Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Adab Berbicara

Adab Berbicara

Ratings:

4.75

(4)
|Views: 1,869 |Likes:
Published by damionz

More info:

Published by: damionz on Feb 07, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX or read online from Scribd
See more
See less

12/06/2012

 
Bab. Adab-Adab Berbicara
Allah ta’ala berfirman :
“ Dan janganlah kalian mengikuti apa-apa yang kalian tidak mempunyai ilmu tentangnya.Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya akan diminta pertanggung jawabannya “
(Al-Israa` : 36 )Dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“ Barang siapa yang dapat memberi jaminan atas apa yang ada antara jenggotnya danyang berada diantara kedua kakinya, maka saya akan menjaminnya surga “
1
Diantara adab-adab berbicara :
1.Menjaga Lisan
Yang sepatutnya bagi seorang muslim adalah memperhatikan lisannya dengan baik.Menghindari perkataan yang batil, perkataan dusta, ghibah, adu domba, perkataanyang keji, secara ringkas dari semua itu adalah menjaga lisannya dari segala yang Allahdan Rasul-Nya haramkan.Seseorang mungkin mengucapkan suatu kalimat yang akan mencelakakankehidupan dunianya dan juga akhiratnya. Dan bisa pula mengucapkan suatu kalimatdimana dengan kalimat tersebut Allah akan mengangkatnya beberapa derajatnya. Yangmenunjukkan hal itu adalah sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam :“ Sesungguhnya seorang hamba akan berbicara dengan suatu ucapan yang sama sekalidia memperoleh kejelasannya,maka diapun dijerumuskan diapi neraka lebih jauh daripada arah timur “ Dan pada riwayat Muslim dan Ahmad : “ Lebih jauh melebihi jarakantara timur dan barat “
2
1
 Takrijnya akan disebutkan nanti
2
HR. Al-Bukhari ( 6477 ), dan lafazh diatas adlah lafazh riwayat beliau, Muslim( 2988 ) dan Ahmad ( 8703 )
 
Dan juga pada riwayat Ahmad : “ Sesungguhnya seseorang akan berbicara dengansuatu ucapan untuk membuat orang-orang yang duduk menyertainya tertawa, makadia dicampakkan melebihi jauhnya bintang tsurayya “
3
 Dan sebagaimana suatu kalimat akan dapat menjadi penyebab kemurkaan Allah, juga suatu kalimat dapat menjadi sebab pengangkatan derajat dan kebahagiaan. BeliauShallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :“ Sesunguhnya seorang hamba akan mengucapkan suatu kalimat dari keridhaan Allahdimana dia sama sekali tidak memperhatikannya, maka Allah mengangkatnyabeberapa derajatkarena kalimat tersebut. Dan sesungguhnya seorang hamba akanmengucapkan suatu kalimatdari kemurkaan Allah yang dia sama sekali tidakmenyadarinya, hingga dia dicampakkan ke neraka jahannam “
4
Dan pada pertanyaan Mu’adz bin Jabal radhiallahu ‘anhu kepada RasulullahShallallahu ‘alaihi wa sallam tentang amalan yang akan memasukkan kedalam surgadan menjauhkan dari api neraka, kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallammenyebutkan rukun-rukun Islam, dan beberapa pintu kebaikan. Kemudian beliaubersabda:“ Maukah saya beritahukan kepadamu yang mengumpulkan semuanya itu ? Beliaumenjawab : Tentulah wahai Nabi Allah.Maka beliau 3 lantas mengeluarkan lidahnya dan mengatakan: Jagala ini.Saya berkata : Wahai Nabi Allah, akankah kami disiksa karena apa yang kamiucapkan?Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Celakalah engkau wahai Mu’adz.Apakah kaum manusia akan ditelungkupkan wajah-wajah mereka kedalam api nerakaatau kerongkongan mereka kecuali karena hasil dari lisan mereka ? “
5
3
Al-Musnad ( 8967 )
4
HR. Al-Bukhari ( 6478 ) dan lafazh diatas adalah lafazh beliau, Ahmad ( 8206 ),Malik ( 1849 ) dengan lafazh yang berbeda dengan lafzahAl-Bukhari dan Ahmad.
5
HR. At-Tirmidzi ( 2616 ), dan beliau berkata : hadits hasan shahih, Ahmad ( 21511 ),Ibnu Majah ( 3973 )
 
Bahkan perkara ini tidak hanya sebatas ini saja. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam telah memberikan jaminan surga bagi yang menjaga lisannya dan jugakemaluannya. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :“ Barang siapa yang dapat memberi jaminan atas apa yang ada antara jenggotnya danyang berada diantara kedua kakinya, maka saya akan menjaminnya surga “
6
 Jadi wajib bagi seorang muslim untuk menjaga lisan dan kemaluannya dari hal-halyang Allah haramkan, untuk mengharapkan keridhaan-Nya, dan berharap meraihganjaran pahala dari-Nya. Dan hal itu suatu yang mudah bagi yang Allah mudahkanbaginya.
Faedah
: Dari Abu Sa’id al-Khudri radhiallahu ‘anhu [ Hammad bin Zaid mengatakan ]Saya tidak mengetahui kecuali hadits ini beliau riwayatkan secara marfu’ , beliauberkata : “ Apabila bani Adam bangun pada pagi hari, maka seluruh anggota tubuhnyamenegur lisan, dan mengatakan : Takwalah engaku kepada Allah, karena apabilaengkau lurus maka kamipun akan lurus, dan apabila engkau menyimpang makakamipun akan menyimpang “
7
Dan sabda beliau: “ Anggota tubuhnya menegur lisannya”, maknanya bahwa seluruhanggota tubuhnya tunduk dan merendah dihadapan lisan, taat kepadanya. Apabilaengkau wahai lisan, lurus maka kamipun kaan lurus, dan apabila engkau menyelisihidan menyimpang dari jalan yang lurus, maka kami akan mengikutimu, makabertakwlaah engkau kepada Allah bagi kami
8
.Dan hadits ini tidaklah kontradiktif dengan saba beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam- dari hadits An-Nu’man bin Basyir - : “ Ketahuilah bahwa pada jasad seseorangerdapat segumpal daging, apabila daging tersebut baik, maka seluruh jasad akan
6
HR. Al-Bukhari dari hadits Sahl bin Sa’ad ( 6474 ),Ahmad ( 22316 ) an At-Tirmidzi( 2408 ) dengan perbedaan pada lafazh-lafazhnya.
7
HR. Ahmad ( 11498 ) dan lafazh diatas adalah lafazh beliau, berkata pen-tahqiq Al-Musnad : Sanadnya hasan ( 18 / 402 ), ( 11908 ) dan At-tirmidzi ( 2407 )
8
Lisan Al-‘Arab ( 5 / 150 ), bahasan:
رفك 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->