Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Jurnal Ekonomi Koperasi

Jurnal Ekonomi Koperasi

Ratings: (0)|Views: 77 |Likes:
Published by Ady'z 騎士 Ver'st

More info:

Published by: Ady'z 騎士 Ver'st on Dec 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/16/2013

pdf

text

original

 
JURNAL EKONOMI KOPERASI
Motivasi dan Prinsip±Prinsip Perkoperasian ± PresentationTranscript
 Abstrak Motivasi dan Prinsip ± Prinsip Perkoperasian Disampaikan pada kegiatan Pendidikan Dasar Perkoperasian PT Panarub Tangerang, 23 Desember 2008 Oleh Dedi Nurfalaq, BusinessDevelopment Mgr. PT ALTO NETWORK Pendahuluan.Definisi KoperasiKoperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkantolong-menolong. Semangat tolong menolong tersebut didorong oleh keinginan memberi jasakepada kawan berdasarkan µseorang buat semua dan semua buat seorang¶(Moh.Hatta,Bapak Koperasi Indonesia)Definisi KoperasiKoperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi,dengan melandaskan kegiataannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakanekonomi rakyat yang berdasar atas azas kekeluargaan(UU No. 25/1992)Definisi Koperasio Terdapat 6 elemen yang dikandung dlm koperasi:o Koperasi adalah perkumpulan orang-orango Penggabungan orang-orang berdasarkan kesukarelaano Terdapat tujuan ekonomi yang ingin dicapaio Koperasi berbentuk organisasi bisnis yang diawasi dan dikendalikan secara demokratiso Terdapat kontribusi yang adil terhadap modal yang dibutuhkano Anggota koperasi menerima resiko dan manfaat secara seimbango (ILO: International Labor Organization)Tujuan KoperasiKoperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat padaumumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkanmasyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan UUD 1945(Pasal 3 UU No.25/1992)Pembahasan.Prinsip Koperasio Keanggotaan koperasi secara terbuka tanpa adanya pembatasan yang dibuat-buato Kepemimpinan yang demokratis atas dasar satu orang satu suarao Modal menerima bunga yang terbatas (bila ada)
 
o SHU dibagi 3 : cadangan, masyarakat, ke anggota sesuai dengan jasa masing-masingo Semua koperasi harus melaksanakan pendidikan secara terus meneruso Gerakan koperasi harus melaksanakan kerjasama yang erat, baik ditingkat regional, nasionalmaupun internasionalo (ICA: International Cooperative Alliance )Prinsip Koperasio Keanggotaan bersifat sukarela dan terbukao Pengelolaan dilakukan secara demokratiso Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggotao Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modalo Kemandiriano Pendidikan perkoperasiano Kerjasama antar koperasio (UU No.25/1992)Fungsi Koperasi Fungsi Ekonomi Fungsi Sosial Fungsi Politik Fungsi PendidikanFungsi & Manfaat Koperasio Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnyadan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnyao Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia danmasyarakato Memperkokoh perekonomian rakyat sbg dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasionaldengan koperasi sbg sokogurunyao Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakanusaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan dan demokrasi ekonomio (Pasal 4 UU No.25/1992)PENUTUPPerbedaan Koperasi dan Non Koperasi Vote: Vote: Keuntungan: SHU: Jenis Usaha: Jenis UsahaPengelolaan: Pengelolaan: Modal: Modal: Non Koperasi KoperasiJenis ± Jenis Koperasi bidang usaha jasa lainnya Jasa menjalankan kegiatan penjualan produk/jasa koperasinya atau anggotanya Pemasaran beranggotakan para pengusaha kecil(UKM) dengan menjalankan kegiatan pengadaan bahan baku dan penolong untuk anggotanya.Produsen beranggotakan para pengusaha kecil (UKM) dengan menjalankan kegiatan pengadaan bahan baku dan penolong untuk anggotanya. Konsumen bergerak di bidang simpanan dan pinjaman Simpan Pinjam Koperasi.
 
REVIEW JURNAL EKONOMI KOPERASI
MANAJEMEN KOPERASI MENUJU KEWIRAUSAHAAN KOPERASI
 
sumber :
http://www.pdfqueen.com/jurnal--koperasi-internasional
 
Ab
strak
 
Koperasi merupakan salah satu bentuk badan usaha yang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesiayang pantas untuk ditumbuhkembangkan sebagai badan usaha penting dan bukan sebagai alternatif terakhir. Membentuk jiwa kewirausahaan koperasi di dalam diri para pengurus dan anggotanya adalahupaya awal untuk menuju keberhasilan gerakan koperasi di tanah air.
 
P
endahuluan
 
D
alam usaha pemulihan krisis ekonomi Indonesia dewasa ini, sesungguhnya koperasi mendapatkanpeluang (
opportunity 
) untuk tampil lebih eksis. Krisis ekonomiyang diawali dengan krisis nilai tukar dankemudian membawa krisis hutang luar negeri, telah membuka mata semua pemerhati ekonomi bahwa"fundamental ekonomi" yang semula diyakini kesahihannya, ternyata hancur lebur. Para pengusahabesar konglomerat dan industri manufaktur yang selama ini diagung-agungkan membawa pertumbuhanekonomi yang pesat pada rata-rata 7% pertahun, ternyata hanya merupakan wacana. Sebab, ternyatakebesaran mereka hanya ditopang oleh hutang luar negeri sebagai hasil perkoncoan dan praktik
mark-up
ekuitas, dan tidak karena variabel
endogenous
(yang tumbuh dari dalam) (Manurung, 2000). Setelahdicanangkan oleh pendiri negara kita, bahwa koperasi merupakan lembaga ekonomi yang cocok denganspirit masyarakatnya, yaitu azas kekeluargaan. Bahkan disebutkan oleh Hadhikusuma (2000).Kekeluargaan adalah azas yang memang sesuai dengan jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia dantelah berurat akar dalam jiwa bangsa Indonesia. Namun sampai saat ini dalam kenyataannya perankoperasi untuk berkontribusi dalam perekonomian Indonesia belum mencapai taraf signifikan. Banyaknyamasalah yang menghambat perkembangan koperasi di Indonesia menjadi problematik yang secaraumum masih dihadapi. Pencapaian misi mulia koperasi pada umumnya masih jauh dan idealism semula.Koperasi yang seharusnya mempunyai amanah luhur, yaitu membantu pemerintah untuk mewujudkankeadilan ekonomi dan sosial, belum dapat menjalani peranannya secara maksimal. Membangun koperasimenuju kepada peranan dan kedudukannya yang diharapkan merupakan hai yang sangat sulit, walaubukan merupakan hal yang tidak mungkin. OIeh karena itu, tulisan ini tetap pada satu titik keyakinan,bahwa seburuk apapun keadaan koperasi saat mi, kalau semua komponen bergerak bersama, tentunyaada titik terang yang diharapkan muncul. Juga diharapkan mampu menjadi pencerahan bagi kita semua,tentang bagaimana koperasi dikembalikan kepada cita-cita para pendiri bangsa mi, menjadikan kegiatanekonomi menjadi milik semua rakyat.
D
engan demikian, kesenjangan ekonomi yang merembet padakesenjangan sosial dan penyakitpenyakit masyarakat Iainnya dapat dikurangi (Nuhung, 2002). Citrakoperasi di masyarakat saat ini identik dengan badan usaha marginal, yang hanya bisa hidup bilamendapat bantuan dari pemerintah. Hal ini sebenarnya tidak sepenuhnya benar, karena banyak koperasiyang bisa menjalankan usahanya tanpa bantuan pemerintah. Tantangan koperasi ke depan sebagaibadan usaha adalah harus mampu bersaing secara sehat sesuai etika dan norma bisnis yang berlaku .Pendapat mengenai keberadaan unit usaha koperasi dalam sistem ekonomi Indonesia,adalah:
Pertama
adalah yang mengutarakan perlunya mengkaji ulang
 
apakah koperasi masih perlu dipertahankan keberadaannya dalam kegiatan ekonomi. Jurnal Ilmiah³Manajemen & Bisnis´ Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas MuhammadiyahSumatera Utara Secara implisit pendapat ini menghendaki agar kita tidak perlu mempertahankankoperasi sebagai unit usaha ekonomi. Pendapat ini mewakili pemikiran kanan baru (
new-right 
) yang tidakbegitu mempermasalahkan konsentrasi ekonomi di kalangan segelintir orang dalam masyarakat dantidak menghendaki adanya pertanda pandangan populis di dalam masyarakat.
Kedua
, adalah pendapatyang memandang bahwa unit usaha koperasi dipandang perlu untuk dipertahankan sekadar untuk tidakdianggap menyeleweng dari UU
D
1945. Pendapat inilah yang selama ini hidup dalam pemikiran barabirokratpemerintahan.
Ketiga
, adalah pendapat yang menganggap bahwa koperasi sebagai organisasiekonomi rakyat yang harus dikembangkan menjadi unit usaha yang kukuh dalam rangka prosesdemokratisasi ekonomi. Pendapat ini mendasarkan pada semangat dan cita-cita kemerdekaan Indonesia

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->