Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Keterampilan Menulis_Argumentasi

Keterampilan Menulis_Argumentasi

Ratings: (0)|Views: 48 |Likes:
Argumentasi
Argumentasi

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Rahma SlalluCyank Beibh on Dec 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/24/2013

pdf

text

original

 
1
 
BAB IPENDAHULUANA.
 
Latar Belakang
Pada pembelajaran sebelumnya anda telah mempelajari karangan deskripsi, narasi, daneksposisi. Pada pembelajaran ini kita akan mempelajari jenis karangan lainnya yaituargumentasi. Kita akan mengkaji jenis karangan argumentasi, disini banyak orang yang tidak membedakan kedua jenis karangan argumentasi dan persuasi, sehingga persamaannya pundisebut argumentasi dan persuasi saja. Akan tetapi, jika kita melihat karakteristiknya, kedua jenis karangan itu sebenarnya berbeda meskipun perbedaannya sangat halus. Perbedaan ituterletak pada focus dan penekanannya.
B.
 
Rumusan Masalah
1.
 
Apa yang anda ketahui mengenai pengertian karangan argumentasi?2.
 
Bagaimana membuat karangan argumentasi?
C.
 
Tujuan
1.
 
Anda dapat menguraikan karakteristik karangan argumentasi dengan merumuskanpengertiannya, menguraikan cirri-cirinya; menjelaskan langkah-langkahpenyusunan argumentasi, dan menjelaskan teknik-teknik pengembanganargumentasi.2.
 
Anda dapat membuat karangan argumentasi dengan cara-cara yang benar danhasil yang memadai, yakni karangan memenuhi karakteristik karanganargumentasi.
 
2
 
BAB IIPEMBAHASANA.
 
Karakteristik Karangan Argumentasi
Karangan argumentasi adalah karangan yang terdiri atas paparan alasan dan penyintesisanpendapat untuk membangun suatu kesimpulan. Karangan argumentasi ditulis dengan maksuduntuk memberikan alasan, untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian, ataugagasan. Corak karangan ini termasuk karangan yang paling sulit bila dibandingkan dengancorak karangan yang lain yang telah kita kaji sebelumnya. Kesulitan tersebut muncul karenaperlu adanya alasan atau bukti yang dapat meyakinkan, sehingga pembaca terpengaruh danmembenarkan gagasan, pendapat, sikap, dan keyakinan kita. Jadi, setiap karanganargumentasi selalu kita dapati alasan ataupun bantahan yang memperkuat ataupun menolak sesuatu secara sedemikian rupa gune mempengaruhi keyakinan pembaca sehingga berpihak kepada atau sependapat dengan penulis.Bentuk-bentuk karangan ilmiah seperti: makalah paper (seminar, symposium, danlokakarya), esai, skripsi, tesis, disertasi, dan naskah-naskah: tuntutan pengadilan, pembelaan,pertanggung jawaban, ataupun surat keputusan, adalah paparan yang bercorak argumentsi.Pada setiap karya ilmiah, biasanya argument digunakan untuk memperhatikan ataumeyakinkan kebenaran pendapat, ide, atau konsep mengenai suatu masalah kepada pembacaberdasarkan data, fenomena, atau fakta yang dikemukakan.Secara sederhana argument selalu menjelaskan suatu pertalian antara dua pernyataan atauasersi (assertion) yang biasanya diurutkan. Asersi pertama merupakan alasan (reason) bagiasersi kedua.
Misalnya, “biasanya tes mata kuliah sintaksis sangat sulit, karena itu saya harus belajar 
sungguh-
sungguh dalam minggu ini” kalim
at tadi merupakan argumen, yang terdiri atas duapernyataan: pernytaan kedua (karena itu saya harus belajar sungguh-sungguh minggu ini)merupakan simpulan yang didasarkan atas pernyataan yang pertama (biasanya tes matakuliah sintaksis sangat sulit).
 
3
 
Sebuah karangan argumentasi ditulis tidak hanya sekedar bertujuan meyakinkan pembacasaja. Akan tetapi lebih dari itu. Kemungkinan yang kita harapkan dari sebuah karanganargumentasi itu adalah bisa:1.
 
Membantah atau menentang suatu usulan atau pernyataan tanpa berusahanmeyakinkan atau mempengaruhi pembaca untuk memihak, tujuan utamakemungkinan ini adalah semata-mata untuk menyampaikan suatu pandangan2.
 
Mengemukakan alasan atau bantahan sedemikian rupa dengan mempengaruhikeyakinan pembaca agar menyetujui3.
 
Mengusahakan suatu pemecahan masalah4.
 
Mendiskusikan suatu persoalan tanpa perlu mencapai suatu penyelesaian.Untuk mencapai maksud-maksud diatas, kita sebagai penulis argumentasi dituntutmemiliki beberapa persyaratan. Penulis argumentasi harus mampu berpikir kritis dan logisserta menerima pendapat orang lain sebagai bahan pertimbangan. Agar dapat mengajukanargumentasi, kita harus memiliki pengetahuan dan pandangan yang luas tentang apa yang kitabicarakan itu. Kelogisan berpikir, keterbukaan sikap, dan keluasan pandangan memilikiperanan besar untuk mempengaruhi orang lain ini semua merupakan persyaratan yangdiperlukan untuk menyusun karangan argumentasi.
B.
 
Langkah-langkah penyusunan argumentasi
Pada dasarnya penyusunan karangan argumentasi tidak jauh berbeda dengan eksposisi.Kita tentukan dahulu tema/topic argumentasi kita, kemudian kita tentukan tujuanberargumentasi dalam penulisan itu.Langkah berikutnya adalah menyusun kerangka karangan berdasarkan topic dan tujuanyang telah kita tentukan. Selanjutnya kita cari fakta , data, informasi, serta bukti yang sesuaidengan kerangka argumentasi kita. Caranya ialah kita kumpulkan fakta dan kesaksian dariorang yang mempunyai kreadibilitas tinggi karena ahli dalam bidang itu dan mempunyaiotoritas. Selain itu, kita dapat pula melakukan penelitian dan pengamatan langsung dengan jalan:1.
 
Mengadakan penelitian lapangan berulang-ulang sehingga kita memperoleh datayang mantap dan tidak meragukan2.
 
Melakukan wawancara dengan berbagai narasumber dan responden

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->