Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Epidemiologi Diare

Epidemiologi Diare

Ratings: (0)|Views: 562|Likes:
Bijak dalam copy paste
Bijak dalam copy paste

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: Sudiatmoko Supangkat on Dec 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/30/2013

pdf

text

original

 
Nama : Sudiatmoko SupangkatNim : 25010110141035Kelas : DPelajaran : Epid P2mmKasus : Diare
1.
 
Pengertian :
Diare adalah buang air besar lebih dari tiga kali dalam satu hari dengan bentuk cairan dan biasanya berlangsung satu sampai dua hari. Orang yang mengalami diarebiasanya akan kehilangan cairan tubuh sehingga meyebabkan dehidrasi tubuh. Hal inimembuat tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik dan dapat membahayakan jiwa,khususnya pada anak dan orang tua. Menurut data Badan Kesehatan Dunia(WHO), Diareadalah penyebab nomor satu kamtian balita di seluruh Dunia. Di Indonesia, diare adalahpembunuh balita nomor dua setelah ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) . SementaraUNICEF (Badan Perserikatan Bangsa
 – 
Bangsa untuk urusan anak) memperkirakanbahwa setiap 30 detik ada satu anak yang meninggal dunia karena diare. Di Indonesiasetiap tahun 100.000 balita meninggal dunia karena diare.
2.
 
Etiologi :
a.
 
Infeksi dari berbagai bakteri(
 E.coli, Shigella, Campylobacter, Salmonella, danVibrio cholera
) yang disebabkan oleh kontaminasi makanan maupun air minum.b.
 
Infeksi berbagai macam virus.c.
 
Alergi makanan, khususnya susu atau laktosa (makanan yang mengandung susu)d.
 
Parasit yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan atau air minum yang kotor.
3.
 
Masa Inkubasi
Mikrooragnisme akan menginfeksi dan merusak sel-sel yang membatasi usushalus dan menyebabkan diare cair akut dengan masa inkubasi 24-72 jam. Gejala yangtimbul bervariasi dari ringan sampai berat, didahului oleh muntah-muntah yang diikuti 4-8 hari diare hebat yang menyebaban dehidrasi berat dan berujung pada kematian.
4.
 
Manifestasi Klinis
 
a.
 
Perut mulas dan gelisah, suhu tubuh mungkin meningkat, nafsu makan berkurang.b.
 
Sering buang air besar dengan konsistensi tinja cair atau encer, kadang disertaiwial dan wiata.c.
 
Warna tinja berubah menjadi kehijau-hijauan karena bercampur empedu.d.
 
Anus dan sekitarnya lecet karena seringnya difekasi dan tinja menjadi lebih asamakibat banyaknya asam laktat.e.
 
Terdapat tanda dan gejala dehidrasi, turgor kulit jelas (elistitas kulit menurun),ubun-ubun dan mata cekung membran mukosa kering dan disertai penurunanberat badan.f.
 
Perubahan tanda-tanda vital, nadi dan respirasi cepat tekan darah turun, denyut jantung cepat, pasien sangat lemas, kesadaran menurun (apatis, samnolen, soporakomatus) sebagai akibat hipovokanik.g.
 
Diuresis berkurang (oliguria sampai anuria).h.
 
Bila terjadi asidosis metabolik klien akan tampak pucat dan pernafasan cepat dandalam. (Kusmaul).
5.
 
Transmisi
Penderita diare rotavirus dapat mengekskresi virus dalam jumlah besar,yang dapat menyebar melalui tangan yang terkontaminasi. Rotavirus merupakanvirus yang tahan terhadap berbagai lingkungan, sehingga dapat ditularkan melaluiberbagai benda yang terkontaminasi, air, maupun makanan. Pada iklim tropis,rotavirus pada tinja dapat bertahan hidup sampai 2 bulan. Para peneliti jugamenduga bahwa rotavirus dapat ditularkan melalui udara, karena virus ini jugaterdeteksi di sekresi saluran nafas pada anak yang menderita infeksi rotavirus.Transmisi yang lebih dominan adalah fekal-oral yaitu melalui food born diseases dan juga vector dari serangga seperti lalat.
6.
 
Cara Pencegahan
a.
 
Mencuci tangan dengan pakai sabun dengan benar pada lima waktu penting :1)
 
Sebelum makan,2)
 
Setelah buang air besar,

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->