Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
refrat cidera kapla

refrat cidera kapla

Ratings: (0)|Views: 17 |Likes:
Published by Fadhli Ahmad

More info:

Published by: Fadhli Ahmad on Dec 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/28/2013

pdf

text

original

 
Pendahuluan
Cedera kepala atau trauma kapitis adalah suatu gangguan traumatik darifungsiotak yang disertai atau tanpa disertai perdarahan interstisiil dalamsubstansi otak tanpadiikuti terputusnya kontinuitas otak. Merupakan salah satupenyebab kematian dankecacatan utama pada kelompok usia produktif, dansebagian besar karena kecelakaanlalulintasCedera kepala bertanggung-jawab atas separuh kematian karena cedera.Merupakan komponen yang paling sering pada cedera multipel. Ditemukan pada75 % korban tewas karena kecelakaan lalu-lintas. Untuk setiap kematian,terdapat dua kasus dengan cacad tetap, biasanya sekunder terhadap cederakepala.Masalah yang biasa dihadapi adalah jauhnya, ketersediaan fasilitas serta tingkatkompetensi bedah saraf setempat, serta lambatnya tindakan definitif, organisasikegawat-daruratan, dan profil cedera. Yang terpenting adalah pengelolaanventilasi dan hipovolemia yang berperan dalam menimbulkan kerusakan otaksekunder yang bisa dicegah. Transfer pasien yang memenuhi sarat dengansegera akan mengurangi kesakitan dan kematian. Transfer tidak bolehdiperlambat oleh tindakan diagnostik.Penyebab kecacadan atau kematian yang dapat dicegah antara lain adalahketerlambataan resusitasi atas hipoksia, hiperkarbia dan hipotensi,keterlambatan tindakan definitif terutama terhadap hematoma intrakranial yangberkembang cepat, serta kegagalan mencegah infeksi.ANATOMI DAN FISIOLOGI KEPALAII.I ANATOMIAnatomi kepala terdiri dariKulit kelapa (scalp)Tulang tengkorakMeningenOtakCairan serebrospinalisTentoriumA . Kulit kepala terdiri dari 5 lapisan (SCALP) yaitu :SkinConnective tissue atau sub kutanAponeorosis galeaLoose areolar tissue atau jaringan penunjang longgar
 
PerikraniumKulit kepala memiliki banyak pembuluh darah sehingga bila terjadiperdarahanakibat laserasi pembuluh kulit kepala akan menyebabkan banyakkehilangandarah, terutama pada bayi dan anak-anak.B. Tulang tengkorak Tulang tengkorak terdiri dari kubah atau kalvaria dan basis kranii.Kalvaria diregio temporalis tipis, namum dilapisi oleh otot temporalis.Sedangkan basiskranii berbentuk tidak rata sehingga dapat melukai bagian dasar otak saatbergerak akibat proses akselerasi atau dan deselerasi. Rongga tengkorak dasardibagi atas 3 fossa yaitu :Fossa anteriorFossa mediaFossa posteriorFossa anterior adalah tempat dari lobus frontalis, fossa media adalahtempatlobus temporalis, sedangkan fosa posterior adalah ruang bagian bawah batangotak dan serebelumMeningenSelaput meningen menutupi seluruh permukaan otak dan terdiri dari 3lapisanyaitu duramater, arakhnoid, piamater. Duramater adalah selaput yangkeras,terdiri atas jaringan ikat fibrosa yang melekat erat pada permukaan dalamdankranium. Karena tidak melekat erat pada selaput arakhnoid di bawahnya,makaterdapat suatu ruang potensial (subdura) yang terletak antara duramaterdanarakhnoid, dimana sering dijumpai perdarahan subdural.Pada cedera otak,pembuluh-pembuluh vena yang berjalan pada permukaan otak menuju sinussagitalis superior di garis tengah atau disebut³Bridging Veins´, dapat mengalamirobekan dan menyebabkan perdarahansubdural. Pada beberapa tempat tertentuduramater membelah menjadi 2 lapis membentuk sinus venosus besar yangmengalirkan darah vena dari otak. Sinussagitalis superior mengalirkan darahvena ke sinus transversus dan sinussigmoideus. Sinus sigmoideus umumnyalebih dominan di sebelah kanan. Laserasi dari sinus-sinus ini dapatmengakibatkan perdarahan hebat.Arteri-arteri meningea terletak antara duramater dan permukaan dalamdarikranium (ruang epidural). Adanya fraktur dari tulang kepala dapatmenybabkanlaserasi pada arteri-arteri ini dapat menyebabkan perdarahanepidural. Arteriyang paling sering mengalami cidera adalah arteri meningeamedia yang terletakdi fosa temporalis (fosa media).Dibawah duramater terdapat selaput arakhnoidyang tipis dan tembus pandang, setelah itu terdapat lapisan piamater yangmelekat erat pada permukaankorteks serebri. Cairan serebrospinal bersirkulasidalam ruang subarakhnoid.Perdarahan subarakhnoid umumnya disebabkan olehcidera kepala.
 
OtakOtak manusia terdiri dari serebrum, serebelum dan batang otak. Serebrumterdiriatas hemisfer kanan dan hemisfer kiri yang dipisahkan oleh falks serebri(lipatanduramater dari sisi inferior sinus sagitalis superior. Pada hemisfer serebrikiriterdapat pusat bicara manusia atau disebut hemisfer dominan. Lobusfrontal berkaitan dengan fungsi emosi, fungsi motorik dan pada sisidominanmengandung pusat ekspresi bicara (area bicara motorik). Lobusparietal berhubungan dengan fungsi sensorik dan orientasi ruang. Pada lobustemporaluntuk mengatur fungsi memori tertentu. Sedangkan lobus parietalisuntuk proses penglihatan.Batang otak terdiri dari mesensefalon, pons, danmedula oblongata. Mesensefalon dan pons bagian ayas berisi sistem aktivasiretikular yang berfungsiuntuk kesadaran dan kewaspadaan. Pada medulaoblongata terdapat pusatkardiorespiratorik, yang terus memanjang sampaimedula spinalis di bawahnya.Jika ada lesi kecil saja pada batang otak akan dapatmenyebabkan defisitneurologis yang berat. Serebelum bertanggung jawabdalam fungsi koordinasi dankeseimbangan, terletak dalam fosa posterior.Cairan serebrospinalisCSS dihasilkan oleh pleksus khoroideus dengan kecepatan produksi20ml/jam.CSS mengalir dari ventrikel lateral melalui voramen monro menujuventrikel III,kemudian ke akuaduktus silvii menuju ventrikel IV, selanjutnya CSSkeluar darisistem ventrikel dan masuk ke dalam ruang subarakhnoid yang beradadi seluruhpermukaan otak dan medula spinalis. CSS akan direabsorbsi ke dalamsirkulasivena melalui granulasio arakhnoid yang terdapatpada sinus sagitalissuperior. Jika terdapat darah dala CSS dapat menyumbat granulasio arakhnoidsehinggamengganggu penyerapan CSS dan menyebabkan kenaikan intrakranialatauhidrochepalus komunikan post trauma. TentoriumTentorium serebeli membagi rongga tengkorak menjadi ruangsupratentorialyang terdiri dari fosa kranii anterior dan fosa kranii media danruang infratentorialyang berisi fosa kranii posterior. Mesensefalon (midbrain)menghubungkanhemisfer serebri dengan batang otak (pons dan medulaoblongata) dan berjalanmelalui celah lebar tentorium serebeli yang disebutinsisura tentorial. Nervusokulomotorius (N.III) berjalan sepanjang tepi tentorium,dan saraf ini dapattertekan bila terjadi herniasi lobus temporal, yang umumnyadiakibatkan olehadanya masa supratentorial atau edema otak. Serabut-serabut parasimpatikberfungsi melakukan konstriksi pupil mata berjalan pada sepanjang permukaannervus okulomotorius. Jika paralisis pada serabut ini menyebabkan penekanannervus III akan mengakibatkan dilatasi pupil oleh karena tidak adahambatanaktivitas serabut simpatikFISIOLOGI Tekanan Intrakranial

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->