Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hasil Diskusi E-Class Teori Politik Internasional Pemikiran John Rawls Kelompok Adonara

Hasil Diskusi E-Class Teori Politik Internasional Pemikiran John Rawls Kelompok Adonara

Ratings: (0)|Views: 18 |Likes:
Published by Syania Fajriandini
Diskusi E-Class Teori Politik Internasional Pemikiran John Rawls
Diskusi E-Class Teori Politik Internasional Pemikiran John Rawls

More info:

Published by: Syania Fajriandini on Dec 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/03/2013

pdf

text

original

 
Hasil Diskusi E-Class Teori Politik Internasional Pemikiran John Rawls KelompokAdonara
 
Syania Fajriandini/inisiator (10/299487/SP/24144)
 
 
Dania Wijayanti (09/282514/SP/23491)
 
 
Syifa Nisrina (10/296890/SP/23889)
 
 
Anggi Dwi Ajeng Pangastuti (09/282751/SP/23563)
 
Ananta Aldi (09/280579/SP/23217)
 
Gebyar Lintang Ndadari (09/288871/SP/23790)
 
Igha Wihantara (09/282463/SP/23474)
 
Virginia maulita putri (10/296697/SP/23865)
 
1.
 
berdasarkan pemaparan dari konsep keadilan menurut john rawls dalam bukunya atheory of justice, apa yang dapat teman-teman pahami dari konsep Justice asFairness?
 Konsep justice as fairness yang disampaikan oleh John
 
Rawls sangat mengingatkan saya kepada konsep ekonomi pancasila dan UUD kita.Persamaan dari konsep-konsep tersebut ialah memberikan peluang yang setara bagisetiap individu untuk meraih keuntungan-keuntungan dalam hidupnya. Konsep justiceas fairness yang dikemukakan Rawls juga sangat menghargai kebebasan individu.Yang kemudian membedakan konsep Rawls dengan konsep liberalism menurut sayaialah pembatasan dari kebebasan itu sendiri. Walauoun Rawls berkata bahwapembatasan kemerdekaan hanya untuk kepentingan kemerdekaan itu sendiri, tetapiimpilasinya sangatlah luas. Hal ini secara langsung menjamin hak-hak minoritas sertapihak-pihak yang mungkin kurang diuntungkan dalam pengambilan keputusan. Sayasangat terkesan dengan konsep Rawls ini karena ia mengkombinasikan kebaikan dariliberalism dan kebaikan dari marxisme.
 Apa yang saya
 
pahami dari konsep justice as fairness dari Rawl ialah bahwa konsep tersebutmenekankan pada adanya peluang untuk memperjuangkan hak dalam meraihkeuntungan dalam kehidupan sosial. Konsep tersebut juga terlihat mendorong negarauntuk menjaga dan meningkatkan upaya dalam menekankan kebebasan individu,terutama dalam memperjuangkan apa yang individu2 tersebut seharusnya bisadapatkan, secara equal.
 Yang saya pahami dari justice as
 
fairness adalah bagaimana setiap individu mendapat kesempatan dan kebebasan yang
 
sama untuk mendapatkan hak. Walaupun Rawls menekankan adanya pembatasanterhadap kemerdakaan, namun hal tersebut ditujukan untuk distribusi yang lebih adailkepada setiap individu atau tidak ada individu yang mendapat kebebasan lebih dariyang lain.
 ok, nambahin aja (karena yang lain udah lebih dulu
 
menjawab), bahwa konsep tersebut merupakan interpreatasi dari nilai-nilai dasar darikonsep daasar liberalisme menurut Rawls. Bahkan hal tsb dianggap sebagai sebuahkebutuhan dasar dalam memenuhi nilai kesetaraan dan kebebasan. :D
 Dalam konsep Justice as Fairness Rawls percaya bahwa setiap manusia
 
adalah individu yang bebas dan setara. Oleh karena itu setiap individu memilikikesempatan yang sama besar dalam setiap hal. Ketika dikelompokkan dalammasyarakat, individu yang bebas (belum terikat pada nilai-nilai tertentu) akanmembentuk social contract dengan tujuan keadilan yang absolute bagi semua pihak.2.
 
setujukah teman-teman dengan pendapat Rawls yang menyatakan equal libertyprinciple harus diletakkan pada prioritas utama dan differences principle diletakkanada prioritas akhir pada saat terjadinya konflik? dan mengapa?
 pada dasarnya saya setuju dengan rawls, alasannya karenamenurut saya dalam konflik prinsip ini memang harus diutamakan karena prinsip iniadalah prinsip dasar yang mengutamakan dan menjamin hak-hak sipil , dengan katalain rawls tidak mengiginkan adanya pelanggaran hak dalam suatu konflik 
 
 saya sependapat dengan Rawl mengenai equal liberty yg harus
 
dikedepankan terlebih dahulu. Apabila tiap manusia memiliki hak atas kemerdekaanpribadi yang setara, maka secara tidak langsung tiap manusia akan memiliki kondisiawal yang sama dalam mendapatkan peluang dan kesempatan. Dalam situasikonflikpun, pada dasarnya tidak ada manusia yg memiliki posisi lebih tinggi darimanusia lainnya. Dengan demikian, pelanggaran atas hak manusia lainnya dapatdiminimalkan.
 Kalo saya justru lebih merasa bahwa
 
equal opportunity principle harusnya dinomor satukan. Bukan apa-apa, tapi kalo equalopportunity principle didahulukan, menurut saya difference principle akan ikut sertadi dalamnya (terutama dalam bidang ekonomi. Saat dua orang diberi kesempatanuntuk mendapatkan pekerjaan tertentu, maka kesenjangan ekonomi di antara merekadiharapkan juga akan terhapuskan). Walaupun demikian, saya dapat memahamimengapa Rawls lebih memilih equal liberty principle. Dihubungkan denganlingkungan ia tinggal, liberalism dan kebebasan individu memang masih sangat
 
menjadi prioritas. 
 Saya setuju dengan pendapat Rawls bahwa
 
prinsip equal liberty harus didahulukan. Dalam keadaan konflik pun, individu harusmendapat penjaminan atas haknya dan tiap individu pun tetap dalam kesetaraanwalaupun dalam konflik. 
 sebenarnya yang coba ditekankan Rawls
 
ialah bagaimana setiap individu dapat berdiri setara terlebih dahulu dalam suatupermasalahan sehingga nilai kesetaraan dianggap menjadi hal sangat vital untuk meng-("overcame") perbedaan yang ada di dalam setiap individu di masyarakat.
 Menurut saya, differences principle justru lebih baik ditekankan
 
dalam keadaan konflik. Karena kadang tidak dapat dipungkiri bahwa terjadiketidakadilan dalam hal akses dan kesempatan meraih keuntungan. Oleh karena ituprinsip differences principle dibutuhkan, karena berdasarkan prinsip ini, kelompok yang lebih sedikit mendapatkan kesempatan, akan mendapatkan fasilitas ke arahkesempatan yang lebih besar dibanding kelompok yang lain. Ini sebenarnyamerupakan sebuah bentuk affirmative action, yang saya rasa dibutuhkan dalam segalasituasi. Tidak setaranya akses dan kesempatan menuju keuntungan-keuntungan(terutama dalam hal ekonomi), tidak dapat dipungkiri justru dapat memicu konflik itusendiri. Walaupun demikian, saya menyadari, untuk melaksanakan differencesprinciple dalam situasi konflik akan sangat sulit, karena yang diperlukan adanyakemauan untuk melakukan hal tersebut dari kelompok yang lebih kuat.3.
 
Menurut teman-teman,bagaimana relevansi konsep keadilan menurut Rawls terhadaphubungan internasional saat ini?apakah konsep keadilan Rawls ini dapat diterapkandalam kondisi politik internasional saat ini?
tentunya bisa, hanya saja selalu dikembalikan pada sifat awal dari
 
topik yang dimaksud, dalam hal ini IR. Jika IR dianggap sebagai debuah "domain"bagi Rawls, maka "sub-domain" nya ialah negara dan permasalahan yang ada dalamIR. Konsep Rawls mengenai justice tersebut hanya dapat dipergunakan apabilasejalan dan tidak bertentangan dengan kepentingan yang ada di dalam "sub-domain"tersebut. gmana?
 Pemikiran Rawls mengenai keadilan
 
tersebut masih dapat diterapkan dalam kondisi politik internasional saat ini, terutamadalam menekankan norma dan nilai moral antara aktor-aktor dalam hubunganinternasional. Hal tersebut berkaitan untuk mengatur aktivitas tiap aktor, agar tidak hanya menekankan kepentingannya di atas segalanya dan tidak mengindahkan norma,

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->