Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
TASAWUF: ASAL-USUL DAN MAQAMATOleh: Isa AnsoriA.PENDAHULUAN
Manusia adalah makhluk Allah yang sempurna yang diciptakan untuk menjadi khalifah Allah di muka bumi dengan tujuan semata beribadah kepada- Nya. Allah berfirman:
(ٍميِوْقَت ِنَسْحَأ ِف َاَسْِْل اَْقََخ ْدَقَ 
4
)
“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalambentuk yang sebaik-baiknya”. (At-Tin: 4)
ُدِسْُي ْنَ اَهِف ُَعْجَتَأ وُاَ ًةَِَخ ِضْرَْ ِف ٌِاَ ّِإ ِةَكِئََْِ َبَر َاَ ْذِإَ  (َوُَْعَت َ اَ ُمَْَأ ّِإ َاَ ََ ُّدَقُَ َِدْَِب ُّَسُ ُنْََ َءاَّد ُِْسَيَ اَهِف 
30
)
“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat:"Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah dimuka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, Padahal KamiSenantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikanEngkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahuiapa yang tidak kamu ketahui." (Al-Baqarah: 30)
 
(ِُدُْعَِ ِإ َْِْلَ نِجْ ُْقََخ اََ
56
)
“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkansupaya mereka mengabdi kepada-Ku.” (Ad-Dzariat: 56)
1
 
Selanjutnya Rasulullah memberi tuntunan bagaimanaproses ibadah itu hendaknya diwujudkan:
هاتَأف ِسانل اًموي زراب لو يلع  ىلص ّبن اك اق ةرْيرُ ب ع لربو ِئالبو تكئمو اب َمؤت  امي :اق امي ام :اف ٌجر  يتو ب َرشت و َ َدبت  ُ :اق ُ ام :اق ثباب مؤتو  :اق اح ام :اق اضمر وصتو َضورم َةاكز دؤتو ةص :اق عا ىتم :اق ري نِإف هرت كت  ِإف ،هرت نأك  َدبت  دَو ذِ؛اِطرش ع َُربخأو ،ئا م لْعَأب انع وئم ام  ملي  ٍسمخ ف ،اينب ف ُْب ِب ةاعُر َواطت ذِو ،ابر مَ :ي ) عا لع هدنع  ِ( لو يلع  ىلص ّبن ت   ِ نيد سان ُلُي ءاج يربج ذ :اف ئيش ْوري لف هوّدُر :اف ربد   )يلع تم(
2
 
“Dari Abi Hurairah ia berkata: Suatu hari Nabi SAW.nampak di tengah manusia, lalu seorang laki-lakimendatanginya dan bertanya: Apakah iman itu?Rasulmenjawab: “Iman ialah engkau percaya pada Allah, Malaikat-Nya, bertemu dengan-Nya, Rasul-Nya dan bangkit dari kubur (hari kiamat). Lelaki itu bertanya lagi: “Apakah Islam itu?”.Rasul menjawab: “Islam adalah Engkau menyembah Allah dan jangan menyekutukan-Nya, dirikanlah shalat, tunaikan zakat fardhu, dan berpusa bulan Ramadhan”. Lelaki itu bertanyalagi: Apakah Ihsan itu?”. Rasul menjawab: “Hendaklahengkau beribadah/menyembah Allah seolah-olah engkaumelihat Allah, lalu jika engkau tak melihat-Nya ketahuilahsesungguhnya Dia melihatmu”. Lelaki itu bertanya lagi:“Kapan terjadi hari kiamat?”: Rasul menjawab: “Tidaklahorang yang ditanya tentang hal ini (rasul) lebih mengetahui jawabannya dari si penanya, aku akan jelaskan tentangtanda-tanda kiamat (ialah): apabila seorang budak melahirkantuannya, apabila para penggembala binatang ternak telahberlomba bermegah dalam bangunan, ia termasuk lima hal yang tak seorangpun mengetahuinya kecuali Allah”, laluRasul membaca ayat:
عا لع هدنع  ِ
 sampai ayat terahir. Lalu lelaki itu pergi dan Nabipun berkata kepada para sahabat: “Panggillahlelaki itu”, tetapi tak seorangpun dari sahabat melihatnya lagi. Lalu Nabiberkata: “Lelaki itu adalah Jibril, ia datang untuk mengajarkan kepadamanusia tentang agama”. (HR. Bukhari dan Muslim)
Pada hadis di atas Nabi membimbing setiap Muslim dalamberibadah dan menyembah Allah dengan konsep Ihsan yangdijelaskan rasul dengan:
Hendaklah engkauberibadah/menyembah Allah seolah-olah engkau meliha Allah, lalu jika engkau tak melihat-Nya ketahuilahsesungguhnya Dia melihatmu”.
Konsep ini adalah dasarbertasawuf dalam Islam. Menurut rasul, setiap muslimhendaklah selalu menjalin hubungan yang intim dengan
3
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more