Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
16Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Sejarah Mongol 2

Makalah Sejarah Mongol 2

Ratings:

4.63

(8)
|Views: 4,954 |Likes:
Published by Moh. Mujib

More info:

Published by: Moh. Mujib on Feb 05, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC or read online from Scribd
See more
See less

09/10/2013

 
SERANGAN-SERANGAN MONGOL
“JENGIS KHAN DAN HULAKO KHAN”
Oleh : Moh. Mujib Zunun @lmisri
IPEMBUKAAN
Sesungguhnya invansi pasukan mongol terhadap wilayah-wilayah Islamadalah tragedy besar yang tidak ada tandingannya sebelum ini dan sesudahnya.Kendati sebelumnya didahului dengan perang salib, sesungguhnya perang salib tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan invansi pasukan mongol. Betapapun banyaknya jumlah korban perang dari kaum muslimin pada keseluaruhan perangsalib, sesungguhnya itu masih relative kecil jika dibandingkan dengan jumlah korban perang dari kalangan kaum muslimin pada satu perang diantara sekian banyaknya perang yang dilancarkan pasukan Mongol secara brutal dan sadis tersebut. Kaummuslimin mengalami kerugian yang tidak terhitung akibat kolonialisme modern,namun penghancuran oleh para penjajah di seluruh negeri tidak sebanding dengan penghancuran oleh pasukan Mongol terhadap satu kota saja Bagdad misalnya.Barangkali manusia tidak pernah melihat pembantaian, pembunuhan dan penghancuran yang sadis dan kejam dalam sejarahnya, kecuali pembantaian di akhir  perjalanan dunia nanti oleh Ya’juj dan Ma’juj. Dajjal saja tidak membunuh pengikutnya dan hanya, membunuh para penentangnya. Sedangkan mereka bangsaMongol tersebut tidak menyisahkan seorang pun, semuanya dibabat habis. Tidak ada pengecualian antara laki-laki, wanita dan anak-anak. Mereka belah perut wanita-wanita hamil kemudian membunuh bayi-bayinya.Invasi pasukan mongol berimbas pada perubahan social, moralitas dan politik terhadap negeri-negeri Islam. Sebagaimana invansi pasukan Mongol mengakibatkandampak negative dalam masyarakat Islam, disamping itu juga mengakibatkan
Seminar Sejarah Peradaban Islam oleh Mujib Zunun @l Misri@2008
1
 
dampak positif bagi ummat Islam, yaitu membangun perasaan kaum musliminterhadap pentingnya persatuan dan membuang jauh-jauh perpecahan.Jikalau ditelusuri historisnya, umat Islam pada waktu itu tersebar dimana-mana dari jazirah Arab sampai Eropa dibawah naungan Negara-negara Islamiyah,yang sudah barang tentu system pemerintahannya sudah mulai mendekati ideal,disamping itu pula, peradapan dan ilmu pengetahuan mulai berkembang pesat, inisemunya menandakan bahwa pada waktu itu ilmuwan dan cendekiawan muslimmulai banyak seperti Ibnu Taimiyah. Akan tetapi ironis sekali bilamana Negara Islamtatkala itu dikikis habis oleh Negara Mongol, bagaikan debu yang ada di atas batulicin yang diterpa angin yang kencang. Atas dasar pertimbangan itulah, penulis akanmencoba menguak dan menelusuri sebab-musabab keberhasilan Mongol menguasai Negara Islam dan termasuk menghancurkan Bagdad. Sebagai sentral umat Islam padawaktu itu, disamping itu pula, penulis akan menggali sejarah sebab hancurnya Negara-negara Islam.Pokok bahasan dalam makalah yang berjudul Serangan-Serangan Mongol :Jengis Khan dan Hulako Khan adalah sebagai berikut :
o
Latar Belakang Bangsa Mongol
o
Agamanya
o
Sejarah Perkembangannya
o
Serangan-serangan Jengis Khan dan Hulaho Khan
o
Dampak Positif dan Negatif atas Invasi Mongol
IIPEMBAHASAN
A.Latar Belakang Bangsa MongolAsal mula bangsa Mongol adalah dari masyarakat hutan yang mendiamiSiberia dan Mongol Luar di sekitar danau Baikal dan pegunungan Altani tepatnya
Seminar Sejarah Peradaban Islam oleh Mujib Zunun @l Misri@2008
2
 
di bagian barat laut Cina.
1
Sebenarnya mereka itu bukanlah suku nomad yang berpindah-pindah dari satu stepa ke stepa yang lain, walapun merekamenaklukkan banyak stepa dengan ketangkasannya menunggang kuda.Pemimpin atau Khan bangsa Mongol yang pertama diketahui dalamsejarah adalah Yesugei (w. 1175). Ia adalah ayah Chinggis (Chingis atau Jengis).Chinggis aslinya bernama Temijin, seorang pandai besi yang mencuat namanyakarena perselisihan yang dimenangkannya melawan Ong Khan atau Togril,seorang kepala suku Kereyt. Chinggis sebenarnya adalah gelar bagi Temujin yangdiberikan kepadanya oleh sidang kepala-kepala suku Mongol yangmengangkatnya sebagai pemimpin tertinggi bangsa itu pada tahun 1206, atau jugadisebut Chingis Khan/Raya yang Agung,
2
ketika ia berumur 44 tahun. Perludiketahui juga, bahwasannya bangsa Mongol adalah bangsa yang pemberani dantegar dalam berperang.
3
B.Agama Bangsa MongolBangsa Mongol tidak memeluk salah satu agama samawi dari ketigaagama samawi. Padahal mereka hidup dan berinteraksi dengan pengikut agamaYahudi, Kristen dan Islam.
4
Jengis Khan juga menyempurnakan moralmasyarakatnya dengan undang-undang yang dibuatnya, yaitu Ilyasa atau Yasaq.
5
Disamping itu juga, Jengis Khan juga mengatur kehidupan beragama dengan
1
 
Arthur N. Waldron,
The Mongol Period History of The Muslim Word 
(USA : Markus Wiener, 1994)1.
2
 
Joesoef Sou’yb,
 Sejarah Daulat Abbasiyah III 
, (Jakarta : Bulan Bintang, Cetakan ke IV, 1981), hal.260
.
3
 
Badri Yatim, Dr., MA.,
 Sejarah Peradapan Islam
, (Jakarta : PT Raja Grafindo Persada, 2000), hal.111
.
4
 
Kepercayaan keagamaan orang-orang Mongol dan praktek ritual ibadahnya adalah mengikuti fahamShamanism, yaitu menyembah matahari dan bersujud kepadanya ketika terbit, dan diantara syariatnya adalah tidak mengharmkan apapun kepada pengikutnya untuk makan hewan apa saja yang mereka temui meskipun sudahmenjadi bangkai. Adapun agama-agama samawi yang sampai di tengah-tengah mereka karena factor invansi bangsa Mongol itu sendiri, Misalnya agama Islam pengaruh dari Persia dan daeah-daerah Golden Holde, agamaBudha pengaruh dari Tibet dan Persia dan agama Kristen datang dari Eropa. Lihat : David Morgan,
The Mongols
(Cambridge : Black Well, 1986), 40-41.
5
Diantara ajaran yang terdapat dalam kitab Ilyasa adalah 1. Barangsiapa yang melakukan hubungandiluar nikah, maka harus dibunuh, baik yang sudah pernah nikah atau belum. 2. Barngsiapa yang melakukanhubungan seksual akan dibunuh. 3. Barangsiapa yang berdusta dengan sengaja, maka dibunuh. 4. Barangsiapayang menyihir, maka akan dibunuh. 5. Barangsiapa yang buang air kecil di air yang tidak bergerak, maka akandibunuh. 6. Dan lain-lain. Lihat : Ibnu Atsir,
 Al-Kamil Fi at-Tarikh
(Beirut : Dar al-Fikr, 1986), Jilid XII. 360.
Seminar Sejarah Peradaban Islam oleh Mujib Zunun @l Misri@2008
3

Activity (16)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Bang Jumadi liked this
SeHa Ce'Ah liked this
Ajiier Ahmed El-Muhajir added this note
Mkasih..
Jummahdi Mukhtar liked this
Cah Ningrat liked this
Sarah Salfina liked this
Muchliz Cah Ndso liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->