Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penerapan Pendekatan Kooperatif Kontrastif Dalam Pembelajaran Penerjemahan Bahasa Arab Ke Dalam Bahasa Indonesia

Penerapan Pendekatan Kooperatif Kontrastif Dalam Pembelajaran Penerjemahan Bahasa Arab Ke Dalam Bahasa Indonesia

Ratings: (0)|Views: 25 |Likes:
Published by Zarkasyi Abdullah

More info:

Published by: Zarkasyi Abdullah on Dec 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/11/2013

pdf

text

original

 
94
 
PENERAPAN PENDEKATAN KOOPERATIF
-
KONTRASTIF DALAMPEMBELAJARAN PENERJEMAHAN BAHASA ARAB KE DALAMBAHASA INDONESIA
 
Syihabuddin
 
Program Studi Pendidikan Bahasa Arab FPBS Universitas Pendidikan Indonesia
 
Abstract:
The present article reports on a quasi experimental study intended toverify if contrastive-cooperative approach can overcome students difficulties intranslating texts from Arabic into Indonesian. The study, conducted by a lecturer-researcher, involved his own 51 students undertaking the course unit of 
Tarjamah I 
 (Translation I). The study, lasting for eight months, took place at the Study Program
of Arabic Language Education, Department of Foreign Language Education, Faculty
of Language and Arts Education,
Universitas Pendidikan Indonesia
(IndonesiaUniversity of Education). The main finding is that contrastive-cooperative approachdoes not boast promising results in overcoming students difficulties in translatingtexts from Arabic into Indonesian. On the contrary, the approach lends itself to newproblems in the students translation. Hence, the lecturer-researcher made efforts toovercome the problems by training the students with some techniques, such as,
substitution, description, expansion, and transposition.
 
Key words
: contrastive-cooperative approach, translation teaching-
learning,translation difficulties, translation techniques.
 
Secara substantif 
,
pengajaran menerjemah
bertujuan mendidik pembelajar agarmemiliki kompetensi disimilatif, yaitukemampuan untuk membandingkan danmengolah dua sistem bahasa dan budayayang berbeda (Hewson dan Martin,
1991:211).
Karena itu, dalam pengajaran
menerjemah
, aspek persamaan danperbedaan i
tu
disampaikan terlebihdahulu untuk dijadikan kompetensi dasarbagi pengembangan kemampuan
selanjutnya.
Menurut Emery (1985),aspek tersebut dapat dijadikan bahanperkuliahan yang disuguhkan denganmetode kontrastif. Dia
menegaskan
bahwa analisis kontrastif menyediakankerangka kerja perbandingan bahasa dalammemilih informasi apa saja yang berguna bagitujuan khusus seperti pengajaran, analisis
bilingual, dan penerjemahan.
 
Pendapat tersebut
sejalan denganpandangan Larson (1984:7980) yangmengkontraskan kelompok kata yangmemiliki kesamaan. Kosakata dikelompokkanke dalam satu kategori. Kemudian, ditelaah
ciri
-ciri persamaan dan perbedaan maknaantara dua kata yang dikontraskan itusehingga diketahui konsep utama masing-
masing kata yang dibandingkan.
 
 
Syihabuddin,
Penerapan Pendekatan Kooperatif-
Kontrastif 
 
95
 
Kelebihan model kontrastif i
tu
jugadidukung hasil penelitian Fischer (1994)yang melakukan eksperimen ihwal
pengajaran kosakata dengan
membandingkan pengajaran makna
kosakata
melalui konteks dan melaluikamus. Dia menyimpulkan bahwa belajar
kosakata
baru melalui konteks lebih
efektif daripada melalui kamus.
 Model kontrastif 
tersebut
dapatdipadukan dengan model pembelajarankooperatif (
cooperative learning
) yangmemungkinkan siswa belajar dan bekerjadalam kelompok-kelompok kecil secarakolaboratif dengan struktur kelompok yang heterogen. Model i
tu
memberikanstruktur tugas yang harus dikerjakansecara bersama-bersama di antara sesamaanggota kelompok. Setiap individudihadapkan pada posisi dan opsi yangharus diikuti, memilih sikap bekerjasama, dan berkompetisi (Slavin, 1985:17;
Al
-Basy, 2005; dan Shalih, 2005). Lebihlanjut, Slavin mengembangkan strukturmodel pembelajaran
ko
operatif seperti
terlihat pada B
agan 1 (periksa
 Lampiran
).
 Dalam penelitian ini, modelpembelajaran kooperatif dipadukandengan model pembelajaran kontrastif sehingga terbentuklah model pem-belajaran kooperatif-kontrastif yangdijadikan perlakukan untuk 
mengatasi
kesulitan mahasiswa dalam menerjemah-kan teks berbahasa Arab ke dalam bahasaIndonesia. Pemaduan model pembelajar-
an
itu terlihat pada Bagan 2 (periksa
 Lampiran
).
 Penerapan model pembelajaran
tersebut
didasarkan pertimbangan bahwapenerjemahan merupakan keterampilanyang kompleks karena menuntutpenerjemah menguasai bahasa sumber,bahasa penerima, kebudayaan yangterkandung dalam kedua bahasa itu, danmasalah yang menjadi topik pembahasan.Karena itu, dalam pengajaranmenerjemah dari bahasa Arab ke dalambahasa Indonesia, para mahasiswa mengalamiberbagai kesulitan.
Bentuk 
-bentuk kesulitan
itu
yang utama
sebagai
berikut.
 
Pertama,
ketidakmampuan mahasiswadalam mengekuivalensikan atau memadankanstruktur kalimat bahasa sumber denganstruktur bahasa penerima melalui prosestransposisi. Penelitian Syihabuddin (2004)menemukan bentuk-bentuk kesulitanmahasiswa dalam menerjemahkan frasapreposisi bahasa Arab ke dalam bahasaIndonesia (periksa Tabel 1). Pada gilirannyaketidakmampuan i
tu
berimplikasi padakekeliruan dalam memilih makna kata yangsesuai dengan konteks kalimat tersebutsehingga terjadi akumulasi kesulitan. Jikakesulitan penerjemahan kalimat dibiarkan,menyebabkan kesulitan penerjemahan pada
tataran paragra
, wacana, dan seterusnya.
 
Kedua,
esulitan itu
timbul karenakesulitan internal kebahasaan, yaitu adanyaperbedaan antara struktur bahasa sumber,dalam hal itu bahasa Arab, dan bahasapenerima, yaitu bahasa Indonesia. Muin(2003:184) mengemukakan bahwa 63.72 %mahasiswa Prodi Bahasa Arab FPBS UPImengalami kesulitan dalam bidang sistaksis
dan morfologi (periksa Tabel 2).
 Di samping itu, dalam
 Laporan ProgramSEMI QUE-V DIKTI Program StudiPendidikan Bahasa Arab FPBS UPI 
 (Syihabuddin, 2004:3) menyimpulkan bahwa
rata
-rata prestasi mahasiswa pada mata kuliahstruktur bahasa Arab sebesar 2.50. Data
akademik 
itu ini sejalan dengan temuanAbdurrahman (2004:323) yang menyatakanbahwa 80% mahasiswa mengalami kesulitandalam menerapkan konsep struktur bahasaArab dalam karangan mereka atau dalam matakuliah lainnya seperti mata kuliahmenerjemah. Dengan demikian, perbedaandan persamaan kedua bahasa itu perlu segeradiperkenalkan kepada mahasiswa dan perludiatasi melalui analisis kontrastif.
Ketiga,
secara eksternal, ada kesenjanganantara pengalaman belajar mahasiswa yangberasal dari m
adrasah
aliyah (MA) dan
 
96 
 BAHASA DAN SENI, Tahun 35, Nomor 1, Februari 200
 
mahasiswa dari s
ekolah
m
enengah
a
tas
(SMA). Berdasarkan data dari dokumenProdi Bahasa Arab FPBS UPI tahun
2004
, diketahui bahwa 35 mahasiswayang mengambil mata kuliah Terjemahitu berasal dari MA dan mereka pernahbelajar bahasa Arab sedangkan 25mahasiswa berasal dari SMA dan tidak pernah belajar bahasa Arab. Meskipundemikian, hendaknya masalah i
tu
tidak dijadikan sebagai hambatan, tetapidijadikan sebagai peluang untuk menciptakan suasana belajar yang
kooperatif.
 
Paparan tersebut
menunjukkan
bentuk 
-bentuk kesulitan mahasiswadalam meng-ekuevalensikan strukturbahasa Arab dengan struktur bahasaIndonesia. Masalah i
tu
diprediksi dapatditangani melalui model pembelajarankontrastif. Di samping itu, adanyakeragaman latar belakang pendidikanmahasiswa dapat
disiasati
melalui modelpembelajaran kooperatif. Oleh karena itu,penelitian penerapan pendekatan
kooperatif 
-kontrastif dalam pembelajaranpenerjemahan teks berbahasa Arab kedalam bahasa Indonesia bertujuan (a)mengetahui efektivitas modelpembelajaran kooperatif-kontrastif dalammengatasi kesulitan mahasiswa tatkalamenerjemahkan bahasa Arab ke bahasa
Indonesi
a, (b) memaparkan upaya-
upaya
yang dilakukan dosen untuk mengatasikesulitan tersebut dalam kegiatanperkuliahan, (c) mengetahui implikasikesulitan menerjemah dalam pengajaranmenerjemah, dan (d) memaparkan
kendala
-kendala dalam mengimplemen-tasikan model pembelajaran kooperatif-
kontrastif.
 
METODE
 
Metode yang digunakan dalam
penelitian
i
tu
ialah kuasi eksperimen.Pada penelitian itu diujicobakan modelpembelajaran kooperatif-kontrastif sebagaiupaya untuk mengatasi kesulitan mahasiswadalam mengekuievalensikan struktur bahasaArab dengan struktur bahasa Indonesia. Untuk mengetahui efektivitas model
tersebut
dalammengatasi kesulitan mahasiswa, dilakukanlahpembandingan hasil prates dan pascates.Selanjutnya, hasil tes tersebut diuji signifikan-
sinya dengan menggunakan uji
-
t.
 Subjek penelitian
adalah
dosen matakuliah Tarjamah I dan 51 orang mahasiswa
yang mengambil mata kuliah itu, yaitu merekayang duduk pada semester ganjil (V) angkatan
2003 tahun akademik 2005/2006. Penelitian
itu
dilaksanakan pada Program StudiPendidikan Bahasa Arab, Jurusan PendidikanBahasa Asing, FPBS Universitas P
endidikanIndonesia, selama 8 (delapan) bulan dari bulanApril s.d. November 2005.
 
Adapun
, langkah-langkah pembelajaran
kooperatif 
-
kontrastif sebagai bentuk perlakuan
berlangsung melalui tahap berikut:
Pertama
,
memilih bahan perkuliahan secara purposif,
ya
itu pola-pola kalimat bahasa Arab yangkompleks. Kompleksitas i
tu
didasarkan atashasil pengamatan dan pemeriksaan tugas akhirmahasiswa. Kalimat yang dipilih ialah yangfrekuensi kesalahan penerjemahannya palingbanyak. Hal i
tu
didasarkan hasil penelitianSyihabuddin (2004) dan Abdurrahman (2004)seperti tersaji pada bagian pendahuluan.
Kedua,
menyelenggarakan kegiatan pascatesguna mengetahui posisi awal mahasiswadalam kemampuan menerjemah.
Ketiga,
 dosen memaparkan teori penerjemahan yangterdiri atas konsep terjemahan, metode,prosedur, teknik, dan kualitas terjemahan.Setelah itu, didemonstrasikan prosespenerjemahan sebagai pencarian ekuivalensisebagaimana dikemukakan oleh Larson
(1984:3).
 
Keempat 
, dosen memimpin pembentukan
kelompok 
-kelompok belajar
berdasarkan
pilihan mahasiswa. Setiap kelompok menerima unit-unit materi perkuliahan danmelaksanakan penerjemahan dalamkelompoknya masing-masing selama ± 30

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->