Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
makalah pelope

makalah pelope

Ratings: (0)|Views: 12 |Likes:
Published by Resti Yuliyanti

More info:

Published by: Resti Yuliyanti on Dec 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/25/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IPEMBAHASAN1.1.
 
Pengertian Manajemen
Manajemen menurut Donnelly, Gibson dan Ivancevich (1971:4) adalahsebagai suatu proses di mana usaha individu dan kelompok dikoordinasikanuntuk mencapai tujuan bersamaMenurut Stoner dan Freeman (1992), manajemen adalah suatu prosesperencanaan, pengorganisasian, memimpin, dan mengawasi pekerjaananggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi yangtersedia untuk mencapai tujuan organisasi yang dinyatakan dengan jelas.Sedangkan menurut Oei Liong Lee, manajemen adalah ilmumerencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan sertamengevaluasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapaitujuan bersama.Berdasarkan pendapat para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwamanajemen adalah suatu proses merencanakan, pengorganisasian, memimpindan mengawasi untuk mencapai tujuan organisasi bersama.
1.2
 
Tujuan manajemen pendidikan
Dilakukan manajemen agar pelaksanaan suatu usaha terencana secarasistematis dan dapat dievaluasi secara benar, akurat, dan lengkap sehinggamencapai tujuan secara produktif, berkualitas, efektif dan efesien.1)
 
Produktivitas
adalah perbandingan terbalik antara hasil yang diperoleh(output) dengan jumlah sumber yang digunakan (input). Produktivitas dapatdinyatakan secara kuantitas maupun kualitas. Kuantitas output berupa jumlah tamatan dan kuantitas input berupa jumlah tenaga kerja dansumberdaya selebihnya (uang, peralatan, perlengkapan, bahan, dsb.).produktivitas dalam ukuran kualitas tidak dapat diukur dengan uang,produktivitas ini digambarkan dari ketepatan menggunakan metode atau
 
2
cara dan alat yang tersedia dengan waktu yang tersedia dan mendapatrespons positif dan bahkan pujian dari orang lain atas hasil kerjanya. Kajianterhadap produktivitas secara lebih komprehensif adalah keluaran yangbanyak dan bermutu dari tiap-tiap fungsi atau peranan penyelenggaraanpendidikan.2)
 
Kualitas
menunjukkan kepada suatu ukuran penilaian atau penghargaanyang diberikan atau dikenakan kepada barang atau jasa tertentu berdasarkanpertimbangan objektif atas bobot atau kinerjanya. Jasa/pelayanan atauproduk tersebut harus menyamai atau melebihi kebutuhan atau harapanpelanggannya. Dengan demikian mutu adalah jasa atau produk yangmenyamai bahkan melebihi harapan pelanggan sehingga pelangganmendapat kepuasan.
3)
 
Efektivitas
adalah ukuran keberhasilan tujuan organisasi. Etzioni
mengatakan bahwa “keefektifan adalah derajat dimana organisasi mencapaitujuannya” atau menurut Sergiovani yaitu “keseuaian hasil yang dicapai
organisasi dengan tuju
an” (Tim Dosen Administrasi Pendidikan UPI, 2009:
89). Efektivitas dapat ditelaah dari : (1) masukan yang merata, (2) keluaranbanyak dan bermutu tinggi, (3) ilmu yang merata, (4) pendapatan tamatanyang memadai.
4)
 
Efisiensi.
Suatu kegiatan dikatakan efisien apabila tujuan dapat dicapaisecara optimal dengan penggunaan atau pemakaian sumber daya yangminimal. Efisiensi pendidikan adalah bagaimana tujuan itu dicapai denganmemiliki tingkat efisiensi waktu, biaya, tenaga, dan sarana.
 1.3
 
Prinsip Manajemen
Fattah dalam Tim Dosen Administrasi Pendidikan UPI (2009:93)mengklasifikasikan prinsip manajemen ke dalam tiga ranah yaitu:
 
 
Prinsip manajemen berdasarkan sasaran;
bahwa tujuan adalah sangatesensial bagi organisasi. Hendaknya organisasi merumuskan tujuan dengantepat sesuia dengan arah organisasi, tuntutan zaman dan nilai-nilai yangberlaku. Tujuan suatu organisasi dapat dijabarkan dalam bentuk visi, misi
 
3
dan sasaran-sasaran. Ketiga bentuk tujuan itu harus dirumuskan dalam satukekuatan tim yang memiliki komitmen terhadap kemajuan dan masa depanorganisasi.
 
Prinsip manajemen berdasarkan orang;
keberadaan orang sangatpenting dalam organisasi. Karena tanpa orang organisasi bukanlah apa-apa. Orang adalah penggerak organisasi yang perlu diperhatikan secaramanusiawi kebutuhannya, tuntutannya, keinginannya, aspirasinya,perkembangannya, dan juga keluhan-keluhannya. Manajemen pendidikanberdasarkan orang adalah suatu aktivitas manajemen yang diarahkanpada pengembangan sumber daya manusia. Aplikasi prinsip ini adalahmemberikan peluang yang besar kepada staf untuk meningkatkankemampuan melalui pelatihan/penataran atau studi lanjut.
 
Prinsip manajemen berdasarkan informasi;
banyak aktivitasmanajemen yang membutuhkan data dan informasi secara cepat, lengkapdan akurat. Suatu aktivitas pengambilan keputusan sangat didukung olehinformasi begitupun untuk melaksanakan kegiatan rutin dan incidentaldiperlukan informasi yang telah dirancang sedemikian rupa sehinggamemudahkan manajer dan pengguna mengakses dan mengolah informasi.
1.4
 
Konsep Strategi
Menurut Glueck dalam Eti Rochaety (2008:27), Strategi adalah suatu kesatuanrencana yang komprehensif dan terpadu yang menghubungkan kekuatan strategiorganisasi dengan lingkungan yang dihadapinya, kesemuanya menjamin agartujuan organisasinya tercapai.Menurut Robson masih dalam Eti Rochaety, strategi merupakan polakeputusan dari alokasi sumber yang dibuat untuk mencapai tujuan organisasi.Dari pengertian di atas, dapat ditarik kesimpulan pokok bahwa strategi
 pertama,
merupakan satu kesatuan rencana organisasi yang komprehensif danterpadu yang diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi;
kedua,
penyusunanstrategi diperlukan analisis lingkungan karena lingkungan akan menentukan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->