You are seeing our new document Reader view. Click here to revert. Feel free to leave us feedback on this feature .
×
  • Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
 
Bab Adab-Adab Bertamu
Allah ta’ala berfirman : “
Dan apakah telah sampai kepadamu – kisah – tamu mulia Nabi Ibrahim‘alaihis salam. Ketika mereka masuk menjumpai beliau seraya mengucapkan salam. Ibrahim emnjawab: Salam bagi kalian wahai kaum yang tidak saya kenali . Maka beliaupun bergegas
1
menjumpaikeluarganya, kemudian datang dengan hidangan anak sapi yang gemuk. Lalu menyuguhkannyakepada mereka, dan beliau mengatakan : Tidakkah kalian memakannya ?
“ (Adz-Dzariyat : 24 – 27)Dan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka janganlah dia menyakititetangganya, barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah diamemuliakan tmaunya. Dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirhendaknya dia berkata yang baik atau diam “
2
Di antara adab-adab bertamu:
1.Menyambut ajakan/undangan resepsi
Ada sejumlah hadits yang sanad banyak yang menerengkan wajibnya menyambutundangan resepsi, seperti sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “ Kewajiban seorangmuslim atas muslim lainnya ada enam: Menjawab salam, mengunjungi yang sakit,mengantar jenazah, menymbut undangan dan menjawab ucapan bersin “
3
Dan sabda beliau : Sambutlah undangan ini apabila kalian diundanguntukmenghadirinya. Perawi berkata: Adalah Ibnu Umar mendatangi undangan pengantindan resepsi lainnya sementara beliau tengah menjalankan puasa “
4
Mayoritas ulama berpendapat bahwa menyambut undangan adalah suatu yang sunnahkecuali resepsi pernikahan yang menurut mereka hukumnya wajib, berdasarkan hadits NabiShallallahu ‘alaihi wa sallam :“ Seburuk-buruk makanan dalah makanan resepsi yang hanya diundang orang-orang kayasementara kaum fakir miskin diabaikan. Dan barang siapa yang mengabaikan undanganpernikahan maka sunnguh dia telah berbuat maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya “
5
.Dan pada beberapa riwayat yang diriwayatkan oleh Muslim dan selain beliau dengan lafazh :
1
Faraagh : yaitu beranjak pergi dengan bergegas dalam susana hati yang takut, untuksegera menghidangkan santapan bagi mereka. Lihat Taisir Al-Kariim Ar-Rahman fii TafsiirKalaam Al-Mannaan karya Ibnu Sa’di ( 7 / 169 )
2
HR. Al-Bukhari ( 6018 ), Muslim ( 47 ), Ahmad ( 7571 ), At-Tirmidzi ( 1188 ) dan Ad-Darimi ( 2222 ).
3
HR. Al-Bukhari ( 1240 ), Musli ( 2162 ), Ahmad ( 27511 ), at-Tirmidzi ( 2737 ), An-Nasaa`I( 1538 ), Abu Daud ( 5030 ) dan Ibnu Majah ( 1435 )
4
HR. Al-Bukhari ( 5179 ), Muslim ( 1429 ), ahmad ( 4698 ), At-Tirmidzi ( 1098 ), Abu Daud( 3736 ), Ibnu Majah ( 1914 ), Malik ( 1159 ) dan Ad-Darimi ( 2205 )
5
HR. Al-Bukhari ( 5177 ), Muslim ( 1432 ), Ahmad ( 10040 ) abu Daud ( 3742 ), IbnuMajah ( 1913 ), Malik ( 1160 ) dan Ad-Darimi ( 2066 ).
    of 00

    Leave a Comment

    You must be to leave a comment.
    Submit
    Characters: ...
    You must be to leave a comment.
    Submit
    Characters: ...