Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Vitamin

Makalah Vitamin

Ratings: (0)|Views: 1,032|Likes:
Published by Alex Rahma

More info:

Published by: Alex Rahma on Dec 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/18/2014

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUANA.Latar Belakang
Vitamin merupakan substansi yang dibutuhkan tubuh untuk tumbuhdan berkembang secara normal. Vitamin biasanya tidak bisa diproduksi olehtubuh, sehingga harus mendapat asupan dari luar. Vitamin memiliki perananspesifik di dalam tubuh dan dapat memberikan manfaat kesehatan. Bila kadar senyawa ini tidak mencukupi, tubuh dapat mengalami suatu penyakit.Tubuhhanya memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit, tetapi jika kebutuhan inidiabaikan maka metabolismedi dalam tubuh kita akan terganggu karena fungsinya tidak dapat digantikan oleh senyawa lain (Anonim, 2011).Vitamin merupakan komponen organik yang sangat dibutuhkanoleh tubuh. Vitamin dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah sedikit. Vitamintermasuk kelompok zat pengatur pertumbuhan dan pemeliharaan kehidupan.Vitamin berperan dalam beberapa tahap reaksi metabolis, energi, pertumbuhan, dan pemeliharaan tubuh, pada umumnya sebagai koenzim atausebagai bagian dari enzim. Kontribusi suatu jenis makanan terhadapkandungan vitamin makanan sehari-hari bergantung pada jumlah vitaminyang semula tedapat dalam makanan tersebut, jumlah yang rusak pada saat panen atau penyembelihan, penyimpanan, pemrosesan dan pemasakan(Almatsier, Tanpa tahun).Atas dasar kelarutannya, vitamin dibedakan menjadi 2, yaitu:1.Vitamin larut dalam lemak (A, D, E, K), dan2.Vitamin larut dalam air (B dan C).Vitamin yang larut dalam air, jika jumlahnya berlebihan tidamembahayakan karena kelebihan vitamin akan dikeluarkan melalui urine.Tetapi bila vitamin yang larut dalam lemak jumlahnya berlebihan, tidak dapatdikeluarkan melalui urine tetapi disimpan dalam sel-sel adiposa dan dapatmenyebabkan gangguan fungsi tubuh.
1
 
BAB IIPEMBAHASAN
A.
Vitamin Aa.Pengenalan Vitamin A
Vitamin A, yang juga dikenal dengan nama retinol, merupakanvitamin yang berperan dalam pembentukkan indra penglihatan yang baik,terutama di malam hari, dan sebagai salah satu komponen penyusun pigmen mata di retina. Vitamin A berguna untuk penglihatan, melindungikulit dan lapisan mukosa (mulut, hidung dan sistem pencernaan). VitaminA dikenal sebagai vitamin yang sangat dibutukkan tubuh dan mutlak harusdipenuhi melalui makanan. Pada umunnya vitamin A dikonsumsi dalam bentuk pre form vitamin A dan pro vitamin A. Di Indonesia 80%konsumsi vitamin A berasal dari karoten dan 20% dari makanan hewanimaupun pre form vitamin A. Vitamin A beredar dalam darah dan disimpandalam hati. Berdasarkan hasil percobaan, klinis pada manusia dan hewanmenunjukkan bahwa vitamin A diperlukan untuk pemeliharaan dan fungsinormal sistem kekebalan dan jaringan epitel.
b.Fungsi Vitamin A
Secara garis besar, fungsi vitamin A adalah sebagai berikut:1.Proses penglihatan. Vitamin A dalam bentuk retinalakan bergabung dengan opsin (suatu protein) membentuk rhodopsin,yang merupakan pigmen penglihatan. Adanya rhodopsin itulah yangmemungkinkan kita dapat melihat. Rendahnya konsumsimenyebabkan menurunnya simpanan vitamin A di dalam hati dankadarnya di dalam darah. Akibat lebih lanjut adalah berkurangnyavitamin A yang tersedia untuk retina.2.Mengatur sistem kekebalan tubuh (imunitas). Sistemkekebalan membantu mencegah atau melawan infeksi dengan caramembuat sel darah putih yang dapat menghancurkan berbagai bakteridan virus berbahaya. Vitamin A dapat membantu limfosit (salah satu
2
 
tipe sel darah putih) untuk berfungsi lebih efektif dalam melawaninfeksi.3.Mencegah kebutaan. Defisiensi vitamin Amenyebabkan kelenjar tidak mampu mengeluarkan air mata, sehinggafilm yang menutupi kornea mengering. Selanjutnya kornea mengalamikeratinisasi dan pengelupasan, sehingga menjadi pecah. Infeksitersebut menyebabkan mata mengeluarkan nanah dan darah. Dampak lebih lanjut adalah munculnya titik bitot (putih pada bagian hitammata) serta terjadi gangguan yang disebut xerosis conjunctiva,xerophthalmia, dan buta permanen.4.Menangkal radikal bebas. Vitamin A dan betakarotenterbukti merupakan antioksidan yang dapat melindungi sel dariserangan radikal bebas untuk mencegah timbulnya berbagai penyakitkronis, seperti jantung dan kanker.5.Memicu pertumbuhan. Defisiensi vitamin Amenyebabkan terhambatnya pertumbuhan karena gangguan padasintesis protein. Gejala ini sering tampak pada anak balita. Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan bahwa proses pertumbuhan akanterhenti jika kebutuhan vitamin A tidak terpenuhi.6.Memelihara kesehatan sel-sel epitel pada saluran pernapasan. Defisiensi atau kekurangan vitamin A menyebabkan sel-sel epitel tidak mampu mengeluarkan mucus (lendir) dan membentuk cilia (semacam rambut) untuk mencegah akumulasi bahan asing pada permukaan sel. Karena itu, defisiensi vitamin A dapat menyebabkaninfeksi saluran pernapasan bagian atas (ISPA).7.Membentuk dan memelihara pertumbuhan tulang dangigi. Defisiensi vitamin A terbukti dapat menghambat pemanjangantulang dan terbentuknya gigi yang sehat. Karena itu, kecukupankonsumsi vitamin A sangat penting diperhatikan untuk anak-anak yang sedang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan.
3

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Azizah Yofiani liked this
Dini Rahmawati liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->