Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pembentukan Akhlakul Karimah Bangsa

Pembentukan Akhlakul Karimah Bangsa

Ratings: (0)|Views: 333|Likes:

More info:

Published by: Eka Pratama Kurniawan on Dec 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/11/2013

pdf

text

original

 
TUGAS HUMANIORA (AGAMA ISLAM)
Pembentukan Akhlakul Karimah Bangsa
 
Oleh :
Eka Pratama Kurniawan (D14112026)
 Dosen : Zulkifli, MAPROGRAM STUDI TEKNIK LINGKUNGANFAKULTAS TEKNIKUNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK2012/2013
 
 
PENDAHULUAN
1.
 
Latar BelakangMelihat kondisi saat ini, banyak sekali pengaruh budaya luar yangmempengaruhi budaya yang ada di sekitar kita khususnya bangsa ini.Globalisasi dan modernisasi merupakan beberapa penyebab maraknya budaya-budaya dari luar masuk dengan mudahnya ke suatu wilayah. Hal tersebutmembawa dampak positif maupun negatif, karena tidak semua budaya dari luardapat disaring dan sesuai dengan budaya suatu wilayah.Salah satu dampak yang terlihat jelas di sekitar kita yaitu perubahanakhlak serta budaya suatu bangsa. Saat ini sering kita lihat anak-anak yangberperilaku/berakhlak buruk baik terhadap dirinya sendiri maupun orang lain.Banyak sekali saat ini kita lihat anak-anak SD yang merokok, remaja yangmeminum minuman keras tawuran atau berkelahi antar pelajar, demo yangberujung bentrok dengan aparat, menggunakan narkoba bahkan melakukanseks bebas. Hal ini merupakan masalah yang kompleks dan perlu penangananyang serius oleh semua pihak. Orang tua, guru, teman serta masyarakat dilingkungan sekitarnya memiliki pengaruh yang besar terhadap akhlak atauperilaku seseorang.Berdasarkan data penelitian kehidupan remaja pada saat ini yaitumengkonsumsi minuman keras (83,3%), begadang malam (93,3%), berbohong(100%), hubungan seks diluar nikah (40%), mencuri (46,7%), penyalahgunaannarkoba (73,3%), berjudi (33,3%), kumpul kebo (16,7%), melihat gambarporno (23,3%), membunuh (3,3%), dan sejumlah data kerusakan akhlak diberbagai sisi kehidupan (Hasil penelitian Puslitbang Departemen Sosial RI).Jika kita perhatikan, sungguh miris melihat keadaan remaja saat ini.Remaja merupakan penerus bangsa tetapi apabila akhlak mereka saat ini buruk maka bagaimana keadaan bangsa ini kedepannya. Remaja sebagai tonggak perubahan seharusnya dapat berperilaku dan berakhlak baik serta menghasilkan
 
karya dan prestasi yang membanggakan. Inilah yang diharapkan denganadanya akhlakul karimah.Berbicara tentang akhlak mulia di era yang serba modern saat ini menjadisesuatu yang sangat menarik. Akhlak senatiasa menjadi aspek yang sangatfundamental dalam hidup dan kehidupan manusi dalam menjalankan tugas-tugas kehambaan dan kekhalifahan di muka bumi. Oleh karena itu, NabiMuhammad SAW sebagai Nabi terakhir, diutus tidak lain untuk menyempurnakan atau memperbaiki akhlak manusia agar menjadi insan-insanyang berakhlak mulia. Islam telah memberikan segalanya termasuk panutanyang seharusnya menjadi acuan dalam berakhlak mulia yaitu Nabi MuhammadSAW.
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu uswatun hasanah (suri
teladan yang baik) bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah
dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”
 
[QS. Al-Ahzaab: 21]
 
Dalam sebuah hadist dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah SAW
 bersabda : “Sesesungguhnya aku hanya diutus u
ntuk menyempurnakan akhlak 
yang mulia”.
(HR. Ahmad)Jika seluruh umat muslim memahami dan menjalankan apa yangdijelaskan dalam QS. Al-Ahzaab : 21 dan HR. Ahmad di atas, insyaAllahseluruh umat muslim pasti akan memiliki akhlak yang mulia dan tidak ada lagikasus-kasus yang membuat luka serta noda bagi umat muslim.Bimbingan dari para tokoh agama sangat perlu untuk membentuk akhlakulkarimah dan karakter bangsa. Jika para tokoh agama atau ulama dapatmembaca masalah yang dihadapi umat saat ini niscaya hal ini dapat dijadikansolusi setidaknya untuk mengurangi penurunan akhlak umat atau degradasimoral saat ini. Tentunya semua pihak memiliki peranannya masing-masingagar akhlakul karimah bangsa dapat dibentuk.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->