeresearchand theuseof secondary data.Subjectof this studyispoverty inIndonesia.The conclusion ofthis study isthattheF-testsignificantat 1%level.Whichmeansstimultanor togethertheindependentvariable(poverty)significantly affect thedependentvariable(unemployment).Whereasthet-testsignificant levelof48.5, which meansthat thevariablepovertymampunyaisignificant figures.
Keyword : unemployment and povertyBAB IPENDAHULUAN1.1LatarBelakang
Pemenuhan taraf kesejahteraan sosial perluterus diupayakan mengingat sebagian besar rakyat Indonesia masih belum mencapai taraf kesejahteraan sosial yang diinginkannya.Upayapemenuhankesejahteraan sosial menyeruakmenjadi isu nasional.Asumsinya,kemajuanbangsa ataupun keberhasilan suatu rezimpemerintahan, tidak lagi dilihat dari sekedar meningkatnya angka pertumbuhanekonomi.Kemampuan penanganan terhadap parapenyandang masalah kesejahteraan sosial punmenjadi salah satu indicator keberhasilanpembangunan. Seperti penanganan masalahkemiskinan, kecacatan, keterlantaran, ketunaansosial maupun korban bencana alam dansocial.Masalah kemiskinan dewasa ini bukan sajamenjadi persoalan bangsa Indonesia. Kemiskinantelah menjadi isu global dimana setiap negaramerasa berkepentingan untuk membahaskemiskinan, terlepas apakah itu negaraberkembang maupun sedang berkembang.Tokoh yang dianggap bapak ilmu ekonomimodern, Adam Smith pada saat meluncurkan buku
 An Inquiry into The Wealth of Nations
tahun 1776menyebut bahwa, Tidak ada masyarakat yangbenar-benar bisa berkembang dan senang apabilakebanyakan diantaranya miskin dan tidak bahagia.Tokoh ekonomi pembangunan Todaro dalam buku
Economic Development 
(2003), menyebutkanbahwa kemiskinan dan kesenjangan merupakanpermasalahan utama pembangunan.Tokoh sosiallainnya Juan Somavia dalam
United Nations World Summit for Social Development 
, tahun 1995menyatakan bahwa persoalan yang tidak akanpernah selesai di abad 21 ini adalah bagaimanamengurangi kemiskinan.Negara sedang berkembang di sebagianwilayah Asia dan Afrika, sangat berurusan denganagenda pengentasan kemiskinan.Sebagian besar rakyat di kawasan ini masih menyandangkemiskinan.Sementara bagi negara maju, merekapun sangat tertarik membahaskemiskinan.Ketertarikan itu karena kemiskinan dinegara berkembang berdampak pada stabilitasekonomi dan politik mereka.Pada akhirnyakemiskinan menjadi urusan semua bangsa danmenjadi musuh utama (
common enemy 
) umatmanusia di dunia.Konsekuensinya kemiskinan
 
Jurnal Perekonomian Indonesia.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2012
2
dibahas semakin meluas intensif danberkesinambungan dimanapun dan oleh siapapun.Menurut laporan
Human Development Report 
tahun 2005, jumlah penduduk miskin terbesar di Asia Tenggara adalah di Indonesia, yaitu sebesar 38,7 juta orang diikuti oleh Vietnam (17,38),Kamboja (13,01), dan Myanmar (10,84). Tingginyatingkat kemiskinan Indonesia, membuat negara inimemiliki kualitas sumber daya manusia (SDM)yang masih rendah. Dari data IndeksPembangunan Manusia (
Human Development Index/HDI 
), Indonesia menempatiurutan 110,lebih rendah dibanding negara di Asia Tenggaralainnya seperti Singapura (25), Brunei (33),Malaysia (61), Thailand (73), dan Filipina (84).Komitmen dunia untuk mengurangikemiskinan telah diungkapkan.Terutama oleh Kofi Anand yang pada waktuitu masih memimpin PBBdalam kesempatan sebuah sidangumum.Selanjutnya ketika kemiskinan sudahdianggap sebagai musuh utama, PBBberkepentingan membuat agenda melawankemiskinan.Di milenium kedua PBB mempeloporipertemuan tingkat tinggi yang menghasilkan
Tujuan Pembangunan Milenium (TPM) ataudikenal dengan Millenium Development Goals(MDGs)
. TPM/MDGs telah disepakati oleh parapemimpin dunia dalam KTT (Konferensi TingkatTinggi)Berkaitan dengan penanganan kemiskinan diera global, maka sering timbul pertanyaanmengenai tanggung jawab dalam penanggulangankemiskinan.Pertanyaan ini sering menyeruak kepermukaan karena memang format penangananmasalah kemiskinan di berbagai dunia sangatbervariasi.Dalam pembangunan kesejahteraansosial, Indonesia jelas tidaksepenuhnyamenganut negara kesejahteraan.MeskipunIndonesia menganut prinsip keadilan sosial (silakelima Pancasila) dan secara eksplisitkonstitusinya (pasal 27 dan 34 UUD 1945)mengamanatkan tanggungjawab pemerintahdalam pembangunan kesejahteraan sosial, namunletak tanggung jawab pemenuhan kebutuhankesejahteraan sosial adalah tanggung jawabseluruh komponen bangsa.Demikian halnyadalam penanganan kemiskinan.Jika kita merujukkembali pada persoalan penanggulangankemiskinan, maka dalam kesempatan inisayaingin mengemukakan bahwa penanggulangankemiskinan adalah tanggung jawabbersama.Keliru jika meletakkan tanggung jawabitu hanya pada pundak pemerintah atau hanyapada masyarakat.Pemerintah membuka tanganlebar-lebar bagi siapapun komponen bangsa untukterlibat dalam pembangunan kesejahteraansosial.Melakukan usaha kesejahteraan sosialkhususnya untuk menangani masalah sosialkemiskinan.Seiring dengan kesepakatan berbagai bangsauntuk mengusir kemiskinan maka Indonesia tidakketinggalan ikut serta mengagendakanpengurangan kemiskinan.Terdapat berbagaiprogram pemerintah yang ditujukan untukmengentaskan penyandang masalahkemiskinan.masalah kemiskinan adalah masalahyang paling
urgent 
. Kemiskinan merupakan akar dari semua masalah sosial.Akar dari masalahpembangunan bangsa.Salah satu sebab masalah kemiskinan yangada terjadi karena masih banyak angkatan kerjayang tidak terserap baik yang berpendidikanrendah maupun yang berpendidikantinggi.Masalah pengangguran disetiap negara didunia adalah masalahyang sampai sekarang sulituntuk di atasi, karena banyak berbagai kendalayang dihadapi seperti kemampuan individu,informasi dan lain sebagainya.Berikut ini adalahberbagai fenomena yang terjadi di beberapanegara saat ini mengenai data tingkatpengangguran. Salah satunya di Amerika.Departmen Tenaga Kerja Amerikamengatakan, perusahaan-perusahaan swasta Amerika menciptakan 163.000 lowongan kerjadalam bulan Juli, lebih dari yang diduga, dan yangpaling banyak sejak Februari lalu.Tetapi, angka pengangguran naik menjadi 8,3persen, dari 8,2 persen bulan Juni. Tingkatpengangguran itu tetap berada di atas 8 persensejak bulan pertama Presiden Obama menjabattahunJumlah lowongan kerja yang ada tahun inicukup untuk mengimbangi pertumbuhanpenduduk, tetapitidak memadai untuk mengurangitingkat pengangguran.Sedangkandi Indonesia,BadanKependudukan dan Keluarga Berencana(BKKBN) menyatakan kaum muda memiliki tingkatkesulitan mencari pekerjaan lima kali lebih besar daripada pekerja dewasa. Itu terjadikarenaketersediaan lapangan kerja untuk angkatan mudasemakin menurun.Kerugian yang terciptanyakarena kemiskinan struktural karena orang yangputus sekolah sulit mendapatkan pekerjaan yangdapat meningkatkan kesejahteraannya. Jika orangtersebut memiliki anak, anak mereka juga tidakdapat mengenyam pendidikan karena tidakadabiayaPengangguran di Indonesia menjadi masalahyang terus menerus membengkak. Sebelum krisisekonomi tahun 1997, tingkat pengangguran diIndonesia pada umumnya di bawah 5 persen danpada tahun 1997 sebesar 4,68 persen. Tingkatpengangguran sebesar 4,68 persen masihmerupakan pengangguran dalam skala yangwajar. pengangguran alamiah adalah suatu tingkatpengangguran yang alamiah dan tak mungkindihilangkan. Artinya jika tingkat pengangguranpaling tinggi 2-3 persen itu berarti bahwaperekonomian dalam kondisi penggunaan tenaga
 
Jurnal Perekonomian Indonesia.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2012
3
kerja penuh (
fullemployment 
) (Sadono Sukirno,2008).Berdasarkan pada latar belakangpermasalahan tersebut, besarnya jumlahpengangguran yang terus meningkatsejalandengan tingginya tingkat angkatan kerja yang rata-rata peningkatan setiap tahunnya 2,1 persen sertadiiringi oleh lambatnya pertumbuhan ekonomidisamping naiknya besaran GDP yang dialamioleh Indonesia. Namun demikian tingginyapengangguran yang terjadi ternyata juga diikutioleh peningkatan upah yang diterima sertaberfluktuasinya inflasi di Indonesia.ekonomi tidaksaja jurang antara peningkatan angkatan kerjabaru dengan penyediaan lapangan kerja yangrendah terus makin dalam, tetapi juga terjadipemutusan hubungan kerja (PHK). Hal inimenyebabkan jumlah pengangguran di Indonesiadari tahun ke tahun semakin tinggi.oleh karena itupenting untuk membahas tentang dampak adanyapengangguran terhdap kemiskinan yang ada diIndonesia saat ini.
1.2Identifikasi Masalah
Bedasarkan latar belakang diatas, makaperumusan masalah penelitian ini sebagai berikut :1.Bagaimanagambaran pengangguran diIndonesia ?2.Bagaimana gambaran kemiskinan diIndonesia ?3.Bagaimana hubungan pengangguran dankemiskinandi Indonesia ?
1.3Tujuan
 Adapun tujuan dari penelitian ini adalahsebagai berikut :1.Untuk mengetahui gambaran pegangguran diIndonesia.2.Untuk mengetahui gambaran kemiskinan diIndonesia.3.Untuk mengetahui hubungan penganggurandan kemiskinan di Indonesia.
BAB 2STUDI PUSTAKA2.1Pengertian Pengangguran
Menurut Sadono SukirnoPengangguranadalah suatu keadaan dimana seseorang yangtergolong dalam angkatan kerja inginmendapatkan pekerjaan tetapi belum dapatmemperolehnya.Menurut Payman J. SimanjuntakPengangguran adalah orang yang tidak bekerjaberusia angkatan kerja yang tidak bekerja samasekali atau bekerja kurang dari dua hari selamaseminggu sebelum pencacahan dan berusahamemperoleh pekerjaan.Menurut MenakertransPengangguranadalah orang yangtidak bekerja, sedang mencaripekerjaan, mempersiapkan suatu usaha baru, dantidak mencari pekerjaan karena merasa tidakmungkin mendapatkan pekerjaan.Selanjutnya
International Labor Organization
(ILO)memberikan definisi pengangguran yaituseseorangyang termasuk kelompok pendudukusia kerja yang selama periode tertentu tidakbekerja, dan bersedia menerima pekerjaan, sertasedang mencari pekerjaan.Secara umum, pengangguran adalahseseorang yang sudah digolongkan dalamangkatan kerja, yang secara aktif sedang mencaripekerjaan pada suatu tingkat upah tertentu, tetapitidak dapat memperoleh pekerjaan yangdiinginkannya dengan menghitung jumlahpengangguran adalah tugas badan statistikNegara yang menghimpun data penganggurandan aspek-aspek pasar tenaga kerja lain, seperti jenis pekerjaan, jam kerja rata-rata.
2.2Angkatan Kerja
Stuktur penduduk bedasarkan usia
Usia kerja dan mencari kerjaPengangguran
Total penduduk
Usia kerja 15-64tahunBukan usia kerja0-14 tahun +65 tahunBukanangkatankerjaseperti ibu-ibu,pelajar, mahasiswagAngkatankerjaa
 
BekerjaTidak bekerja

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->