• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
 
TEKNOLOGI PENDIDIKAN BERORIENTASI PADA LEARNER (MENGUTAMAKAN PEMBELAJAR)
Oleh : Moh. Mujib Zunun @l_Misri 
IPENDAHULUAN
Perkembangan ilmu dan teknologi merupakan salah satu produk dari manusiayang terdidik, dan pada gilirannya manusia-manusia itu perlu lebih mendalami danmampu mengambil manfaat dan bukan menjadi korban dari perkembangan ilmu danteknologi sendiri. Mendalami serta mengambil manfaat dari perkembangan ilmu danteknologi tidak mungkin dilakukan oleh semua manusia dengan kadar dan waktuyang sama. Keterbatasan manusia dan waktu menuntut adanya spesialisasi yangsemakin menajam.Teknologi pendidikan mengutamakan orang yang belajar (learner), dalammengambil kebijakan memecahkan masalah pendidikan harus berpusat padakebutuhan subyek didik atau pelajar yaitu siapa saja yang belajar baik anak, remajamaupun orang dewasa.
1
Pada hakekatnya masalah pendidikan adalah masalah membelajarkan anak,artinya bagaimana menciptakan kondisi yang baik sehingga anak dapat berkembangsecara optimal serta dapat hidup mandiri di masyarakat.
2
 Pendidikan merupakankeseluruhan proses seseorang mengembangkan kemampuan, sikap dan berbagai bentuk prilaku lain yang mempunyai nilai positif terhadap lingkungan tempathidupnya. Apabila proses itu sengaja dikelola agar dapat terbentuk perilaku tertentudalam kondisi tertentu maka proses itu disebut pembelajaran/instruksional.
3
Masalah pendidikan merupaka masalah yang usianya sudah setua adanyamanusia dan akan berakhir bersamaan dengan berakhirnya kehidupan manusia. Pola
1
Yusuf Hadi Miarso,
Menyemai Benih Teknologi Pendidikan
, (Jakarta : Prenada Media,2005), hal. 50
2
Zahara Idris, Lisma Jamal,
 Pengantar Pendidikan
, (Jakarta : Grasindo, 1992), hal. 3
3
Yusuf Hadi Miarso,
Menyemai Benih Teknologi Pendidikan………..
, hal. 77
Seminar Teknologi Pendidikan Islam Smt 3b oleh Moh. Mujib Zunun @l-Misri@2008
1
 
 permasalahan yang timbul sejak jaman dahulu sampai sekarang tetap sama, yaitu bagaimana usaha yang dilakukan agar proses perkembangan anak dapat berlangsungsecara efektif. Namun isi dan bentuk permasalahan yang timbul mengalamai perubahan dan perkembangan sejalan dengan perubahan perkembangan tantangankehidupan itu sendiri.Dewasa ini dunia mengalami perubahan yang pesat dalam berbagai bidang.Misalnya bidang sosio cultural terjadi pertambahan penduduk yang hebat, peningkatan mobilitas social yang besar dan partisipasi penduduk dalam socialkebudayaan makin luas. Demikitan dalam bidang teknologi dan komunikasi berkembang dan maju cepat.Akibat dari perubahan iutu antara lain ialah meningkatnya tuntutan persamaan pendidikan baik di dalam masyarakat suatu Negara, maupun tuntutan persamaan antar  bangsa yang berbeda tingkat kemajuan kesejahteraan dan teknologinya. Demikian pula terjadi perubahan yang luas dalam penggunaan dan tuntutan akan barang-barangkonsumsi, serta organisasi dan alat-alat untuk memproduksi.
4
Pokok bahasan dalam makalah yang berjudul “Teknologi Pendidikan berorientasi pada learner (mengutamakan pelajar)”, penulis bagi dalam kisi-kisisebagai berikut :
o
Pengertian Teknologi Pendidikan.
o
Factor-faktor yang yang mempengaruhi proses dan hasil belajar 
o
Beberapa teori belajar 
o
Pendidikan Andragogi
IIPEMBAHASAN
4
Ibrahim dkk,
Modul Pengantar Teknologi Pendidikan
, (Malang, Laboratorium Kurikulumdan Teknologi Pendidikan, 1992), hal. 39-40
Seminar Teknologi Pendidikan Islam Smt 3b oleh Moh. Mujib Zunun @l-Misri@2008
2
 
A.
Pengertian Teknologi Pendidikan
Istilah “Teknologi” berasal dari bahasa Yunani, “technologis”, dalam bahasa Inggris “technology”, artinya penangan sesuatu secara sistematis atau penerapan sain (science) untuk memecahkan masalah.
5
Teknologi pendidikan dapat diartikan penanganan masalah pendidikansecara sistematis atau penerapan sain untuk memecahkan masalah pendidikan.Teknologi pendidikan bukan semacam audiovisual aids atau alat-alatsemacam computer, radio, kaset, dan sebagainya. Teknologi pendidikanmenyangkut berbagai hal perencanaan, implementasi, dan reinovasi berlajar, yaitu(1) perencanaan desain kurikulum untuk alat belajar, (2) perencanaan evaluasikurikulum sebagai alat untuk menilai tujuan dan program pengajaran, (3) perencanaan analisis pengalaman-pengalaman belajar, (4) implementasi programdan reinovasi belajar dalam situasi yang nyata. Karena teknologi pendidikanmenyangkut segi teoritis dan praktis, maka teknologi pendidikan bersifat (1)rasional, (2) mempergunakan problem solving approach terhadap pendidikan, (3)skeptis dan sistematis dalam cara berpikir tentang belajar-mengajar.
6
Teknologi pendidikan merupakan proses kompleks dan terpadu yangmelibatkan orang, prosedur, gagasan, peralatan, dan organisasi untumenganalisis masalah, mencari jalan pemecahan, melaksanakan, mengevaluasi,dan mengelola pemecahan masalah yang menyangkut semua aspek belajamanusia.
7
Menurut Lokakarya Nasional Teknologi Pendidikan di Jogyakarta, tahun1980 merumuskan, bahwa Teknologi pendidikan adalah suatu bidang yang berkepentingan dengan usaha memudahkan proses belajar dengan cirri-ciri khas
5
Ibrahim,
Teknologi Pendidikan (Arti, Kawasan, dan Penerapannya di Indonesia)
, (Malang :Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan FIP-IKIP Malang, 1985), hal. 1-2
6
Cece Wijaya dkk,
Upaya Pembaharuan Dalam Pendidikan dan Pengajaran
, Remaja Karya,Bandung, 1988, hal. 39
7
Association for Educational communications and Technology, 1986,
 Definisi Teknologi Pendidikan
, terjemahan, Jakarta : CV Rajawali, hal. 76
Seminar Teknologi Pendidikan Islam Smt 3b oleh Moh. Mujib Zunun @l-Misri@2008
3
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...